PT TASPEN (Persero) telah menggelar kegiatan penguatan kapabilitas karyawan internal melalui Kick Off Culture Program & Learning Platform 2026 di Kantor Pusat TASPEN, Jumat (13/02). Rangkaian program komprehensif ini dirancang untuk memperkokoh integritas dan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar lebih adaptif dalam mendukung pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan. Melalui organisasi yang berintegritas dan unggul secara operasional, TASPEN berupaya menghadirkan layanan prima yang inovatif serta berorientasi penuh pada kepentingan peserta. Acara ini dibuka secara langsung oleh Rony Hanityo Aprianto selaku Direktur Utama PT TASPEN (Persero) dan dihadiri oleh Danang Widiasurya selaku VP Experience Management Danantara, serta segenap jajaran Direksi dan para insan TASPEN.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menyampaikan bahwa “Di tengah tuntutan transformasi yang semakin cepat, TASPEN memerlukan fondasi budaya yang kokoh serta kapabilitas karyawan yang relevan agar mampu memberikan perlindungan dan layanan optimal kepada para peserta. Melalui Culture Program and Learning Platform 2026, TASPEN berupaya untuk membangun dan mewujudkan organisasi yang berintegritas, adaptif, serta aktif dalam belajar agar mampu memberikan kinerja terbaik secara berkelanjutan”.
Dalam Culture Program ini, TASPEN melibatkan seluruh unit kerja, baik Kantor Pusat dan Kantor Cabang dalam program-program budaya, mulai dari Fraud Scan yang merupakan program Virtual Blindbox di mana unit kerja dapat memberikan masukan secara anonim terkait kejanggalan/potensi fraud dalam proses bisnis, Weekly Operational Meeting yang merupakan sesi mingguan untuk membahas suatu permasalahan, Performance Excellence Forum sebagai forum triwulan di mana unit kerja melakukan review terhadap pencapaian KPI, Service Behaviour Check sebagai feedback perilaku layanan guna memastikan layanan yang prima, hingga TASPEN Hackathon yang bertujuan untuk mengakselerasi budaya inovasi di unit kerja dengan membentuk tim kecil untuk meningkatkan inovasi.
Adapun inisiatif ini juga menawarkan program percepatan budaya belajar (Learning Racing) untuk mendorong kapabilitas karyawan melalui berbagai program pendidikan. Mulai dari Learning Catalog sebagai panduan pembelajaran terstruktur, Learning Platform melalui LinkedIn Learning dengan akses lebih dari 20.000 materi pembelajaran global, LIBER-T sebagai perpustakaan digital dengan koleksi e-book lokal dan internasional, serta SIMPLE sebagai sistem pembelajaran yang memperkuat technical competencies karyawan. Selain itu, program Learning Champion turut dihadirkan sebagai bentuk apresiasi bagi unit dan insan TASPEN yang menunjukkan kemampuan terbaik dalam pengembangan diri dan pembelajaran.
“Inisiatif ini merupakan bagian dari langkah strategis kami dalam memperkokoh posisi TASPEN sebagai Center of Excellence di bidang pengelolaan jaminan sosial dan dana pensiun ASN, yang adaptif terhadap transformasi dan konsisten menghadirkan perlindungan dan layanan terbaik bagi peserta. Hal ini juga menjadi bukti nyata TASPEN dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui terwujudnya kesejahteraan peserta untuk meningkatkan nilai ekonomi dan sosial Indonesia dengan memastikan layanan terbaik, transformasi digital dan penerapan tata kelola yang baik,” tutup Henra.














