• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 23 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Komitmen pada Pemerataan Layanan Kesehatan, Hutama Karya Tandatangani Kontrak Pembangunan Dua RSUD di Kawasan Tengah dan Timur Indonesia

by redaksi
4 Mei 2025
in Berita
0
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali dipercaya untuk menggarap pembangunan infrastruktur kesehatan dengan diraihnya dua proyek baru pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di kawasan tengah dan timur Indonesia. Kedua proyek tersebut yakni RSUD Kota Bima di Nusa Tenggara Barat dan RSUD Sanana di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, dengan nilai total kontrak mencapai Rp 282,16 miliar. Pembangunan kedua proyek ini dalam rangka meningkatkan kapasitas rumah sakit eksisting di masing-masing daerah tersebut.

Penandatanganan kontrak untuk RSUD Kota Bima telah dilaksanakan pada Senin (14/4) oleh Direktur RSUD Kota Bima, Faturrahman dan EVP Divisi Gedung Hutama Karya, Nyoman Endi Mahendra serta disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Ahmad; bertempat di Aula RSUD Kota Bima. Sementara penandatanganan kontrak RSUD Sanana dilakukan pada Jumat (25/4) oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, Muhlis Soamole, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula, Suryati Abdullah, Pejabat Penandatangan Kontrak, Ulia H. Ngofangare, dan EVP Divisi Gedung Hutama Karya, Nyoman Endi Mahendra.

RelatedPosts

KPBN Berpartisipasi dalam Workshop Penyusunan Roadmap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PTPN Group Tahun 2026–2030

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa kedua proyek ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Bidang Kesehatan yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.

“Melalui pembangunan RSUD Kota Bima dan RSUD Sanana, Hutama Karya berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kapasitas rumah sakit daerah, khususnya di daerah terpencil. Kedua RSUD ini akan ditingkatkan dari Tipe D menjadi Tipe C, sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif bagi masyarakat setempat,” ujar Adjib.

Lebih lanjut Adjib menjelaskan Gedung RSUD Kota Bima sudah dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektar di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima. Dengan nilai kontrak sebesar Rp 130,3 miliar, RSUD ini akan memiliki luas bangunan 7.557 m² yang terdiri dari 3 lantai dan 1 lantai atap dengan target penyelesaian pada akhir Desember 2025.

Sementara itu, RSUD Sanana sudah dibangun di kawasan RSUD Sanana, Jalan Dr. Sibarani, Falahu, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula. Proyek senilai Rp149,6 miliar ini akan dibangun di atas lahan seluas 3,75 hektar dengan luas bangunan mencapai 7.400 m² yang terdiri dari bangunan 2 dan 3 lantai plus rooftop pada Blok A1, A, dan A2 dengan target rampung pada akhir Desember 2025.

Kedua RSUD tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas kesehatan sesuai standar rumah sakit Tipe C, termasuk layanan dokter spesialis dasar seperti penyakit dalam, bedah, kebidanan, dan anak. Selain itu, rumah sakit ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas modern seperti ruang operasi, ICU, NICU, laboratorium lengkap, dan peralatan radiologi canggih.

“Sebagai rumah sakit Tipe C, kedua RSUD ini akan memiliki kemampuan memberikan layanan spesialistik dasar, sehingga mampu menangani kasus medis yang lebih kompleks tanpa perlu merujuk pasien ke rumah sakit dengan tingkat pelayanan lebih tinggi,” tambah Adjib.

Khusus untuk RSUD Kota Bima, rumah sakit ini akan dilengkapi dengan 20 jenis ruangan termasuk IGD, radiologi, cytotoxic, farmasi, dan lainnya, dengan kapasitas 19 bed layanan saat ini. Untuk pengembangan ke depan, direncanakan akan ditingkatkan menjadi 119 bed dan 41 ruang kamar dengan 5 jenis kelas pelayanan.

Dalam pembangunannya, Hutama Karya akan menerapkan konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH) dengan fokus pada efisiensi penggunaan energi dan penggunaan material bersertifikat ramah lingkungan (Eco Labelling). Untuk RSUD Sanana, penekanan akan diberikan pada efisiensi penggunaan energi melalui selubung bangunan, sistem pengkondisian udara, dan sistem kelistrikan.

“Pendekatan keberlanjutan menjadi bagian integral dari konstruksi kedua RSUD ini. Kami berkomitmen untuk menerapkan standar Bangunan Gedung Hijau dari Kementerian PU untuk memastikan bangunan yang kami hasilkan tidak hanya berfungsi dengan baik, tetapi juga ramah lingkungan,” jelas Adjib.

Adapun lingkup pekerjaan Hutama Karya dalam kedua proyek ini meliputi perancangan, persiapan, struktur, arsitektur & interior; sistem mekanikal, elektrikal, dan pemipaan; utilitas & bangunan penunjang, hingga infrastruktur & lansekap. Proyek RSUD Kota Bima dikerjakan oleh Hutama Karya secara mandiri, sementara RSUD Sanana merupakan proyek joint operation dengan Pandu sebagai perencana, dengan komposisi 97,5% untuk Hutama Karya dan 2,5% untuk Pandu.

Dalam pelaksanaan proyek, Hutama Karya akan menerapkan standar keamanan dan keselamatan yang ketat, termasuk proteksi perimeter proyek dengan sound barrier, pagar PPDU, dan koordinasi dengan instansi terkait seperti Kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk transportasi peralatan dan material. Sekitar 10% tenaga kerja akan diserap dari masyarakat lokal untuk mendukung perekonomian setempat.

“Pembangunan kedua RSUD ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya dari segi peningkatan pelayanan kesehatan terutama bagi masyarakat di Kota Bima dan Kepulauan Sula, tetapi juga dari aspek ekonomi melalui peningkatan pendapatan per kapita daerah berkat tambahan SDM dokter spesialis dan potensi peningkatan kegiatan transaksi selama proses konstruksi dan setelah rumah sakit beroperasi,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

 

Previous Post

Transformasi Bisnis dan Tata Kelola, Menjadi Kunci Jasindo Cetak Kinerja Positif dan Perluas Pasar Asuransi

Next Post

ANTAM Perkuat Fundamental, Laba Triwulan Pertama Tahun 2025 Melonjak Menjadi Rp2,32 Triliun

Related Posts

KPBN Gelar Gowes Seduluran
Berita

KPBN Berpartisipasi dalam Workshop Penyusunan Roadmap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PTPN Group Tahun 2026–2030

23 Januari 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

23 Januari 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Anak Perusahaan

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri
Berita

InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa
Anak Perusahaan

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Potensi Serapan PPN Transaksi Luar Negeri oleh Anak Usaha BUMN Mencapai Rp84 triliun per tahun

23 Januari 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Nuon Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Program ‘Thrift & Give’

23 Januari 2026
Next Post
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

ANTAM Perkuat Fundamental, Laba Triwulan Pertama Tahun 2025 Melonjak Menjadi Rp2,32 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Buyback Saham, BUMN Tambang Berencana Lakukan dalam Waktu Dekat

Kolaborasi MIND ID dan CATL Membangun Fasilitas Produksi Baterai di Karawang

6 hari ago
Catat Performa Positif Sepanjang 2025, ITDC Tunjukkan Daya Saing Kawasan

Catat Performa Positif Sepanjang 2025, ITDC Tunjukkan Daya Saing Kawasan

6 hari ago
Kawasan Industri Wijayakusuma Sumbang Rp650 Juta untuk Penanganan Covid-19

TJSL KIW Salurkan Beasiswa Pendidikan Bagi Siswa Berprestasi Tingkat Sekolah Dasar

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Fokus pada Nilai Tambah dan Ekspansi Bisnis, Danantara akan Batasi Injeksi Modal Penyelamatan BUMN pada 2026

6 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Uncategorized

Proyek Jakarta Sewerage System (JSS) Package 3 Terus Dikebut, Tingkatkan Kualitas Kesehatan dan Lingkungan Jakarta

by redaksi
23 Januari 2026
0

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) selaku pemilik...

Read more
KPBN Gelar Gowes Seduluran

KPBN Berpartisipasi dalam Workshop Penyusunan Roadmap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PTPN Group Tahun 2026–2030

23 Januari 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

23 Januari 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri

InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

23 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In