Transportasi laut memegang peranan penting sebagai penghubung antarpulau di Indonesia, khususnya bagi masyarakat kepulauan dan wilayah terluar. Keberlanjutan layanan pelayaran menjadi faktor strategis dalam menjaga keterjangkauan logistik, pemerataan pembangunan, serta penguatan ekonomi nasional.
Dalam rangka memperkuat ekosistem logistik, PT PAL Indonesia bersama PT PELNI tengah melakukan perbaikan besar pada 2 (dua) armada vital, yaitu KM Umsini dan KM Tilongkabila. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi industri maritim nasional sekaligus menjawab arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas jalur laut sebagai urat nadi pembangunan dari Sabang hingga Merauke.
Proses pengerjaan mendapat perhatian khusus. Ini terlihat dari kunjungan jajaran komisaris kedua perusahaan di PT PAL Indonesia, pada Senin (25/08). Dari PT PAL Indonesia hadir Komisaris Cut Meutia Adrina didampingi COO Diana Rosa dan CMO Wiyono Komodjojo bersama jajaran. Sementara dari PT PELNI hadir Komisaris, Raden Suharto, Komisaris Independen Kristiyo Budiharto bersama rombongan.
Cut Meutia menyampaikan, “Kita semua berkomitmen untuk memastikan perusahaan selalu memberikan yang terbaik. Kepercayaan dari PELNI ini adalah wujud nyata bahwa PT PAL memiliki kemampuan dan dedikasi tinggi untuk mendukung keberlangsungan transportasi laut nasional,” ujar Cut Meutia Adrina.
Hal senada disampaikan Komisaris PELNI, Raden Suharto, yang menekankan pentingnya kerja sama ini untuk memperkuat ekosistem logistik nasional yang terintegrasi.
Perbaikan KM Umsini, kapal legendaris PELNI yang berhenti beroperasi lebih dari satu tahun akibat kebakaran, menjadi tantangan tersendiri bagi engineer PT PAL. Di sisi lain, docking KM Tilongkabila dilakukan untuk menjaga keselamatan serta keandalan kapal yang menjadi tulang punggung transportasi wilayah timur Indonesia. Dengan teknologi dan pengalaman yang dimiliki, PT PAL menargetkan kedua kapal segera kembali melayani masyarakat.
Direktur Produksi PT PAL, Diana Rosa, menegaskan kolaborasi dengan PELNI ini sejalan dengan visi besar PT PAL sebagai bagian dari solusi konektivitas nasional. “Peran PT PAL bukan sekadar menjaga keandalan kapal, melainkan juga memastikan bahwa kebutuhan masyarakat untuk tetap terhubung melalui transportasi laut dapat terus terpenuhi. Dengan kekuatan industri maritim nasional, kita hadir untuk menjawab tantangan mobilitas dan logistik bangsa ini,” ungkapnya.
Melalui layanan yang andal dan standar keselamatan tinggi, PT PAL berkomitmen menjaga kapal-kapal PELNI agar terus berlayar, menghubungkan masyarakat dari Sabang hingga Merauke dalam satu kesatuan maritim yang kokoh.
Tentang PT PAL Indonesia: PT PAL Indonesia merupakan perusahaan manufaktur bidang maritim terbesar di Indonesia. Kami memiliki keunggulan bisnis pada kapabilitas rancang (desain) bangun kapal perang, kapal niaga, dan rekayasa umum (general engineering). Selain itu, kami juga terbilang andal dalam pemeliharaan & perbaikan (harkan) serta overhaul produk-produk maritim baik kapal perang, kapal selam, kapal niaga, serta general engineering produk energi dan elektrifikasi.
Sumber PAL, edit koranbumn














