ITDC mendapatkan ulasan dari majalah Forbes Indonesia. Diakui atas keberhasilannya selama puluhan tahun dalam mengembangkan dan mengelola proyek andalannya The Nusa Dua, ITDC telah berkembang ke lebih banyak wilayah dan lini bisnis, seperti mengelola kawasan pariwisata, menyewakan lahan, dan menyediakan layanan utilitas.
ITDC saat ini berfokus pada pengembangan KEK Mandalika, Lombok, di mana dua acara direncanakan akan berlangsung tahun ini: MotoGP dan World Superbike (WSBK), dengan potensi 430 juta penonton di seluruh dunia. Lebih banyak acara olahraga kelas dunia seperti L’Etape by Tour de France, Ironman, dan Volleyball World League juga dalam rencana.
Abdulbar M. Mansoer, Direktur Utama ITDC sejak 2015, mengatakan berdasarkan studi kelayakan dengan Deloitte, ajang balapan saja bisa menggandakan pendapatan ITDC menjadi sekitar Rp 700 miliar. Dengan banyaknya acara yang akan datang, dia berharap The Mandalika akan menjadi kontributor utama pendapatan ITDC dalam waktu lima tahun — menggantikan The Nusa Dua, yang saat ini menyumbang hampir 95% pendapatan ITDC.
Kemajuan pembangunan The Mandalika saat ini sesuai rencana, dengan penyelesaian 32% pada pertengahan Desember dan akan selesai pada Juli sesuai jadwal. Namun, meski balapan awalnya ditetapkan pada Oktober 2021, ITDC masih menunggu untuk melihat bagaimana kondisi pandemi COVID-19 untuk memilih tanggal yang pasti.
Selain Mandalika, ITDC juga sudah mulai mempersiapkan Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur) menjadi tuan rumah KTT G20 pada 2022, dan akan fokus ke Likupang, Sulawesi Utara selanjutnya.
“Bangsa kami kaya akan alam, dan kami ingin menunjukkannya dengan membangun destinasi terintegrasi yang mendukung mobilitas dan konektivitas sehingga dapat dijangkau melalui darat, air, dan udara.
Terus dukung ITDC Sahabat, supaya dapat memberi karya terbaik bagi bangsa!













