• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 4 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Keunggulan Helikopter Serbu Bell-412 EPI untuk TNI AD

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita
0
0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Kolaborasi Strategis Mitratel dan AALTO Terkait Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi hingga 2027

Bisa Diperdagangkan di BEI, OJK Menerbitkan Aturan ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

Amankan Kinerja Bisnis, Elnusa Mengantisipasi Dampak Penutupan Selat Hormuz

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI telah melakukan kontrak pengadaan dengan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) untuk akuisisi 8 unit helikopter H225M Caracal untuk TNI AU dan 9 unit helikopter Serbu Bell-412 EPI untuk TNI AD. Bila H225M Caracal saat ini telah ada 6 unit yang dioperasikan TNI AU, maka berbeda dengan Bell-412 EPI, varian terbaru Bell-412 ini rencananya baru akan diserahkan PT DI pada Januari 2020.
Secara tampilan dan desain, Bell-412EPI tak berbeda dengan varian Bell-412 SP/HP/EP yang sudah dioperasikan Puspenerbad sejak beberapa tahun silam. Namun Bell-412 EPI (Enhanced Performance Integrated) ternyata punya spesifikasi dan kemampuan yang berbeda dan lebih maju dari varian sebelumnya.
Merujuk informasi yang disampaikan Humas PT DI, disebutkan bahwa perbedaan utama Bell-412 EPI dari varian sebelumnya terletak pada jenis mesin dan perangkat avionik. Bila diperdalam lagi, mesin Bell-412 EPI punya tenaga lebih kuat dan avionik Bell-412 EPI sudah menggunakan full glass cockpit.
Dari spesifikasi, Bell-412 EPI mengadopsi 2x mesin Pratt & Whitney PT6T-9 “Twin Pac”, sebagai perbandinga varian sebelumnya, Bell-412 EP (Enhanced Perfomace) menggunakan 2x mesin Pratt & Whitney PT6T-3D. Dalam situs resmi Bell Helicopter Textron, disebutkan PT6T-9 punya tenaga take-off 15 persen lebih besar dibanding jenis mesin Bell-412 lainnya. Fitur lainnya pada PT6T-9 adalah automatic engine start with temperature limiting features dan full authority digital engine control.
Sementara pada perangkat avionik, mengusung teknologi flight control 4-axis, instrument full glass cockpit. Dalam solusi yang disebut Bell Basix Pro Integrated Glass Cockpit System juga mencakup Bell’s patented Power Situation Indicator (PSI) presentation, Garmin GTN-750 NAV/COM/GPS with high resolution digital maps dan WAAS GPS instrument approach capability. Bell-412 EPI dirancang upgradable dan mudah diadaptasi untuk kustomisasi tambahan, semisal diintegrasikan dengan weather radar, search radar, HTAWS, TCAS, ADS-B (Automatic Dependent Surveillance-Broadcast) dan FLIR (Forward Looking Infrared).
Secara umum, Bell-412 EPI punya bobot kosong 3.207 kg, untuk payload internal sekitar 2.200 kg, sementara payload eksternal 2.041 kg. Bobot penuh helikopter adalah 5.534 kg. Dengan kapasitas bahan bakar 1.251 liter, Bell-412 EPI pada kecepatan jelajah 235 km per jam sanggup menjelajah hingga 687 km dan terbang selama 4 jam, dengan perhitungan helikopter terbang dengan bobot 4.309 kg.
Yang menarik dari pengadaan Bell-412 EPI oleh Kemhan kali ini sudah mencakup persenjataan dan munisi, suku cadang, publikasi teknis serta pelatihan. Bell Helicopter Textron menyebut waktu yang dibutuhkan waktu transisi sekitar 2 minggu bagi pilot untuk mahir menerbangkan Bell-412 EPI, sementara bagi ground crew silabus pelatihan dan perawatan helikopter ini dikisaran 4 minggu.  Bicara soal senjata, selain roket FFAR (Fin Folding Aerial Rocket), nantinya Bell-412 akan dilengkapi door gun, dengan pilihan bisa dengan FN MAG atau M134D Minigun, yang keduanya berkaliber 7,62 x 51 mm.
Selain Indonesia, di Asia Tenggra yang telah memesan Bell-412 EPI adalah AU Filipina. Kontrak pemesanan 16 unit Bell-412 EPI untuk Filipina ditandatangani saat Singapore AirShow 2018. Sementara Kemhan memproyeksikan 40 unit Bell-412 EPI, dimana 9 unit telah dipesan untuk mengejar target MEF (Minimum Essential Force) II.
Sumber PTDI / indomiliter , edit koranbumn.com

Previous Post

Era Baru Pelindo II (IPC)

Next Post

WEGE Menargetkan Akan Menggarap Kontrak Sebesar Rp 22,78 Triliun di Tahun 2019

Related Posts

Mitratel Bukukan Kenaikan Pendapatan 12,9 Persen Hingga Juli 2020
Anak Perusahaan

Kolaborasi Strategis Mitratel dan AALTO Terkait Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi hingga 2027

4 Maret 2026
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN
Berita

Bisa Diperdagangkan di BEI, OJK Menerbitkan Aturan ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

4 Maret 2026
Antisipasi DBD di Tengah Covid-19, Elnusa Fogging Lingkungan Warga Sekitar
Anak Perusahaan

Amankan Kinerja Bisnis, Elnusa Mengantisipasi Dampak Penutupan Selat Hormuz

4 Maret 2026
Indonesia Eximbank Terbitkan Obligasi dan Sukuk Mudharabah Rp148 M
Berita

Kolaborasi Indonesia Eximbank dan IIF untuk Memperkuat Standar ESG dan Menyelaraskan Standar OECD

4 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Dirut Pertamina Pastikan Mudik Idulfitri 1447 H Nyaman dengan Pasokan Energi Aman

4 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Bidik Wealth Management Tumbuh 15% di 2026, BTN Lengkapi Layanan Consumer Banking dan Siapkan UMKM Naik kelas

4 Maret 2026
Next Post

WEGE Menargetkan Akan Menggarap Kontrak Sebesar Rp 22,78 Triliun di Tahun 2019

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute

Garuda Indonesia Telah Melakukan Pembayaran Tunggakan Biaya Perawatan Pesawat Hingga Utang Bahan Bakar Avtur kepada Pertamina

4 hari ago
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Momentum Ramadhan, TIMAH Berbagi Kebahagiaan dengan Guru Ngaji dan Marbot Masjid

5 hari ago
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Krakatau Steel Gelar “Simfoni Ramadhan” Pererat Sinergi Lintas Sektoral Di Banten

5 hari ago
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN

Bisa Diperdagangkan di BEI, OJK Menerbitkan Aturan ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

25 menit ago
Mitratel Bukukan Kenaikan Pendapatan 12,9 Persen Hingga Juli 2020
Anak Perusahaan

Kolaborasi Strategis Mitratel dan AALTO Terkait Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi hingga 2027

by redaksi
4 Maret 2026
0

 PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) dan AALTO HAPS Limited (AALTO), anak usaha Airbus, menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk melanjutkan...

Read more
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN

Bisa Diperdagangkan di BEI, OJK Menerbitkan Aturan ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

4 Maret 2026
Antisipasi DBD di Tengah Covid-19, Elnusa Fogging Lingkungan Warga Sekitar

Amankan Kinerja Bisnis, Elnusa Mengantisipasi Dampak Penutupan Selat Hormuz

4 Maret 2026
Indonesia Eximbank Terbitkan Obligasi dan Sukuk Mudharabah Rp148 M

Kolaborasi Indonesia Eximbank dan IIF untuk Memperkuat Standar ESG dan Menyelaraskan Standar OECD

4 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Dirut Pertamina Pastikan Mudik Idulfitri 1447 H Nyaman dengan Pasokan Energi Aman

4 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In