• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 11 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Krakatau Steel Siap Penuhi Lonjakan Permintaan Menuju Indonesia Emas 2045

by redaksi
10 Januari 2026
in Berita, Korporasi
0
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menyambut proyeksi lonjakan konsumsi baja nasional yang akan didorong oleh implementasi Proyek Strategis Nasional (PSN) periode 2025–2029. Dengan kata lain, PSN dipandang sebagai katalis terkuat bagi kebangkitan industri baja. Proyeksi tersebut disampaikan oleh Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, berdasarkan kajian material flow terhadap struktur PSN terbaru.

Widodo menegaskan bahwa PSN bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi fondasi percepatan industrialisasi yang akan menempatkan baja sebagai komponen paling strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

RelatedPosts

Pemkot Surabaya Gandeng Danantara akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

Ratusan Ribu Warga Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Bantuan Sosial

BSI Fasilitasi UMKM Go Digital dan Go Global Melalui Ajang Expo

“PSN 2025–2029 tidak sekadar membangun proyek publik, tetapi membuka struktur permintaan baja baru yang berasal dari tumbuhnya kawasan industri, logistik, manufaktur, dan hilirisasi. Ketika infrastruktur publik terhubung dengan kawasan industri, multiplier konsumsi baja akan bergerak bertahap menuju level negara industri,” ujar Widodo Setiadharmaji.

PSN Sebagai Fondasi Pertumbuhan Permintaan Baja Nasional

Kenaikan konsumsi baja nasional dari 15,1 juta ton (2018) menjadi 17,6 juta ton (2023) menunjukkan tren pertumbuhan jangka panjang yang stabil. Dengan proyeksi mencapai 19,6 juta ton pada 2025, kebutuhan baja yang terus meningkat ini akan diperkuat oleh PSN 2025–2029 yang mencakup tujuh kelompok strategis di antaranya sektor pangan, air, energi, hilirisasi, transformasi digital, pembangunan manusia, kawasan industri, dan konektivitas.

Dari seluruh PSN, kebutuhan baja terbesar berasal dari pembangunan kawasan industri & KEK (12,4 juta ton) serta proyek konektivitas—jalan, rel, pelabuhan, bandara, dan utilitas kawasan (8,9 juta ton). Kedua kategori ini merupakan fondasi ekspansi sektor manufaktur dan logistik nasional.

PSN berfungsi sebagai public investment trigger, yakni investasi publik yang memicu peningkatan investasi swasta dalam skala besar. Multiplier effect ini akan mendorong permintaan baja dalam berbagai sektor seperti perumahan modern, pabrik, pusat logistik, data center, dan industri berat.

Indonesia Menuju Konsumsi Baja 100 Juta Ton

Kajian Widodo Setiadharmaji memproyeksikan bahwa konsumsi baja Indonesia akan tumbuh bertahap sebagai berikut ini:

2026–2029: naik dari 23 juta ton menjadi 32 juta ton

2030–2034: rata-rata 36 juta ton per tahun

2035–2039: rata-rata 59,5 juta ton per tahun

2040–2045: berpotensi menembus 100 juta ton per tahun

Menyikapi hal tersebut, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS) sebagai BUMN strategis dan produsen baja terintegrasi menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan PSN tersebut. Dengan proyeksi tersebut, Krakatau Steel menyatakan komitmennya sebagai tulang punggung pemenuhan baja nasional.

“PSN 2025–2029 merupakan momentum untuk memperkuat daya saing industri baja Indonesia dan memastikan kedaulatan industri dalam negeri. Kami siap bertransformasi dan memperluas kapasitas agar Indonesia tidak lagi bergantung pada baja impor,” ujar Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Krakatau Steel memandang tren ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat kapasitas produksi nasional dan untuk menekan impor. Melalui proyeksi tersebut, Krakatau Steel memastikan kebutuhan baja PSN, hilirisasi, dan ekspansi kawasan industri dapat dipenuhi melalui standar kualitas tinggi dan kemampuan produksi yang terintegrasi.

Mewujudkan Kemandirian Industri Baja Nasional

Agenda pembangunan nasional tertuang dalam Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Hal ini meliputi penguatan industrialisasi, efisiensi logistik, dan integrasi kawasan sebagai prioritas utama untuk memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.

Dalam kerangka ini, industri baja memiliki peran penting sebagai material dasar bagi seluruh rantai pembangunan, mulai dari infrastruktur, industri manufaktur, energi, hingga hilirisasi mineral. Konektivitas yang semakin baik dan kawasan industri yang semakin terintegrasi akan menciptakan permintaan baja yang lebih besar dan lebih stabil, sekaligus membuka ruang bagi Indonesia untuk memperkuat kemandirian industri.

Sejalan dengan arah tersebut, Krakatau Steel berperan sebagai aktor strategis dalam memastikan ketersediaan baja nasional yang berkualitas tinggi untuk seluruh kebutuhan pembangunan. Dengan transformasi yang saat ini tengah dijalankan, Krakatau Steel berada pada posisi yang tepat untuk mendukung implementasi Asta Cita, mulai dari penyediaan baja bagi PSN hingga peningkatan kapasitas pasokan untuk sektor hilirisasi dan manufaktur.

Di tengah agenda besar pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, Krakatau Steel akan terus memperkuat kontribusinya sebagai tulang punggung kedaulatan industri dan katalis bagi percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis industri. Hal ini sejalan dengan ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto demi kemakmuran rakyat Indonesia. Dan keberhasilan tersebut tak lepas dengan dukungan Danantara ke depannya.

Sumber Krakatau Steel

Previous Post

Danantara Telah Menerbitkan Surat Utang senilai total Rp11,38 triliun

Next Post

WORSKHOP BUMN DAN ANAK USAHA BUMN 13 FEBRUARI 2026 : APAKAH KERUGIAN BUMN BUKAN LAGI KERUGIAN NEGARA?

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Pemkot Surabaya Gandeng Danantara akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

11 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Ratusan Ribu Warga Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Bantuan Sosial

11 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BSI Fasilitasi UMKM Go Digital dan Go Global Melalui Ajang Expo

11 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026

11 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Menjalankan Amanat Danantara, Telkom Indonesia Melepas AdMedika

11 Maret 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Fokus pada Bisnis Inti, Telkom Indonesia Melakukan Pelepasan Anak Usaha AdMedika ke Fullerton Health

11 Maret 2026
Next Post

WORSKHOP BUMN DAN ANAK USAHA BUMN 13 FEBRUARI 2026 : APAKAH KERUGIAN BUMN BUKAN LAGI KERUGIAN NEGARA?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Respons Meningkatnya Eskalasi Konflik Timur Tengah, Bank Mandiri Perkuat Manajemen Risiko dan Tata Kelola

2 hari ago
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN

Bisa Diperdagangkan di BEI, OJK Menerbitkan Aturan ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

7 hari ago
Vale Masuk Daftar Fortune Southeast Asia 500

Vale Indonesia Memastikan akan Mengajukan Revisi RKAB Tahun Buku 2026

11 jam ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Resmi Operasikan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri 2026, Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Pemkot Surabaya Gandeng Danantara akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

by redaksi
11 Maret 2026
0

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama pemerintah pusat segera melakukan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) baru yang terletak di kawasan...

Read more
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Ratusan Ribu Warga Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Bantuan Sosial

11 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Fasilitasi UMKM Go Digital dan Go Global Melalui Ajang Expo

11 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026

11 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Menjalankan Amanat Danantara, Telkom Indonesia Melepas AdMedika

11 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In