• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 5 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kinerja 3 Bank Syariah BUMN Sebelum Resmi Merger 1 Februari 2021

by redaksi
31 Januari 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
0
SHARES
163
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Merger tiga bank syariah BUMN yakni PT Bank BRIsyariah Tbk. PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah, akan efektif pada 1 Februari 2021 atau pekan depan.

Bank hasil merger tersebut akan menjadi bank syariah terbesar nasional dan diharapkan masuk dalam rangking ke-7 terbesar di antara perbankan nasional dan menjadi salah satu pemain top ten global dari sisi kapitalisasi pasar.

RelatedPosts

PAL Indonesia: Konsolidasi Galangan Kapal Libatkan Industri Pendukung Maritim Dalam Negeri

BYOND by BSI Luncurkan Fitur Baru, Perkuat Layanan Lewat Ekosistem E-Commerce

MIND ID Dukung Kebijakan Energi, Wujudkan Swasembada Nasional

Ketua Project Management Office Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN Hery Gunardi menyatakan merger akan menghasilkan kinerja keuangan yang solid. Per Desember 2020, total laba tiga bank syariah tersebut mencapai Rp2,19 triliun.

Lantas, bagaimana perbandingan kinerja tiga bank syariah peserta merger tersebut?

Berdasarkan laporan keuangan per Desember 2020, hanya BNI Syariah yang tercatat membukukan penurunan laba. Sementara itu, Mandiri Syariah dan BRIsyariah membukukan pertumbuhan laba.

Mandiri Syariah tetap menyumbang nilai laba paling besar terhadap total laba tiga bank syariah BUMN. Sumbangan terbesar berikutnya berasal dari BNI Syariah dan di posisi akhir yakni BRI Syariah

1. Mandiri Syariah

PT Bank Syariah Mandiri membukukan perolehan laba bersih perusahaan senilai Rp1,43 triliun per Desember 2020, naik 12,51 persen dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Perolehan laba sepanjang tahun lalu ditopang pertumbuhan pembiayaan dan membaiknya rasio pendanaan murah yang dikelola perusahaan. Pembiayaan Mandiri Syariah tahun lalu tumbuh 10,43 persen secara tahunan, dari Rp75,54 triliun menjadi Rp83,43 triliun. Adapun DPK naik 12,80 persen yoy, dari Rp99,81 triliun menjadi Rp112,58 triliun.

Pembiayaan Mandiri Syariah yang tumbuh positif didorong kontribusi kenaikan pembiayaan segmen ritel sebesar 18,41 persen yoy menjadi Rp53,24 triliun.

Kinerja positif pembiayaan segmen ritel ini didukung produk layanan berbasis emas (cicil emas dan gadai emas) yang naik 32,23 persen yoy menjadi Rp3,94 triliun dan pembiayaan konsumer (pembiayaan mitraguna, pembiayaan pensiunan, pembiayaan kepemilikan kendaraan dan rumah) yang naik 29,13 persen menjadi Rp39 triliun selama 2020. Adapun untuk segmen corporate banking naik 4,83 persen yoy menjadi Rp23,43 triliun.

Dari sisi kualitas pembiayaan, Mandiri Syariah mampu mengimbangi pertumbuhan pembiayaan yang solid sepanjang 2020 dengan rasio pembiayaan bermasalah (NPF) yang terjaga, di mana NPF netto tercatat 0,72 persen dan NPF gross sebesar 2,51 persen.

Dalam hal pendanaan, kinerja positif terjadi karena ditopang pertumbuhan dana tabungan hingga 18,73 persen menjadi Rp47,25 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata pertumbungan tabungan secara nasional yang berkisar di angka 15,65 persen (Oktober).

2. BNI Syariah

PT Bank BNI Syariah mencatat laba bersih tahun berjalan senilai Rp505,11 miliar per 31 Desember 2020. Jumlah tersebut turun 16,25 persen dari laba pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp603,15 miliar.

Dari sisi aset, BNI mencatatkan kenaikan aset double digital sebesar 10,06 persen secara tahunan menjadi Rp55,01 triliun dari sebelumnya Rp49,98 triliun pada 2019.

Kenaikan aset didukung oleh peningkatan dana pihak ketiga sebesar 9,6 persen secara yoy menjadi Rp47,97 triliun, dari sebelumnya Rp43,77 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan dana murah dalam bentuk giro dan tabungan berkontribusi terhadap kenaikan DPK dengan rasio 66,4 persen pada 2020. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019 yang sebesar 63,1 persen.

Dari sisi pembiayaan, sepanjang 2020 BNI Syariah mencatat realisasi sebesar Rp33,05 triliun dengan komposisi pembiayaan seimbang. Segmen konsumer berkontribusi Rp17,06 triliun (23,3 persen), serta segmen kecil dan menengah Rp6,12 triliun (18,5 persen).

Dalam menyalurkan pembiayaan, BNI Syariah berusaha menjaga kualitasnya dengan rasio NPF yang dijaga di kisaran tahun lalu. Perusahaan juga tetap menjaga tingkat pencadangan pembiayaan yang memadai dengan coverage ratio di angka 116,33 persen.

3. BRIsyariah

PT Bank BRIsyariah Tbk. mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 235,14 persen secara yoy menjadi Rp248 miliar per kuartal IV/2020. Dari sisi aset, BRIsyariah tercatat sebesar Rp57,7 triliun atau meningkat 33,8 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Selain mencatat pertumbuhan laba, pertumbuhan pembiayaan dan dana murah perseroan juga mengalami peningkatan yang signifikan. Penyaluran pembiayaan sepanjang tahun lalu sebesar Rp40 triliun atau tumbuh 46,24 persen secara yoy.

Pertumbuhan pembiayaan yang signifikan ditopang oleh segmen ritel (SME, Mikro dan Konsumer) untuk memberikan imbal hasil yang lebih optimal. Secara rinci, pembiayaan mikro mencatat pertumbuhan tertinggi yakni 163 persen yoy menjadi Rp10,7 triliun.

Selain mikro, penyaluran pembiayaan untuk segmen kecil dan menengah sebesar Rp7,4 triliun atau tumbuh sebesar 65 persen yoy.

Pertumbuhan penyaluran pembiayaan juga diiringi perbaikan kualitas pembiayaan. NPF BRIsyariah pada bulan Desember 2020 tercatat 1,7 persen, turun dibandingkan dengan Desember 2019.

Dari sisi dana pihak ketiga, BRIsyariah mencatat pertumbuhan sebesar 44,61 persen. Pertumbuhan DPK ditopang oleh pertumbuhan dana murah sejalan dengan strategi pengendalian beban biaya dana.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Dukungan ANTAM Tangani Dampak Bencana Alam di Berbagai Wilayah di Indonesia

Next Post

Sepanjang 2020, Mandiri Syariah Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Naik 10,43 Persen

Related Posts

Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Indonesia: Konsolidasi Galangan Kapal Libatkan Industri Pendukung Maritim Dalam Negeri

4 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BYOND by BSI Luncurkan Fitur Baru, Perkuat Layanan Lewat Ekosistem E-Commerce

4 Maret 2026
Buyback Saham, BUMN Tambang Berencana Lakukan dalam Waktu Dekat
Berita

MIND ID Dukung Kebijakan Energi, Wujudkan Swasembada Nasional

4 Maret 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Mudik Gratis 2026: Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik

4 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Dukung Kelancaran Operasional Bisnis, Pengelolaan DHE SDA Kini Bisa Dipantau Real-Time Lewat Kopra by Mandiri

4 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Mencatat Core Profit Stabil sebesar Rp3,7 triliun Sepanjang 2025

4 Maret 2026
Next Post
Bank Syariah Mandiri Imbau Nasabah Bayar Pelunasan Biaya Haji Secara Digital

Sepanjang 2020, Mandiri Syariah Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Naik 10,43 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute

Garuda Indonesia Telah Melakukan Pembayaran Tunggakan Biaya Perawatan Pesawat Hingga Utang Bahan Bakar Avtur kepada Pertamina

5 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan

3 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Green Shipyard, Pilar Transformasi Industri Maritim Nasional

5 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Sebagai Wujud Rasa Syukur 48 Tahun Mengabdi untuk Negeri, Jasa Marga Gelar Tasyakuran dan Peringatan Menyambut Nuzulul Quran 1447H

1 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Indonesia: Konsolidasi Galangan Kapal Libatkan Industri Pendukung Maritim Dalam Negeri

by redaksi
4 Maret 2026
0

PT PAL Indonesia akan melibatkan seluruh industri pendukung maritim dalam negeri dalam proses konsolidasi galangan kapal nasional. Direktur Utama PT...

Read more
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BYOND by BSI Luncurkan Fitur Baru, Perkuat Layanan Lewat Ekosistem E-Commerce

4 Maret 2026
Buyback Saham, BUMN Tambang Berencana Lakukan dalam Waktu Dekat

MIND ID Dukung Kebijakan Energi, Wujudkan Swasembada Nasional

4 Maret 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Mudik Gratis 2026: Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik

4 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Dukung Kelancaran Operasional Bisnis, Pengelolaan DHE SDA Kini Bisa Dipantau Real-Time Lewat Kopra by Mandiri

4 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In