• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 3 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Krakatau Steel Siap Penuhi Lonjakan Permintaan Menuju Indonesia Emas 2045

by redaksi
10 Januari 2026
in Berita, Korporasi
0
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menyambut proyeksi lonjakan konsumsi baja nasional yang akan didorong oleh implementasi Proyek Strategis Nasional (PSN) periode 2025–2029. Dengan kata lain, PSN dipandang sebagai katalis terkuat bagi kebangkitan industri baja. Proyeksi tersebut disampaikan oleh Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, berdasarkan kajian material flow terhadap struktur PSN terbaru.

Widodo menegaskan bahwa PSN bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi fondasi percepatan industrialisasi yang akan menempatkan baja sebagai komponen paling strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

RelatedPosts

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

Termasuk MoU Danantara-Exim Bank of Korea, 10 MoU Kerja Sama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

PP Presisi Meraih Kontrak Baru Proyek Bauksit Antam senilai Rp870 miliar

“PSN 2025–2029 tidak sekadar membangun proyek publik, tetapi membuka struktur permintaan baja baru yang berasal dari tumbuhnya kawasan industri, logistik, manufaktur, dan hilirisasi. Ketika infrastruktur publik terhubung dengan kawasan industri, multiplier konsumsi baja akan bergerak bertahap menuju level negara industri,” ujar Widodo Setiadharmaji.

PSN Sebagai Fondasi Pertumbuhan Permintaan Baja Nasional

Kenaikan konsumsi baja nasional dari 15,1 juta ton (2018) menjadi 17,6 juta ton (2023) menunjukkan tren pertumbuhan jangka panjang yang stabil. Dengan proyeksi mencapai 19,6 juta ton pada 2025, kebutuhan baja yang terus meningkat ini akan diperkuat oleh PSN 2025–2029 yang mencakup tujuh kelompok strategis di antaranya sektor pangan, air, energi, hilirisasi, transformasi digital, pembangunan manusia, kawasan industri, dan konektivitas.

Dari seluruh PSN, kebutuhan baja terbesar berasal dari pembangunan kawasan industri & KEK (12,4 juta ton) serta proyek konektivitas—jalan, rel, pelabuhan, bandara, dan utilitas kawasan (8,9 juta ton). Kedua kategori ini merupakan fondasi ekspansi sektor manufaktur dan logistik nasional.

PSN berfungsi sebagai public investment trigger, yakni investasi publik yang memicu peningkatan investasi swasta dalam skala besar. Multiplier effect ini akan mendorong permintaan baja dalam berbagai sektor seperti perumahan modern, pabrik, pusat logistik, data center, dan industri berat.

Indonesia Menuju Konsumsi Baja 100 Juta Ton

Kajian Widodo Setiadharmaji memproyeksikan bahwa konsumsi baja Indonesia akan tumbuh bertahap sebagai berikut ini:

2026–2029: naik dari 23 juta ton menjadi 32 juta ton

2030–2034: rata-rata 36 juta ton per tahun

2035–2039: rata-rata 59,5 juta ton per tahun

2040–2045: berpotensi menembus 100 juta ton per tahun

Menyikapi hal tersebut, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS) sebagai BUMN strategis dan produsen baja terintegrasi menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan PSN tersebut. Dengan proyeksi tersebut, Krakatau Steel menyatakan komitmennya sebagai tulang punggung pemenuhan baja nasional.

“PSN 2025–2029 merupakan momentum untuk memperkuat daya saing industri baja Indonesia dan memastikan kedaulatan industri dalam negeri. Kami siap bertransformasi dan memperluas kapasitas agar Indonesia tidak lagi bergantung pada baja impor,” ujar Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Krakatau Steel memandang tren ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat kapasitas produksi nasional dan untuk menekan impor. Melalui proyeksi tersebut, Krakatau Steel memastikan kebutuhan baja PSN, hilirisasi, dan ekspansi kawasan industri dapat dipenuhi melalui standar kualitas tinggi dan kemampuan produksi yang terintegrasi.

Mewujudkan Kemandirian Industri Baja Nasional

Agenda pembangunan nasional tertuang dalam Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Hal ini meliputi penguatan industrialisasi, efisiensi logistik, dan integrasi kawasan sebagai prioritas utama untuk memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.

Dalam kerangka ini, industri baja memiliki peran penting sebagai material dasar bagi seluruh rantai pembangunan, mulai dari infrastruktur, industri manufaktur, energi, hingga hilirisasi mineral. Konektivitas yang semakin baik dan kawasan industri yang semakin terintegrasi akan menciptakan permintaan baja yang lebih besar dan lebih stabil, sekaligus membuka ruang bagi Indonesia untuk memperkuat kemandirian industri.

Sejalan dengan arah tersebut, Krakatau Steel berperan sebagai aktor strategis dalam memastikan ketersediaan baja nasional yang berkualitas tinggi untuk seluruh kebutuhan pembangunan. Dengan transformasi yang saat ini tengah dijalankan, Krakatau Steel berada pada posisi yang tepat untuk mendukung implementasi Asta Cita, mulai dari penyediaan baja bagi PSN hingga peningkatan kapasitas pasokan untuk sektor hilirisasi dan manufaktur.

Di tengah agenda besar pembangunan menuju Indonesia Emas 2045, Krakatau Steel akan terus memperkuat kontribusinya sebagai tulang punggung kedaulatan industri dan katalis bagi percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis industri. Hal ini sejalan dengan ASTA CITA Presiden Prabowo Subianto demi kemakmuran rakyat Indonesia. Dan keberhasilan tersebut tak lepas dengan dukungan Danantara ke depannya.

Sumber Krakatau Steel

Previous Post

Danantara Telah Menerbitkan Surat Utang senilai total Rp11,38 triliun

Next Post

WORSKHOP BUMN DAN ANAK USAHA BUMN 13 FEBRUARI 2026 : APAKAH KERUGIAN BUMN BUKAN LAGI KERUGIAN NEGARA?

Related Posts

INA dan DP World Dubai Tandatangani Kerja Sama Strategis Senilai 7,5 Miliar Dolar
Berita

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

3 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Termasuk MoU Danantara-Exim Bank of Korea, 10 MoU Kerja Sama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

3 April 2026
PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar
Anak Perusahaan

PP Presisi Meraih Kontrak Baru Proyek Bauksit Antam senilai Rp870 miliar

3 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Kerja Sama Danantara Indonesia dengan Mandiri Investment, dan SMBC Aviation Capital Pembentukan Mandiri Aviation Leasing Fund senilai US$800 juta

3 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

2 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Harapan Baru Warga Bantaran Rel: Pemerintah Siapkan Hunian Layak dan Terjangkau

2 April 2026
Next Post

WORSKHOP BUMN DAN ANAK USAHA BUMN 13 FEBRUARI 2026 : APAKAH KERUGIAN BUMN BUKAN LAGI KERUGIAN NEGARA?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Lewat TJSL, TIMAH Perkuat Upaya Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

7 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

3 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Mandiri Utama Finance Optimistis Pembiayaan Kendaraan Listrik Memiliki Prospek Positif pada 2026

2 hari ago
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute

Garuda Indonesia Group Melayani 1,1 juta penumpang Selama Periode Lebaran 2026

2 hari ago
INA dan DP World Dubai Tandatangani Kerja Sama Strategis Senilai 7,5 Miliar Dolar
Berita

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

by redaksi
3 April 2026
0

Pemerintah menunjuk anggota dewan pengawas profesional di Indonesia Investment Authority (INA), di tengah upaya meningkatkan kredibilitas sovereign wealth fund tersebut.Menteri...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Termasuk MoU Danantara-Exim Bank of Korea, 10 MoU Kerja Sama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

3 April 2026
PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar

PP Presisi Meraih Kontrak Baru Proyek Bauksit Antam senilai Rp870 miliar

3 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Kerja Sama Danantara Indonesia dengan Mandiri Investment, dan SMBC Aviation Capital Pembentukan Mandiri Aviation Leasing Fund senilai US$800 juta

3 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

2 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In