• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 25 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kesuksesan Rights Issue, Aset BRI Bisa Menjadi yang Terbesar di Indonesia

by redaksi
12 Oktober 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kesuksesan rights issue PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan menghimpun dana Rp 95,9 triliun akan berdampak besar terhadap pertumbuhan aset perseroan. Bergabungnya Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) berpotensi membawanya kembali meraih posisi sebagai bank dengan aset terbesar di Tanah Air.

Seperti diketahui, BRI berhasil meraih dana tunai sebesar Rp 41,2 triliun dari pemegang saham publik lewat rights issue dalam rangka pembentukan Holding Ultra Mikro (UMi). Sedangkan Rp 54,7 triliun didapat dalam bentuk partisipasi non tunai Pemerintah dengan meng-inbrengkan Pegadaian dan PNM.

RelatedPosts

ADHI Targetkan Pengembangan Jembatan Krueng Tingkeum di Aceh Tuntas pada Juli 2026.

Kasus Penipuan Mengatasnamakan TASPEN Berujung Putusan Pengadilan, TASPEN Tegaskan Tata Kelola dan Keamanan Data

Tahun 2025, KAI Perkuat Peran Sosial dan Ekonomi Masyarakat melalui TJSL Senilai Rp32,24 Miliar

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2021, BRI tercatat memiliki aset Rp 1.450,9 triliun atau masih tumbuh 4,6% secara year on year (YoY). PNM mempunyai aset Rp 38,15 triliun dan Pegadaian Rp 67,8 triliun. Sehingga total aset ketiga entitas ini mencapai Rp 1.556,86 triliun.

Sementara Bank Mandiri memiliki aset sebesar Rp 1.580,5 triliun pada periode yang sama, meningkat 16,26% YoY. Bank ini mendapat limpahan aset dari hasil merger bank syariah BUMN menjadi Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) yang keungannya di konsolidasikan ke perseroan. Itu yang membuatnya berhasil menyaingi BRI yang sebelumnya selalu jawara dari sisi aset.

Mengacu pada posisi Juni tersebut, selisih total aset Holding UMi dengan Bank Mandiri hanya Rp 23,6 triliun. Namun, jika melihat kesuksesan rights issue BRI maka peta aset perbankan bisa berubah lagi.

“Dengan adanya tambahan modal BRI maka akan berdampak pada penambahan asetnya. Aset BRI bisa menjadi yang terbesar di Indonesia karena ada tambahan gabungan dari aset Pegadaian dan PNM,” kata Trioksa Siahaan Senior Fakulty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) pada KONTAN, Senin (11/10).

Dia menambahkan, prospek pertumbuhan aset Holding UMi berpotensi lebih besar lagi karena potensi UMKM masih sangat besar di Indonesia. Seiring dengan semakin longgarnya pembatasan mobilitas dan aktivitas ekonomi semakin bergairah maka pertumbuhan kredit UMKM BRI diperkirakan akan semakin mekar.

Sementara Aestika Oryza Gunarto Sekretaris Perusahaan BRI belum bisa menginformasikan perkembangan aset BRI pasca rights issue. Dia bilang, itu baru bisa dilihat dalam laporan kinerja kuartal III 2021 yang akan dipublikasikan pada akhir Oktober atau awal November mendatang.

Namun, dia mengatakan perseroan telah memproyeksikan bahwa asetnya akan tumbuh positif tahun ini sejalan dengan pertumbuhan pinjaman. Untuk mendorong pertumbuhan aset, BRI akan fokus pada segmen mikro, terutama dengan penguatan sinergi UMi dengan Pegadaian dan PNM.

BRI memprediksi penyaluran kredit sampai akhir tahun bisa tumbuh sekitar 6%-7%. Viviana Dyah Ayu Retno, Direktur Keuangan BRI mengatakan, penyaluran kredit BRI memang sempat mengalami tekanan pada bulan Juli ketika pembatasan aktivitas diperketat lewat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun, pada Agustus hingga September, penyaluran kredit BRI sudah kembali membaik.

Bank besar lain juga terus berupaya mendorong pertumbuhan aset namun secara sehat dan berkelanjutan. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) hingga Agustus 2021membukukan aset tumbuh 4,3% dibanding akhir tahun 2020.

Novita Anggraini Direktur Keuangan BNI mengatakan, pertumbuhan ini ditopang DPK sebesar 2,5%. Dana tumbuh terutama didorong oleh dana murah sehingga komposisinya terhadap total DPK naik menjadi 68%. Dari sisi lending, total kredit terus tumbuh positif di tengah masa PPKM dengan fokus pada sektor-sektor usaha yang prospektif.

“Sebagai strategi jangka Panjang dan berkelanjutan, pertumbuhan total aset akan kami dorong melalui pertumbuhan DPK khususnya CASA dengan optimalisasi tabungan payroll serta merchant, peningkatan kerjasama dengan partner strategis melalui optimalisasi ekosistem bisnis, serta mengakselerasi transformasi layanan digital perbankan,” jelas Novita.

Sedangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menargetkan pertumbuhan kredit sekitar 4%-6%. Vera Eve Lim Direktur Keuangan BCA mengatakan, proyeksi tersebut ditopang oleh likuiditas yang masih memadai dan harapan akan pemulihan ekonomi.

Pertumbuhan kredit ini pada akhirnya akan mendorong peningkatan aset BCA ke depan. “Hingga saat ini, kami masih melakukan melakukan monitoring secara intens terkait kondisi saat ini, khususnya di tengah situasi PPKM dalam rangka menekan laju penularan pandemi COVID-19 menuju pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Per Juni 2021, aset BCA tumbuh 15,8% YoY karena ditopang oleh kinerja DPK yang tumbuh 17,5%. Dana murah melonjak 21% YoY menjadi Rp 697,1 triliun dan deposito berjangka meningkat 6,8% YoY mencapai Rp198,2 triliun.

Sumber KOntan, edit koranbumn

Previous Post

Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmodjo Optimistis Kolaborasi Koasuransi Merah Putih Dorong Keuntungan Kedua Belah Pihak

Next Post

Waskita Karya Kantongi Dana Rp 2,44 triliun Hasil Divestasi Cibitung Tanjung Priok Tollways

Related Posts

Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Targetkan Pengembangan Jembatan Krueng Tingkeum di Aceh Tuntas pada Juli 2026.

25 Januari 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

Kasus Penipuan Mengatasnamakan TASPEN Berujung Putusan Pengadilan, TASPEN Tegaskan Tata Kelola dan Keamanan Data

25 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Tahun 2025, KAI Perkuat Peran Sosial dan Ekonomi Masyarakat melalui TJSL Senilai Rp32,24 Miliar

25 Januari 2026
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP
Berita

Kinerja Produksi Kebun Sawit PalmCo PTPN IV Regional III Riau Capai 1,6 Juta Ton Sepanjang 2025

25 Januari 2026
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020
Berita

PUSRI Memastikan Stok Pupuk Tanggung Jawab Pusri Aman pada Awal Tahun 2026

25 Januari 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terindikasi Menyebabkan Kerugian WIKA Rp2,27 triliun

25 Januari 2026
Next Post
Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN

Waskita Karya Kantongi Dana Rp 2,44 triliun Hasil Divestasi Cibitung Tanjung Priok Tollways

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

PGN Pasok LNG ke Nusantara Regas untuk Memperkuat Pasokan Gas Nasional

22 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Sejumlah Proyek Strategis Danantara dan Nilai Investasinya pada 2026

29 menit ago
Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN

Waskita Karya Resmi Mengerjakan Proyek Sekolah Rakyat Tahap II Senilai Rp3,87 triliun

5 hari ago
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Panen Perdana Greenhouse Hidroponik, Krakatau Steel Perkuat Pendidikan Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan Pesantren

6 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Targetkan Pengembangan Jembatan Krueng Tingkeum di Aceh Tuntas pada Juli 2026.

by redaksi
25 Januari 2026
0

 PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) menargetkan pengembangan Jembatan Krueng Tingkeum di Aceh rampung pada Juli 2026. Infrastruktur tersebut berperan strategis sebagai...

Read more
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Kasus Penipuan Mengatasnamakan TASPEN Berujung Putusan Pengadilan, TASPEN Tegaskan Tata Kelola dan Keamanan Data

25 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Tahun 2025, KAI Perkuat Peran Sosial dan Ekonomi Masyarakat melalui TJSL Senilai Rp32,24 Miliar

25 Januari 2026
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP

Kinerja Produksi Kebun Sawit PalmCo PTPN IV Regional III Riau Capai 1,6 Juta Ton Sepanjang 2025

25 Januari 2026
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

PUSRI Memastikan Stok Pupuk Tanggung Jawab Pusri Aman pada Awal Tahun 2026

25 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In