• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 10 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kementerian ESDM Tunggu Usulan PLN Terkait Nasib Proyek 35.000 MW

by redaksi
31 Juli 2020
in Berita
0
Pembangunan Proyek Infrastruktur Dasar di Ibu Kota Negara Direncanakan Mulai Akhir 2020
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunggu usulan PT PLN (Persero) mengenai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk memetakan proyek 35.000 megawatt (MW) yang berpotensi ditangguhkan waktu beroperasinya.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu mengatakan, dalam RUPTL 2019-2028 penyelesaian seluruh proyek 35.000 MW ditargetkan rampung pada 2028.

RelatedPosts

Industri Pertahanan Maritim Dorong Pertumbuhan Ekonomi secara Signifikan

Estimasi Emisi 8,9 Juta kg CO₂e dari Perjalanan Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026, KA Jarak Jauh Lebih Efisien Dibanding Kendaraan Pribadi

Kinerja Keuangan Terjaga, Jamkrindo Perluas Dukungan bagi UMKM dan Koperasi

Namun, akibat turunnya permintaan listrik sebagai dampak pandemi Covid-19, sejumlah proyek pembangkit 35.000 MW diperkirakan akan kembali mengalami pergeseran waktu commercial operation date (COD) agar tidak membebani lebih jauh operasional PLN.

“Melihat penurunan permintaan yang sekarang kita bisa lihat di Jawa-Bali ada 3.000 MW pembangkit yang shutdown.  Belum lagi di sistem Sumatera.  Memang tertolong dengan kenaikan (konsumsi listrik) di rumah tangga, tapi untuk bisnis sama industri kelihatannya masih turun,” kata Jisman dalam konferensi pers virtual, Kamis (30/7/2020).

Oleh karena itu, kata Jisman, kementerian tengah menunggu usulan RUPTL baru dari PLN untuk memetakan proyek mana saja yang akan mengalami penyesuaian. Penyesuaian tersebut akan mengikuti proyeksi pertumbuhan konsumsi listrik yang didasarkan pada proyeksi pertumbuhan ekonomi.

Rencananya, Kementerian ESDM akan mengundang Kementerian Keuangan pekan depan untuk mendapat gambaran proyeksi pertumbuhan ekonomi.

“Sampai saat ini masih menunggu dari PLN seperti apa usulan RUPTL yang baru untuk menyikapi penurunan tadi.  Yang jelas permintaan turun drastis kemungkinan ada pergeseran (proyek 35.000 MW), iya.  Berapa dan pembangkit mana akan dihitung,” katanya.

Namun demikian, Jisman memastikan proyek energi baru terbarukan (EBT) dalam program 35.000 MW akan tetap menjadi prioritas penyelesaiannya agar target bauran EBT 23 persen pada 2025 tercapai.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, hingga Juni 2020 proyek 35.000 MW yang telah COD mencapai 200 unit pembangkit dengan kapasitas total 8.187 MW atau 23 persen dari target kapasitas seluruhnya.

Adapun, 98 unit dengan kapasitas 19.250 MW (45 persen) masih dalam tahap kontruksi dan 45 unit dengan kapasitas 6.528 MW (19 persen) sudah kontrak namun belum kontruksi.

Sisanya, sebanyak 839 MW (2 persen) yang terdiri atas 24 unit pembangkit masih dalam tahap pengadaan dan 724 MW (2 persen) terdiri atas 30 unit pembangkit masih dalam tahap perencanaan.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, konsumsi litrik sepanjang semester I/2020 hanya tumbuh sebesar 0,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan konsumsi listrik paling banyak pada golongan pelanggan industri yang turun hingga 7,18 persen dibandingkan Juni 2019, golongan bisnis turun 6,68 persen, dan sosial turun 1,13 persen.

Adapun, konsumsi listrik pada pelanggan rumah tangga naik 9,84 persen seiring meningkatnya aktivitas di rumah akibat kebijakan work from home (WFH).

Peningkatan juga terjadi pada golongan traksi, curah, dan pelayanan khusus yang naik hampir 43 persen seiring mulai beroperasinya  light rail transit (LRT) Jakarta pada awal tahun, sementara konsumsi listrik pada sektor pemerintah hanya tumbuh 1 persen.

Sementara itu, pertumbuhan konsumsi listrik pada Juni 2020 dibandingkan dengan Januari 2020 mengalami penurunan 7,06 persen.  Penurunan konsumsi paling besar terjadi di wilayah Bali yang turun hingga 32,87 persen.

Diikuti oleh Banten -12,82 persen, Jawa Barat -10,57 persen, Sulawesi Selatan Tenggara -7,68 persen, Sumatra Barat -7,12 persen, Jawa Timur -6,33 persen, Jawa Tengah -6,28 persen, DKI Jakarta dan Tangerang -5,62 persen.

“PLN memproyeksikan ke depan bila pandemi masih berlanjut, mereka memprediksi pertumbuhan konsumsi listrik hingga Desember 2020 minus 6,25 persen dibandingkan 2019,” kata Rida.

Memperhitungkan turunnya pertumbuhan konsumsi listrik, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah menilai memang perlu adanya peninjauan kembali terhadap proyek 35.000 MW.

“PLN perlu mengkaji terhadap proyek 35.000 MW.  Bukan harus dibatalkan, tapi harus dilihat lagi time schedule-nya.  Harus ada penyesuaian-penyesuaian juga,” katanya ketika dihubungi secara terpisah.

Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN (Persero)  Zulkifli Zaini mengatakan, pihaknya tengah mengevaluasi proyek 35.000 MW dalam RUPTL 2020-2029 dan tengah  memetakan pelanggan besar khususnya di sistem Jawa-Madura-Bali dan sistem Sumatra yang secara total menyumbang 85 persen dari konsumsi listrik nasional .

“PLN akan agresif dorong penjualan dan mengejar pelanggan besar, khususnya di sistem Jamali dan Sumatra untuk mengurangi risiko oversupply,” kata Zulkifli.

Sumber Bisnis, edit  koranbumn

Previous Post

Petrokimia Yakin Penyesuaian Harga Gas Dukung Ketahanan Pangan

Next Post

Optimitis PNM Capai Laba Rp255 miliar pada 2020

Related Posts

Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Industri Pertahanan Maritim Dorong Pertumbuhan Ekonomi secara Signifikan

10 April 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Estimasi Emisi 8,9 Juta kg CO₂e dari Perjalanan Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026, KA Jarak Jauh Lebih Efisien Dibanding Kendaraan Pribadi

10 April 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Kinerja Keuangan Terjaga, Jamkrindo Perluas Dukungan bagi UMKM dan Koperasi

10 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Penataan Kawasan Bantaran Rel dan Penyediaan Hunian Layak Terus Dipercepat

10 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Mengumumkan Pembentukan Holding DENERA Sebagai Holding Bisnis Sampah Menjadi Listrik

10 April 2026
Petrokimia Gresik Edukasi Masyarakat Terkait Penyebaran Virus Corona
Berita

Argus Fertilizer Asia Conference 2026: Hadapi Gejolak Global, Petrokimia Gresik Perkuat Strategi Pengamanan Bahan Baku

10 April 2026
Next Post
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona

Optimitis PNM Capai Laba Rp255 miliar pada 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko

Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko

4 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management Umumkan Rencana Peluncuran Aviation Leasing Fund Pertama Indonesia

5 hari ago
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN

OJK Mengungkapkan Pernyataan Standar PSAK 117 Menjadi Kendala Sejumlah Perusahaan Asuransi

22 jam ago
Berita Singkat Mudik Bersama BUMN : BP BUMN, ASDP, PAL Indonesia, Pelindo, Jasa Tirta 2, Jamkrindo, PLN, Jasa Raharja, Pegadaian, Sucofindo, KIM, IndonesiaRe, Sucofindo, Palma Nusantara, KBI, NIndya Karya, PTPP, Peruri,  Brantas Abipraya, Adhi, IDfood, PPA

PTPP Meraih Kontrak Baru Senilai Rp3,87 triliun per Februari 2026

17 jam ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Industri Pertahanan Maritim Dorong Pertumbuhan Ekonomi secara Signifikan

by redaksi
10 April 2026
0

PT PAL Indonesia meyakini industri pertahanan maritim bisa menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Direktur Teknologi PT PAL, Briljan Gazalba, menegaskan...

Read more
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Estimasi Emisi 8,9 Juta kg CO₂e dari Perjalanan Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026, KA Jarak Jauh Lebih Efisien Dibanding Kendaraan Pribadi

10 April 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Kinerja Keuangan Terjaga, Jamkrindo Perluas Dukungan bagi UMKM dan Koperasi

10 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

Penataan Kawasan Bantaran Rel dan Penyediaan Hunian Layak Terus Dipercepat

10 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Mengumumkan Pembentukan Holding DENERA Sebagai Holding Bisnis Sampah Menjadi Listrik

10 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In