Emiten jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) membukukan penurunan pendapatan dan laba bersih sepanjang tahun 2025. Jasa Marga mencatatkan pendapatan sebesar Rp29,89 triliun sepanjang tahun lalu.
Melansir Laporan Keuangan, JSMR membukukan pendapatan sebesar Rp29,8 triliun. Pendapatan ini turun 5,88% dari tahun 2024 yang sebesar Rp31,75 triliun.
Pendapatan ini dikontribusi oleh pendapatan tol sebesar Rp18,15 triliun, pendapatan usaha dan lainnya sebesar Rp1,65 triliun, dan pendapatan konstruksi senilai Rp10,07 triliun.
Sementara itu, beban pokok pendapatan JSMR turun 11,45% dari Rp20,44 triliun pada 2024, menjadi Rp18,10 triliun pada 2025.
Alhasil, laba bruto JSMR naik 4,21% menjadi Rp11,78 triliun, dari Rp11,31 triliun secara tahunan atau year-on-year (yoy).
Adapun laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk JSMR rontok 19,27% menjadi Rp3,65 triliun dari sebelumnya sebesar Rp4,53 triliun secara tahunan.
Sampai akhir Desember 2025, JSMR mencatatkan total aset sebesar Rp159,9 triliun, naik dari Desember 2024 sebesar Rp148,71 triliun.
Total liabilitas JSMR juga tercatat naik dari Rp89,8 triliun, menjadi sebesar Rp97,6 triliun pada 2025. Total ekuitas JSMR juga tercatat naik menjadi Rp62,3 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp58,8 triliun pada 2024.
Sumber Bisnis, edit koranbumn













