• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 18 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Kontraksi di Kuartal I 2021, BRI Belum akan Revisi Target Pertumbuhan Kredit Tahun Ini

by redaksi
26 Mei 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) belum akan merevisi target pertumbuhan kredit tahun ini meskipun terjadi kontraksi di kuartal I. Perseroan masih optimis pemulihan ekonomi akan berlanjut sehingga permintaan kredit masih akan mengalami kenaikan.

Sunarso Direktur Utama BRI mengatakan, pihaknya masih akan menunggu perkembangan hasil penyaluran kredit pada semester I untuk bisa memutuskan apakah akan merevisi target pertumbuhan kredit yang sudah ditetapkan sekitar 6%-7% tahun ini.

RelatedPosts

Garuda Indonesia Bidik Pertumbuhan Kinerja Positif pada Periode Lebaran 2026

Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna, InJourney Destination Management Buka Program Mudik Gratis BUMN 2026 ke Yogyakarta

“Pertumbuhan kredit di kuartal I memang belum sesuai target. Untuk sementara kami tunggu dulu perkembangan semester I untuk bisa menetapkan apakan akan direvisi turun atau direvisi naik. Tetapi kami masih optimis sesuai dengan hasil survei tiga bulanan yang kami lakukan terkait indeks aktivitas dan optimisme bisnis,” kata Sunarso dalam konferensi pers virtual paparan hasil kinerja, Selasa (25/5).

Hasil survei menunjukkan bahwa aktivitas bisnis pelaku UMKM mengalami kenaikan dan optimisme mereka juga membaik. Selain itu, lanjut Sunarso, pelaku usaha juga menyakini bahwa pemerintah bisa mengelola ekonomi makro dengan baik.

Jika hasil semester I cukup bagus maka BRI akan melakukan upaya mengejar target dan sebaliknya jika tidak memungkinkan maka akan direvisi ke bawah.  Sunarso berharap setelah lebaran tidak terjadi kenaikan kasus Covid-19 secara signifikan sehingga perkiraan agar target masih bisa dicapai.

Dalam melakukan ekspansi kredit tahun ini, BRI masih akan tetap fokus pada segmen UMKM. Perseroan akan mengoptimalkan porsi UMKM meningkat hingga 85% dari posisi 80,6% pada kuartal I 2021.

Kredit BRI secara konsoldidasi per Maret 2021 tercatat mengalami kontraksi 1,77% menjadi Rp 914,19 triliun dari Rp 930,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Penurunan kredit BRI ini sebetulnya juga tidak lepas dari merger bank syariah Himbara menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Februari 2021.

Pada kuartal I tahun ini, perseroan sudah tidak mengkonsolidasikan pembiayaan BRI Syariah yang sudah menjadi bagian dari BSI. Adapun pada triwulan pertama 2020, pembiayaan BRI Syariah mencapai Rp 30,45 triliun.

Sunarso Direktur Utama BRI mengatakan, penopang utama pertumbuhan kredit BRI adalah kredit mikro yang mencapai Rp 360,03 triliun atau tumbuh 12,43% YoY dan kredit konsumer yang tumbuh 1,62 YoY menjadi Rp 145,06 triliun.

Sementara kredit korporasi dan kredit ke BUMN mengalami penurunan 12,3% YoY Rp 178,2 triliun. Kredit segmen kecil juga turun 2,2%  ke Rp 193,3 triliun dan kredit segmen menengah  kontraksi 2,3% jadi Rp 19,9 triliun.

Sunarso mengatakan, tantangan utama perbankan saat ini bukan mencari likuiditas, namun masih pada penyaluran kredit kepada sektor riil. likuiditas perseroan masih sangat longgar dimana loan to deposit ratio (LDR) per Maret 2021 tercatat 87,12%.

“Idealnya LDR bank 92% sehingga ruang untuk ekspansi kredit masih besar. Kondisi ini pula yang membuat kami tidak terlalu menggenjot pendanaan dimana pada kuartal I hanya tumbuh 1,9%,” katanya.

Menurutnya, dua hal yang paling signifikan dan paling elastis mempengaruhi pertumbuhan kredit adalah konsumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat.

“Oleh karenanya kami akan terus mengambil peran menjadi garda terdepan pemulihan ekonomi nasional dengan menjadi mitra utama pemerintah dalam menyalurkan berbagai bantuan dan stimulus untuk meningkatkan konsumsi dan daya beli masyarakat yang pada akhirnya akan mendorong permintaan kredit”, tambah Sunarso.

Sumber KOntan, edit koranbumn

Previous Post

Adhi Karya Yakin Gelar IPO Adhi Commuter Properti di Akhir Tahun Ini

Next Post

Dukung Budidaya Lobster, Jasindo Rancang Produk Asuransi Terlindungi Risiko Kerugian Para Nelayan

Related Posts

Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
Berita

Garuda Indonesia Bidik Pertumbuhan Kinerja Positif pada Periode Lebaran 2026

18 Februari 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

18 Februari 2026
Rencana Revitalisasi Anjungan Daerah DIY, TMII Audiensi dengan Gubernur DIY
Berita

Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna, InJourney Destination Management Buka Program Mudik Gratis BUMN 2026 ke Yogyakarta

18 Februari 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Layanan Kustodian BSI Diakui Internasional, Kelolaan Tembus Rp128 Triliun

18 Februari 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

BTN Catat Realisasi Penyaluran KPR FLPP Mencapai 6.000 Unit pada Periode Januari 2026

18 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

8 Perusahaan Lolos Tender Proyek Waste-to-Energy

18 Februari 2026
Next Post
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia

Dukung Budidaya Lobster, Jasindo Rancang Produk Asuransi Terlindungi Risiko Kerugian Para Nelayan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

IFG Life dan Anak Usaha Mencatat Pembayaran Klaim dan Manfaat Asuransi sebesar Rp10,7 triliun Sepanjang 2025

22 jam ago
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Berita Singkat BUMN: BKI, KBN, PT PP, PTPN 4 , WIKA, PELNI, Jasa Marga, Danareksa, KIM, PLN EG, Bank BSI, Jasa Tirta 2, Jamkrindo, SGN, WIKA Beton, BTN, Pupuk Kaltim, ADHI, PAL Indonesia, Pelindo, Telkomsel

4 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Merangkai Nilai dari Limbah, Strategi Bank Mandiri Perkuat UMKM Kriya Berbasis Ekosistem Berkelanjutan

7 hari ago
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

SDM Aset Utama, PGN Menciptakan Lingkungan Kerja Kondusif dan Kompetitif untuk Mendorong Produktivitas

3 hari ago
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
Berita

Garuda Indonesia Bidik Pertumbuhan Kinerja Positif pada Periode Lebaran 2026

by redaksi
18 Februari 2026
0

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) membidik pertumbuhan kinerja positif pada musim Lebaran 2026 seiring dengan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP)...

Read more
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

18 Februari 2026
Rencana Revitalisasi Anjungan Daerah DIY, TMII Audiensi dengan Gubernur DIY

Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Makna, InJourney Destination Management Buka Program Mudik Gratis BUMN 2026 ke Yogyakarta

18 Februari 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Layanan Kustodian BSI Diakui Internasional, Kelolaan Tembus Rp128 Triliun

18 Februari 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Catat Realisasi Penyaluran KPR FLPP Mencapai 6.000 Unit pada Periode Januari 2026

18 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In