Di tengah rangkaian perhelatan G20 Indonesia 2022, AirNav membuat kesepakatan bersama dengan International Air Transport Association (IATA) yang disahkan melalui penandatangan nota kesepahaman/ MOU di Nusa Dua, Bali.
Kerjasama ini difokuskan pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan pengelolaan Air Traffic Management (ATM), peningkatan efisiensi pelayanan navigasi penerbangan, serta pemenuhan standar ‘seamless’ yang sesuai dengan regulasi
Adapun salah satu poin pembahasan diantaranya adalah pengembangan rute penerbangan internasional berbasis preferensi operator penerbangan, atau User-Preferred Routes (UPRs) yang telah berkontribusi dalam peningkatan efisiensi penerbangan, khususnya pada masa pandemi COVID-19.
Dengan tagline ‘For Greener Indonesia Sky’, UPRs memiliki potensi tinggi untuk mengurangi emisi gas buang bahan bakar di udara. Selain itu, prosedur ini juga diharapkan dapat menjadi stimulus untuk meningkatkan kembali operasional penerbangan, khususnya di ruang udara Indonesia. Tercatat selama periode Mei sampai dengan Oktober 2022, potensi emisi karbon yang berhasil direduksi dengan penerapan program UPR ini adalah sebesar 94,5 Ton.
Bagi AirNav, usia yang sudah menginjak satu dasawarsa ini menjadi tolok ukur sebagai satu-satunya penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia. AirNav berkomitmen untuk terus memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan di ruang udara Indonesia melalui inovasi teknologi dan sinergi yang baik dengan stakeholder penerbangan, baik dalam lingkup nasional maupun internasional.
.















