• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 7 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kementerian ESDM Tunggu Usulan PLN Terkait Nasib Proyek 35.000 MW

by redaksi
31 Juli 2020
in Berita
0
Pembangunan Proyek Infrastruktur Dasar di Ibu Kota Negara Direncanakan Mulai Akhir 2020
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunggu usulan PT PLN (Persero) mengenai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk memetakan proyek 35.000 megawatt (MW) yang berpotensi ditangguhkan waktu beroperasinya.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu mengatakan, dalam RUPTL 2019-2028 penyelesaian seluruh proyek 35.000 MW ditargetkan rampung pada 2028.

RelatedPosts

Jasa Marga Membukukan Penurunan Pendapatan dan Laba Bersih Sepanjang Tahun 2025

Selaraskan Visi, Akselerasi Aksi: Len Incorporated Matangkan Strategi 2026

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

Namun, akibat turunnya permintaan listrik sebagai dampak pandemi Covid-19, sejumlah proyek pembangkit 35.000 MW diperkirakan akan kembali mengalami pergeseran waktu commercial operation date (COD) agar tidak membebani lebih jauh operasional PLN.

“Melihat penurunan permintaan yang sekarang kita bisa lihat di Jawa-Bali ada 3.000 MW pembangkit yang shutdown.  Belum lagi di sistem Sumatera.  Memang tertolong dengan kenaikan (konsumsi listrik) di rumah tangga, tapi untuk bisnis sama industri kelihatannya masih turun,” kata Jisman dalam konferensi pers virtual, Kamis (30/7/2020).

Oleh karena itu, kata Jisman, kementerian tengah menunggu usulan RUPTL baru dari PLN untuk memetakan proyek mana saja yang akan mengalami penyesuaian. Penyesuaian tersebut akan mengikuti proyeksi pertumbuhan konsumsi listrik yang didasarkan pada proyeksi pertumbuhan ekonomi.

Rencananya, Kementerian ESDM akan mengundang Kementerian Keuangan pekan depan untuk mendapat gambaran proyeksi pertumbuhan ekonomi.

“Sampai saat ini masih menunggu dari PLN seperti apa usulan RUPTL yang baru untuk menyikapi penurunan tadi.  Yang jelas permintaan turun drastis kemungkinan ada pergeseran (proyek 35.000 MW), iya.  Berapa dan pembangkit mana akan dihitung,” katanya.

Namun demikian, Jisman memastikan proyek energi baru terbarukan (EBT) dalam program 35.000 MW akan tetap menjadi prioritas penyelesaiannya agar target bauran EBT 23 persen pada 2025 tercapai.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, hingga Juni 2020 proyek 35.000 MW yang telah COD mencapai 200 unit pembangkit dengan kapasitas total 8.187 MW atau 23 persen dari target kapasitas seluruhnya.

Adapun, 98 unit dengan kapasitas 19.250 MW (45 persen) masih dalam tahap kontruksi dan 45 unit dengan kapasitas 6.528 MW (19 persen) sudah kontrak namun belum kontruksi.

Sisanya, sebanyak 839 MW (2 persen) yang terdiri atas 24 unit pembangkit masih dalam tahap pengadaan dan 724 MW (2 persen) terdiri atas 30 unit pembangkit masih dalam tahap perencanaan.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, konsumsi litrik sepanjang semester I/2020 hanya tumbuh sebesar 0,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan konsumsi listrik paling banyak pada golongan pelanggan industri yang turun hingga 7,18 persen dibandingkan Juni 2019, golongan bisnis turun 6,68 persen, dan sosial turun 1,13 persen.

Adapun, konsumsi listrik pada pelanggan rumah tangga naik 9,84 persen seiring meningkatnya aktivitas di rumah akibat kebijakan work from home (WFH).

Peningkatan juga terjadi pada golongan traksi, curah, dan pelayanan khusus yang naik hampir 43 persen seiring mulai beroperasinya  light rail transit (LRT) Jakarta pada awal tahun, sementara konsumsi listrik pada sektor pemerintah hanya tumbuh 1 persen.

Sementara itu, pertumbuhan konsumsi listrik pada Juni 2020 dibandingkan dengan Januari 2020 mengalami penurunan 7,06 persen.  Penurunan konsumsi paling besar terjadi di wilayah Bali yang turun hingga 32,87 persen.

Diikuti oleh Banten -12,82 persen, Jawa Barat -10,57 persen, Sulawesi Selatan Tenggara -7,68 persen, Sumatra Barat -7,12 persen, Jawa Timur -6,33 persen, Jawa Tengah -6,28 persen, DKI Jakarta dan Tangerang -5,62 persen.

“PLN memproyeksikan ke depan bila pandemi masih berlanjut, mereka memprediksi pertumbuhan konsumsi listrik hingga Desember 2020 minus 6,25 persen dibandingkan 2019,” kata Rida.

Memperhitungkan turunnya pertumbuhan konsumsi listrik, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah menilai memang perlu adanya peninjauan kembali terhadap proyek 35.000 MW.

“PLN perlu mengkaji terhadap proyek 35.000 MW.  Bukan harus dibatalkan, tapi harus dilihat lagi time schedule-nya.  Harus ada penyesuaian-penyesuaian juga,” katanya ketika dihubungi secara terpisah.

Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN (Persero)  Zulkifli Zaini mengatakan, pihaknya tengah mengevaluasi proyek 35.000 MW dalam RUPTL 2020-2029 dan tengah  memetakan pelanggan besar khususnya di sistem Jawa-Madura-Bali dan sistem Sumatra yang secara total menyumbang 85 persen dari konsumsi listrik nasional .

“PLN akan agresif dorong penjualan dan mengejar pelanggan besar, khususnya di sistem Jamali dan Sumatra untuk mengurangi risiko oversupply,” kata Zulkifli.

Sumber Bisnis, edit  koranbumn

Previous Post

Petrokimia Yakin Penyesuaian Harga Gas Dukung Ketahanan Pangan

Next Post

Optimitis PNM Capai Laba Rp255 miliar pada 2020

Related Posts

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Membukukan Penurunan Pendapatan dan Laba Bersih Sepanjang Tahun 2025

6 Maret 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Selaraskan Visi, Akselerasi Aksi: Len Incorporated Matangkan Strategi 2026

6 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

6 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani Menjelaskan Pemerintah Menerima Investasi seniali Rp23,66 triliun untuk Pembangunan PLTS Tahun Ini

6 Maret 2026
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia
Berita

Jasindo Menyiapkan Mekanisme Mitigasi Asuransi Perjalanan Imbas Konflik Timur Tengah

6 Maret 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

5 Maret 2026
Next Post
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona

Optimitis PNM Capai Laba Rp255 miliar pada 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Raih Sertifikasi ISO Global 27701:2019 Untuk Etika Digital dan Pelindungan Data Nasabah

6 hari ago
Tingkatkan Penghijauan Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP dan Pemprov Lampung Gelar Penanaman Pohon

Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kesiapan Mudik Lebaran ASDP Diperkuat

5 hari ago
Proyek Infrastruktur Masih Menarik, SMI Terima Pinjaman Rp10,26 Triliun dari Lima Bank Global

SMI Ungkap Telah Menyalurkan Pendanaan 129 Proyek Strategis Nasional senilai Rp125 triliun hingga Akhir 2025

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Memaparkan Suntikan Modal kepada Garuda Indonesia Mulai Menunjukkan Dampak Nyata Pemulihan Operasional dan Pertumbuhan Penumpang

4 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Membukukan Penurunan Pendapatan dan Laba Bersih Sepanjang Tahun 2025

by redaksi
6 Maret 2026
0

Emiten jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) membukukan penurunan pendapatan dan laba bersih sepanjang tahun 2025. Jasa Marga mencatatkan pendapatan...

Read more
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Selaraskan Visi, Akselerasi Aksi: Len Incorporated Matangkan Strategi 2026

6 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Program Khitanan

6 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani Menjelaskan Pemerintah Menerima Investasi seniali Rp23,66 triliun untuk Pembangunan PLTS Tahun Ini

6 Maret 2026
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia

Jasindo Menyiapkan Mekanisme Mitigasi Asuransi Perjalanan Imbas Konflik Timur Tengah

6 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In