• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 24 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kementerian BUMN Target Holding BUMN Baterai Terbentuk pada Semester I/2021

by redaksi
2 Februari 2021
in Berita, Korporasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan holding Indonesia Battery Corporation (IBC) yang terdiri atas Mind ID, Antam, Pertamina, dan PLN terbentuk pada semester I tahun ini. Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury holding IBC merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membangun industri baterai yang terintegrasi. Pahala menjelaskan Mind ID dan Antam akan fokus dalam sektor hulu, sementara sektor hilir menjadi tanggung jawab PLN dan Pertamina.

“Kita berharap pembetukan IBC bisa dibentuk di semester I tahun ini. Kita sudah sepakati antara empat perusahaan ini, mudah-mudahan sudah bisa berdiri,” ujar Pahala saat Webinar bertajuk ‘EV Battery: Masa Depan Ekonomi Indonesia’ di Jakarta, Selasa (2/2).

RelatedPosts

Penjualan REC Capai 6,43 TWh di 2025, Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Dirut Telkom Indonesia Dian Siswarini Ungkap Agenda Transformasi Perusahaan hingga 2030

InJourney Berencana Memodifikasi Lima Bandara Utama di Indonesia

Pahala mengatakan industri baterai akan menjadi masa depan lantaran ada pemikiran bentuk energi bisa dikonversikan dalam bentuk baterai. Pahala menyampaikan energi baru terbarukan (EBT) memerlukan adanya satu tempat penyimpanan.

“EBT itu umumnya intermiten bagaimana keberlanjutan stabilitas yang dilakukan pengguna menjadi kendala, oleh karena itu baterai menjadi menjadi ramai diperbincangkan,” ucap Pahala.

Pahala mengatakan Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk bisa membangun industri //electric vehicle battery// (EV battery) atau industri baterai yang terintegrasi. Pasalnya, lanjut Pahala, Indonesia merupakan salah satu negara dengan ekonomi terbesar ke-7 di dunia pada 2020 dan bisa menjadi salah satu yang terbesar pada 2030-2045.

“Kita diketahui sebagai negara yamg kuat di sumber daya alam, khususnya mineral untuk produksi baterai, salah satunya nikel Indonesia miliki cadangan nomor satu di dunia,” ungkap Pahala.

Kementerian BUMN, kata Pahala, ingin memastikan Indonesia tak sekadar memiliki sumber daya, melainkan juga mampu mempunyai pasar bagi industri baterai ke depan.

“Jangan sampai apa yang terjadi abad 18 sampai saat ini terjadi lagi, yang mana kita mempunyai sumber daya dan membutuhkan tapi tidak menjadi pemain yang memproduksi. Kita hanya menjadi pengekspor saja, penciptaan nilai tambah kita tidak terlihat,” lanjut Pahala.

Pahala menyampaikan pasar penjualan roda dua dan roda empat di Indonesia termasuk salah satu yang terbesar di dunia. Menurut Pahala, Indonesia harus membangun keuntungan rantai pasok yamg kompetitif. Kata Pahala, prospek pengembangan industri baterai sangat strategis. Hal tersebut yang mendasari adanya konsorsium BUMN melalui holding IBC.

“Pengembangan industri baterai juga mendapatkan perhatian khusus dari Pak Menteri Erick agar BUMN betul-betul jadi pendorong industri baterai yang terintegrasi,” tambah Pahala.

Pahala mengatakan holding IBC nantinya juga bisa bekerja sama dan pengembangan perusahaan patungan atau joint venture dengan calon mitra potensial, baik dari Cina, Korsel, AS, atau Eropa.

“Tiga sampai empat negara ini yang kita anggap para pemain utama global yang bisa membawa uang, teknologi, dan pasar sehingga apa yang diproduksi dalam bagian value chain ini bisa dikerja samakan,” kata Pahala.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

BTN Catat Kenaikan Laba Bersih Unaudited Sebesar 671 Persen Senilai Rp 1,61 Triliun

Next Post

PLN Beri Kemudahan Ekosistem dan Percepatan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai di Indonesia

Related Posts

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Penjualan REC Capai 6,43 TWh di 2025, Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

24 Januari 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Dirut Telkom Indonesia Dian Siswarini Ungkap Agenda Transformasi Perusahaan hingga 2030

24 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri
Berita

InJourney Berencana Memodifikasi Lima Bandara Utama di Indonesia

24 Januari 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Target Pembiayaan Utang APBN 2026 Mencapai Rp832,2 Triliun

24 Januari 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan
Berita

PGN Pasok LNG ke Nusantara Regas untuk Memperkuat Pasokan Gas Nasional

24 Januari 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Proyek Jakarta Sewerage System (JSS) Package 3 Terus Dikebut, Tingkatkan Kualitas Kesehatan dan Lingkungan Jakarta

24 Januari 2026
Next Post
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Beri Kemudahan Ekosistem dan Percepatan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai di Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Siap Jalani Penugasan Sebagai GovTech Indonesia, Peruri Bawa Spirit Baru Melalui Peluncuran Logo

PERURI Gerak Cepat Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Banjir di Karawang

3 hari ago
Dirut Yosviandri Menandatangani Nota Kesepahaman antara Semen Padang dengan UNP

Membangun Harapan Pascabanjir; Keceriaan Anak-Anak Batu Busuk Setelah Kembali Belajar Tatap Muka

6 hari ago
Literasi Semen Tonasa : Menjaga Semen Sisa Tidak Mengeras

Bentuk Kepedulian Kemanusiaan, TRC Semen Tonasa Terlibat Operasi SAR Pesawat ATR 42-500

2 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Sukses Gelar Satgas Natal dan Tahun Baru, Bersiap Hadapi Masa Ramadan 1447 Hijriah

5 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Penjualan REC Capai 6,43 TWh di 2025, Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

by redaksi
24 Januari 2026
0

Layanan Green as a Service (GEAS) Renewable Energy Certificate (REC) PT PLN (Persero) kini semakin diminati oleh pelanggan. Sepanjang tahun...

Read more
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Dirut Telkom Indonesia Dian Siswarini Ungkap Agenda Transformasi Perusahaan hingga 2030

24 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri

InJourney Berencana Memodifikasi Lima Bandara Utama di Indonesia

24 Januari 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Target Pembiayaan Utang APBN 2026 Mencapai Rp832,2 Triliun

24 Januari 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

PGN Pasok LNG ke Nusantara Regas untuk Memperkuat Pasokan Gas Nasional

24 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In