• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 19 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kilang Pertamina Cilacap Melaju Mantap dengan Fasilitas dan Jajaran Produk Lengkap

by redaksi
15 April 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebutan nusantara untuk Indonesia bukan tanpa makna karena tepi selatan negeri ini berbatasan langsung dengan Samudera Hindia yang menghubungkan tiga benua: Asia, Afrika, dan Australia. Di pesisir nusantara yang menghadap Samudera Hindia itulah Pertamina menempatkan kilang terbesarnya, kilang Cilacap. Berkat lokasinya itu, kilang Cilacap menjadi yang paling strategis di kawasan Asia Tenggara, selain tentunya menjadi yang terbesar di Indonesia.

Selain lokasi, sisi strategis kilang Cilacap nampak jelas dari kontribusinya dalam mengurangi impor BBM senilai Rp10 triliun per tahun, meningkatkan produk domestik bruto (PDB) sebesar 0,12%, menghasilkan produk ramah lingkungan dengan nilai oktan RON 92 dan standar Euro IV, serta memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 41,52%—melampaui target 30% dari Pemerintah.

RelatedPosts

Telkom Akses Perkuat Tata Kelola Berbasis Digital dengan Sistem LENSA Invoice Material

Sambut Ramadan Tahun 2026 dengan Kehangatan dan Kebersamaan Bersama InJourney Hospitality

Libur Panjang Imlek 2026, JTTS Kelolaan Hutama Karya Catat Trafik Lebih Dari 670 Ribu Kendaraan

Di samping karena kapasitas produksinya yang mencapai 348 ribu barel/hari, kilang Cilacap menyandang gelar kilang terbesar karena bertanggung jawab dalam memasok sepertiga (33,2%) kebutuhan BBM nasional dan 60 % kebutuhan di pulau terpadat di negeri ini, yaitu Jawa.

Mengilas balik ke masa lalu, peta jalan kilang yang menempati lahan seluas lebih dari 200 hektar (ha) ini bermula pada 1974 dengan pembangunan kilang minyak I yang kemudian disebut Fuel Oil Complex (FOC) I yang diresmikan Presiden RI dua tahun kemudian. Kilang yang berlokasi di Jalan M.T. Haryono, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah tersebut memiliki fasilitas yang meliputi FOC I, Lube Oil Complex (LOC) I dan Utilities. Selain itu, terdapat area 70 di kompleks Pantai Teluk Penyu seluas 50 ha dan area perkantoran yang berjarak sekitar 500 m dari area utama kilang.

Pada perkembangan selanjutnya, kilang Cilacap membangun fasilitas Residual Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) pada 2011 yang diresmikan pada 2015. RFCC merupakan unit kilang yang memanfaatkan teknologi katalis untuk mengonversi minyak berat atau residu, baik atmosferik maupun vacuum residue oil menjadi produk lebih bernilai, terutama gasoline dan beberapa produk lain seperti LPG dan propylene/propilena. RFCC inilah yang mampu mengkerek total kapasitas produksi sebesar 17,8 persen hingga mencapai 348 ribu barel per hari.

Tak berhenti di situ, kini di bawah koordinasi PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) sebagai subholding Refining & Petrochemical Pertamina, kilang Cilacap makin lengkap dengan hadirnya Kilang Langit Biru Cilacap (KLBC). KLBC yang baru diresmikan penggunaannya pada 10 Desember 2020 ini menghasilkan minyak hidrokarbon ringan (Mogas) 92 yang jamak dikenal dengan nama Pertamax yang ramah lingkungan, berkapasitas produksi 21.500 barel per hari atau setara 1,2 juta kiloliter per tahun.

Dengan fasilitas yang lengkap, tak heran apabila kilang Cilacap mampu menghasilkan beragam produk. Sebanyak 92,2% produk kilang berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Khusus (BBK) yang telah akrab di telinga pengguna, seperti Premium, Pertamax, Solar, dan Avtur. Corporate Secretary PT KPI, Ifki Sukarya menerangkan, “Kilang Cilacap bahkan mencatat produksi Avtur tertinggi di Indonesia: 18,44 juta barel per tahun. Sisanya, sebanyak 4,2% merupakan produk lube-based (berbasis pelumas) dan 3,6% berupa petrokimia. Tahun ini kilang Cilacap juga mengembangkan produk Pertamax F1-10 khusus untuk mobil F1. Hal itu dilatarbelakangi produk Pertamax Turbo yang telah diproduksi secara kontinu dengan RON 98 dan kandungan sulfur maksimal 50 ppm.”

Ifki menambahkan bahwa jajaran produk yang dihadirkan kilang Cilacap tidak hanya BBM, tetapi juga non-BBM seperti base oil (bahan dasar pelumas), paraffinic oil (minyak pemroses akhir pada pembuatan karet), aspal, Industrial Fuel Oil (IFO)/minyak bakar untuk industri, serta produk hasil ekstraksi yang diberi nama Minarex (Pertamina Extract). Minarex amat bermanfaat pada industri karet, seperti ban dan tinta cetak, karena dapat memperbaiki proses pelunakan dan pemekaran karet dan menurunkan kekentalan komponen karet. Sebagai kilang nusantara pertama dan satu-satunya yang tergolong dalam Lube Oil Group 1 (klasifikasi produsen base oil dari American Petroleum Institute (API) berdasarkan sifat senyawa penyusunnya), kilang Cilacap menghasilkan produk non-BBM tersebut dari unit Lube Oil Complex (LOC) 1, LOC 2 dan LOC 3.

Untuk makin meneguhkan sisi strategisnya, kilang Cilacap akan menjadi kilang nusantara yang pertama dalam mengembangkan produk farmasi. Melalui proyek Petroleum to Pharmaceutical, bersinergi dengan PT Kimia Farma, kilang Cilacap akan memproduksi Paracetamol/Parasetamol, obat yang banyak diminati karena ampuh meredakan demam dan nyeri. Paracetamol dihasilkan melalui proses pengolahan benzene/benzena dan propylene/propilena.

Ifki meyakinkan, “Produksi Paracetamol akan menambah nilai strategis kilang Cilacap bagi Indonesia dengan mengurangi impor produk tersebut yang nilainya mencapai US$24,9 juta (data BPS 2018)

Previous Post

Sinergi Baznas dan Bank Syariah Indonesia Optimalkan Kelola ZIS Berpotensi Capai Rp 300 triliun

Next Post

BRI Proyeksi Kebutuhan Uang Kartal dan Transaksi Digital Meningkat pada Puasa dan Lebaran 2021

Related Posts

UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Anak Perusahaan

Telkom Akses Perkuat Tata Kelola Berbasis Digital dengan Sistem LENSA Invoice Material

19 Februari 2026
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi
Berita

Sambut Ramadan Tahun 2026 dengan Kehangatan dan Kebersamaan Bersama InJourney Hospitality

19 Februari 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Libur Panjang Imlek 2026, JTTS Kelolaan Hutama Karya Catat Trafik Lebih Dari 670 Ribu Kendaraan

19 Februari 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Integrasikan Ekonomi Sirkular dan Inklusi Keuangan Lewat Program Agen46 Bank Sampah

19 Februari 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

DSN-MUI Terbitkan Fatwa Kegiatan Usaha Bulion Berbasis Syariah, Perkuat Landasan Industri Bulion Nasional

19 Februari 2026
Kolaborasi Dahana – Pegadaian Gelar TMO Chapter Februari 2020
Berita

Kinerja Semakin Solid, Pegadaian Catatkan Laba Bersih 8,34 T di Tahun 2025

19 Februari 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

BRI Proyeksi Kebutuhan Uang Kartal dan Transaksi Digital Meningkat pada Puasa dan Lebaran 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Terdampak Corona, Dua Proyek Strategis Nasional Migas Terancam Mundur dari Jadwal

Dari 45.095 sumur Rakyat, SKK Migas Mengungkapkan Baru 1 UMKM di Jambi Bermitra dengan KKKS

6 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Dukung Pembangunan Infrastruktur Kesehatan, Hutama Karya Teken Kontrak Pembangunan RSU Adhyaksa Bali di Jembana

3 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Respon Moody’s RAting, Bank Mandiri Memperkuat Langkah Antisipatif Terhadap Berbagai Risiko Eksternal ke Depannya

5 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Program Hidroponik Dukung Inisiatif Green Terminal Tanjung Sekong

4 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Anak Perusahaan

Telkom Akses Perkuat Tata Kelola Berbasis Digital dengan Sistem LENSA Invoice Material

by redaksi
19 Februari 2026
0

PT Telkom Akses (Telkom Akses), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meresmikan implementasi LENSA Invoice Material, sebuah sistem...

Read more
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi

Sambut Ramadan Tahun 2026 dengan Kehangatan dan Kebersamaan Bersama InJourney Hospitality

19 Februari 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Libur Panjang Imlek 2026, JTTS Kelolaan Hutama Karya Catat Trafik Lebih Dari 670 Ribu Kendaraan

19 Februari 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Integrasikan Ekonomi Sirkular dan Inklusi Keuangan Lewat Program Agen46 Bank Sampah

19 Februari 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

DSN-MUI Terbitkan Fatwa Kegiatan Usaha Bulion Berbasis Syariah, Perkuat Landasan Industri Bulion Nasional

19 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In