Perum Jasa Tirta (PJT) I bersama dengan Pemkab Toba melakukan penanaman 150 ribu batang pohon. Penanaman pohon dilakukan di area lahan lahan kritis seluas 250 hektare yang berada di daerah tangkapan air (DTA) Danau Toba.
Kegiatan seremoni penanaman dilakukan di Desa Sionggang Tengah, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Jumat 3 September 2021. Penanaman simbolis dilakukan oleh Direktur Operasional PJT I, Gok Ari Joso Simamora bersama Bupati Toba, Poltak Sitorus dan perwakilan Inhutani IV selaku pelaksana konservasi, Kejaksaan Negeri Toba, Forkopimda Toba, serta masyarakat.
Program ini bertujuan untuk mengatasi banyaknya lahan kritis yang berpotensi menimbulkan erosi dan sedimentasi. Selain penanaman, juga diprogramkan kegiatan pemeliharaan secara berkala, agar tingkat hidup bibit dapat tetap terjamin. Untuk itu, pihak pelaksana dari Inhutani IV akan melibatkan masyarakat pemilik lahan hingga proses pelaporan dan pemeliharaan.
Pelaksanaan dilakukan jelang akhir tahun, menyesuaikan dengan cuaca di wilayah Sumatera dimana umumnya musim hujan diawali di bulan September.
Berdasarkan data dari peta lahan yang dirilis Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup tahun 2018, diketahui luas DTA Toba 385.596 hektare. Dari luas itu, lahan dengan kategori sangat kritis seluas 7.812 hektare dan lahan kritis 21.983 hektare. Untuk itu konservasi secara masif menjadi kebutuhan demi kelestarian Danau Toba.















