• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 14 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kinerja Bank Mandiri Diproyeksikan Menurun di Kuartal II/2020

by redaksi
7 Agustus 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 Pertumbuhan kinerja PT Bank Mandiri (BMRI) samar terjadi di tengah pandemi Covid-19. Permintaan kredit yang menurun serta jumlah restrukturisasi yang meningkat jadi pemberat pertumbuhan kinerja.

Lee Young Jun Analis Mireae Asset Sekuritas Indonesia mengatakan pelemahan ekonomi akibat pandemi membuat sektor perbankan jadi lebih berisiko jika dibandingkan dengan sektor lain. “Kami tidak melihat adanya pertumbuhan kinerja perbankan di tahun ini,” kata Young Jun, Kamis (6/8).

RelatedPosts

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

Faktor pemberat kinerja perbankan adalah rendahnya perolehan margin bunga bersih alias net interest margin (NIM). Selain itu, tingginya biaya kredit serta pertumbuhan pinjaman yang cenderung stagnan juga memberatkan kinerja perbankan.

Di kuartal II-2020, Young Jun memproyeksikan net interest income BMRI menurun 7% secara tahunan karena perlambatan pertumbuhan pinjaman dan rendahnya perolehan NIM. Selama PSBB, BMRI juga tidak bisa agresif menyaluran pinjaman baru.

Young Jun juga memproyeksikan biaya pencadangan (provisi) BMRI akan meningkat karena pinjaman dengan perhatian khusus atawa special mention loans (SML) bisa berubah menjadi kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). “Kami perkirakan biaya provisi melonjak 100%,” kata Young Jun.

Usaha BMRI meningkatkan kinerja semakin berat, karena masih terus melakukan restrukturisasi kredit terhadap debitur Bank Mandiri yang terdampak pandemi. Hingga 7 Juni 2020, Bank Mandiri telah menyetujui restrukturisasi kredit 404.000 debitur dengan jumlah kredit sebesar Rp 99 triliun.

Young Jun mengatakan restrukturisasi tersebut akan menurunkan pendapatan bunga. Namun, untuk NPL dan capital adequacy ratio (CAR) atawa rasio kecukupan modal, menurut Young Jun BNRI masih menjaga rasio tersebut karena tidak semua restrukturisasi kredit diperlakukan sama sebagai pinjaman biasa.

Alhasil, Young Jun memproyeksikan pendapatan BMRI menurun 57,6% secara tahunan untuk kuartal II 2020. “Tahun ini menjadi tahun tersulit bagi BMRI,” kata Young Jun.

Rahmi Marina Analis Maybank Kim Eng Sekuritas  menambahkan salah satu strategi Bank Mandiri untuk mencegah pembentukan NPL baru adalah dengan restrukturisasi pinjaman. “Ini dapat merestrukturisasi hingga 28% dari seluruh pinjaman,” kata Rahmi dalam riset.

Young Jun memproyeksikan pertumbuhan kredit BMRI akan melambat hanya tumbuh satu digit di kuartal II-2020. Sementara Rahmi memproyeksikan pertumbuhan pinjaman memang akan lebih rendah 5% secara tahunan.

Sementara, Young Jun juga menilai stimulus yang pemerintah berikan untuk sektor perbankan hanya akan berdampak secara terbatas. Belakangan, bank berlogo pita emas ini telah menyalurkan kredit Rp 12,05 triliun berbekal penempatan dana pemerintah Rp 10 triliun. Young Jun mengatakan stimulus pemerintah tersebut baru terasa pada laporan keuangan kuartal III-2020.

Meski begitu, Young Jun memproyeksikan NIM BMRI akan kembali stabil di semester II-2020. Menurut Young Jun BMRI akan menurunkan suku bunga deposito untuk mempertahankan NIM yang turun di kuartal II-2020. Namun, BMRI tidak mengubah bunga pinjaman baru. “Kami yakin NIM akan berada di sekitar 4% dan tidak separah perkiraan awal kami dan bank bisa menggunakan keuntungannya untuk biaya pendanaan,” kata Young Jun.

Dengan NIM yang berpotensi membaik, Young Jun mengubah perkiraan pendapatan BMRI di sepanjang tahun ini dari Rp 17 triliun menjadi Rp 17,4 triliun.

Sementara, Rahmi memperkirakan NIM BMRI menurun ke 4,8% dari 5,4% di tahun lalu. Meski begitu Rahmi tetap merekomendasikan beli saham BMRI dengan target harga Rp 5.600 per saham. Menurut Rahmi, tingginya biaya pencadangan akan membangun bantalan yang kuat untuk mencegah NPL naik selama masa restrukturisasi.

Sedangkan, Young Jun merekomendasikan hold saham BMRI di target harga Rp 5.280 per saham.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

IPC Lakukan Sosialisasi Aplikasi Sistem Operasi Manajemen dan Operasional Kapal

Next Post

Tawarkan Kemudahan Bagi Pelanggan, Citilink Sediakan Layanan Rapid Test Gratis

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

13 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

13 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

13 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

Kontribusi Signifikan dari Anak Usaha BRI pada Laba Rp57,13 triliun pada 2025

13 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Dari Kampus ke Dunia Kerja Program Ikatan Kerja ULBI Siapkan Talenta Logistik untuk Pos Indonesia

13 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Dukung Konektivitas Laut Timor Leste, PAL Indonesia Tuntaskan Perbaikan MV Berlin Ramelau

13 Maret 2026
Next Post
Upaya Citilink Indonesia Kurangi Penyebaran Virus Corona Lewat Armada Pesawat

Tawarkan Kemudahan Bagi Pelanggan, Citilink Sediakan Layanan Rapid Test Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan

Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan

2 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Idulfitri

4 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Sinergi ADHI Karya dan InJourney Hospitality, Perkuat Pengelolaan Industri Perhotelan Nasional

2 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Bersama Hakaaston Percepat Pemeliharaan Jalan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026

5 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

by redaksi
13 Maret 2026
0

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru meninjau langsung kesiapan operasional fungsional Ruas Tol Palembang–Betung...

Read more
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Sampel Produk Jasmine Aren Tembus Hongkong, PUSRI Dukung UMK Sumsel Go Global

13 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

13 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

13 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Kontribusi Signifikan dari Anak Usaha BRI pada Laba Rp57,13 triliun pada 2025

13 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In