PT SIER yang merupakan anggota dari Holding BUMN Danareksa menandatangani kontrak kerja sama dengan PT Panah Perak Megasarana (PPM), sebagai upaya memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan efisiensi sumber daya industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengelolaan kawasan industri yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Direktur Utama PPM, Agussalim Igarashi, dan Direktur Operasional merangkap Plt Direktur Pemasaran dan Pengembangan SIER, Lussi Erniawati. Pelaksanaan penandatanganan berlangsung di Wisma SIER, Kamis pekan lalu (15/1/2025).
Lussi menuturkan, SIER terus berinovasi untuk meminimalkan dampak lingkungan dari aktivitas manufaktur. Oleh karena itu, pengelolaan air berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mendukung agenda pembangunan industri hijau. Kerja sama ini merupakan bagian dari peta jalan kami menuju kawasan industri yang lebih ramah lingkungan.
“Kerja sama ini menitikberatkan pada upaya pengurangan jejak karbon dan dampak lingkungan dari limbah cair industri. Selain itu, proyek ini juga menghadirkan efisiensi melalui penyediaan pasokan air bersih alternatif yang stabil dengan dukungan sistem otomasi dan monitoring kualitas air secara real-time,” katanya.
Direktur Business Development PPM, Andy Z. Nasution menuturkan, kemitraan dengan SIER merupakan langkah nyata kami dalam mendukung konsep green industrial estate di Indonesia. Kerja sama ini mencakup pembangunan serta pengelolaan fasilitas pengolahan air dengan sistem WWTP & WTP yang terintegrasi.
“Melalui teknologi Nano Bio, air limbah industri diproses dengan tahapan purifikasi tingkat tinggi dan efisien sehingga memenuhi standar kualitas air industri dan ketentuan Permenkes. Teknologi ini tidak hanya mengolah limbah yang mengandung logam berat agar aman bagi lingkungan, tetapi juga menciptakan sirkularitas ekonomi dengan menjadikan limbah sebagai sumber daya air yang bernilai,” jelasnya.















