Setelah masuk holding BUMN, PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) mengkaji adanya rencana rights issue dan membuka potensi initial public offering (IPO) anak usahanya.
Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo menjelaskan perseroan tengah mengkaji rencana aksi korporasi pada tahun ini, 2021. Emiten bersandi KAEF ini mengkaji rencana rights issue atau penawaran modal baru melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).
“Rencana korporasi di 2021 adalah kami sedang proses kajian bersama rencana rights issue termasuk unlock value dari subsidiary atau anak usaha [IPO]. Kami memiliki potensi Kimia Farma Ritel, maupun Laboratorium klinik dan klinik kesehatan,” jelasnya, saat Public Expose, Rabu (28/4/2021).
Dia menerangkan setelah kajian terbentuk, perseroan akan menyampaikan hasilnya kepada pemegang saham pengendali yang memegang saham seri A dan seri B yakni PT Bio Farma (Persero).














