Di tengah lesunya perekonomian nasional akibat pandemic Covid-19, PT. Kawasan Berikat Nusantara (Persero) atau KBN terus mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mengembangkan usahanya. Salah satu caranya dengan memberikan modal kepada UMKM melalui program kemitraan.
Sebanyak 60 pelaku UMKM mendapatkan pinjaman modal dari KBN di pertengahan tahun 2020 ini. Penyaluran dana kemitraan KBN dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada hari Rabu, tanggal 1 Juli 2020 diikuti oleh 35 orang calon mitra binaan, dan tahap kedua pada hari Kamis tanggal 2 Juli 2020 dengan diikuti oleh 25 orang peserta. Jumlah total dana yang disalurkan sebesar Rp 1,54 miliar.
Acara penyaluran dana kemitraan ini dilakukan dalam dua tahap sebagai ketaatan terhadap protokol Kesehatan new normal guna mencegah penyebaran virus corona. ”Acara penyaluran kali ini beda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena sekarang kita menghindari keramaian dan pengumpulan orang,” kata Fitriani, Manajer PBKL PT. KBN (Persero).
Selain memberikan bantuan modal, KBN juga memberikan pembinaan kepada mitra binaannya. Pembinaan yang dimaksud adalah pelatihan dan pendampingan manajemen usaha maupun administrasi keuangan.
Hal ini merupakan bagian dari upaya KBN untuk menciptakan mitra binaan yang unggul. Diharapkan, setelah UMKM tersebut maju usahanya, mereka lepas dari PKBL dan bisa mendapatkan pinjaman bank (bankable), sehingga usahanya semakin besar.
Sumber KBN, edit koranbumn















