• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 23 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Laba bersih Emiten BUMN dan Anak Usaha Capai Rp 81 triliun pada Kuartal III 2021

by redaksi
6 Desember 2021
in Berita
0
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Laba bersih emiten-emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN), anak usaha BUMN, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selama sembilan bulan pertama 2021 sudah tembus Rp 81 triliun. Angka ini didapat dari 27 emiten dalam kategori tersebut yang sudah menyampaikan laporan keuangan periode Januari-September 2021 per Kamis (2/12) pagi di situs web Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sebanyak 27 emiten ini berasal dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, konstruksi, pertambangan, transportasi, energi, farmasi, semen, telekomunikasi, pariwisata, barang konsumsi, hingga industri baja. Ada 24 emiten yang menggunakan mata uang rupiah dalam laporan keuangannya, sementara tiga emiten sisanya menggunakan dollar Amerika Serikat (AS).

RelatedPosts

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

Berdasarkan perhitungan Kontan.co.id dari data tersebut, akumulasi laba bersih 24 perusahaan yang menggunakan mata uang rupiah mencapai Rp 81,07 triliun. Perolehan ini bertambah Rp 25,66 triliun atau meningkat 46,31% year on year (yoy) dari realisasi laba bersih periode sama tahun 2020 yang sebesar Rp 55,41 triliun.

Sementara itu, akumulasi bottom line tiga emiten yang menggunakan mata uang dolar AS dalam laporannya, yakni PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS), dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) justru merugi US$ 1,32 miliar. Jumlah ini naik 25,5% yoy dari akumulasi rugi bersih per September 2020 yang sebesar US$ 1,05 miliar yang disebabkan oleh membengkaknya rugi GIAA.

Secara umum, sebagian besar emiten tersebut (16 dari 27 perusahaan) mencatatkan kenaikan laba bersih single digit, puluhan persen, hingga ratusan persen. Enam emiten juga berhasil membalikkan rugi bersih menjadi laba bersih, yaitu PT Indofarma Tbk (INAF), PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR), PT Timah Tbk (TINS), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), dan Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS).

Di sisi lain, dua emiten justru mencatatkan penurunan laba bersih, yakni PT Elnusa Tbk (ELSA) sebesar 79,925% yoy menjadi Rp 37,36 miliar dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) minus 9,99% yoy menjadi Rp 1,39 triliun. Sementara sisa tiga perusahaan masih membukukan kerugian, sebut saja GIAA, PT BPD Banten Tbk (BEKS), dan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA).

Untuk tahun 2022, Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan menilai, secara keseluruhan, potensi perbaikan kinerja keuangan tahun depan terbuka seiring dengan ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi dari proyeksi tahun 2021. Upaya vaksinasi juga dapat mengurangi risiko ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 meski di akhir tahun ini perlu mencermati perkembangan varian baru Omicron.

Akan tetapi, sektor perbankan dan konstruksi bangunan menjadi yang paling ia jagokan. Menurut dia, perbankan BUMN terutama yang berkapitalisasi pasar besar masih akan mampu melanjutkan kinerja positifnya. Bahkan, industri perbankan diprediksi bakal menjadi penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun depan.

Hal ini didasari oleh pengalaman pada tahun 2013 dan 2014 lalu. Pada saat itu, saham-saham perbankan menjadi yang pertama kali rebound setelah fluktuasi akibat tapering off Federal Reserve. Terlebih lagi, Sektor Perbankan Indonesia (SPI) juga berada dalam tren positif, terutama sejak memasuki kuartal ketiga 2021 sejalan dengan perbaikan berbagai indikator aktivitas konsumsi dan manufaktur.

“Tren positif ini diperkirakan berlanjut hingga tahun 2022, didasari ekspektasi peningkatan kebutuhan pendanaan sejalan dengan pemulihan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ungkap Valdy saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (2/12).

Lebih lanjut, meningkatnya permintaan pendanaan juga ditopang oleh kecenderungan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan kebijakan moneter akomodatif hingga tahun 2022. Terbaru, BI kembali mempertahankan 7-day RR Rate di level 3,50% pada November 2021.

Selain perbankan, BUMN konstruksi bangunan juga menjadi salah satu sektor yang dapat diperhatikan di tahun 2022 seiring dengan kinerja yang diperkirakan membaik. Terlebih lagi, terdapat perkembangan positif atas upaya divestasi dan restrukturisasi utang dari emiten-emiten konstruksi di tahun 2021.

“Pertimbangan lainnya adalah alokasi anggaran untuk infrastruktur yang masih cukup besar di tahun 2022, yakni Rp 384,8 triliun. Hal ini menunjukkan fokus pemerintah pada upaya pemerataan infrastruktur, termasuk rencana pemindahan Ibu Kota Negara,” kata Valdy.

Ia juga memprediksi, kinerja keuangan produsen semen bakal ikut membaik di tahun 2022. Potensi tersebut sejalan dengan pemulihan sektor properti dan ekspektasi berlanjutnya fokus pemerintah pada pemerataan infrastruktur di Indonesia.

Oleh sebab itu, saham-saham dari tiga sektor tersebut menjadi pilihan teratasnya. Ia merekomendasikan BBNI dengan target harga Rp 8.300 per saham, BBRI Rp 4.850, BMRI Rp 8.300, WIKA Rp 1.463, WSKT Rp 1.050, PTPP Rp 1.410, dan SMGR Rp 11.500 per saham.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas juga melihat prospek bagus pada saham-saham emiten yang berhasil mencatatkan kenaikan laba. Begitu juga dengan emiten yang membalikkan rugi menjadi laba. “Peluang untuk kembali tumbuh akan selalu ada seiring pemulihan ekonomi,” ucap Sukarno.

Sukarno menilai, saham-saham perbankan, telekomunikasi, dan infrastruktur menarik untuk diperhatikan. Sebut saja BBRI, BBTN, BMRI, BBNI, TLKM, JSMR, WSKT, PTPP, ADHI, WIKA, ANTM, PGAS, dan PTBA.  “Investor bisa buy saham-saham tersebut, tetapi tetap perhatikan teknikal kalau mau masuk. Ketika sudah ada sinyal, baru bisa beli,” ucap dia.

Di samping itu, emiten-emiten yang mencatatkan penurunan bottom line juga berpeluang untuk tumbuh seiring pemulihan ekonomi. Bahkan, yang masih merugi bisa saja kembali laba meskipun agak berat terutama untuk GIAA.

Menurut dia, GIAA baru bisa berpotensi laba jika kondisi penerbangan sudah normal. Bernada serupa, Valdy pun melihat emiten BUMN terkait bisnis perjalanan masih akan menemui hambatan pada tahun depan.  “Sektor ini diperkirakan bisa pulih sepenuhnya jika Covid-19 benar-benar sudah terkendali di Indonesia. Sementara saat ini saja dunia masih dihadapkan dengan risiko varian baru jadi kondisi 2022 masih akan menantang,” ungkap Valdy.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Terapkan Prokes Secara Disiplin, KAI Kembali Pertahankan Safe Guard Label SIBV untuk Kedua Kalinya

Next Post

Persiapan BNI akan Rights Issue Tahun Depan

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

22 Maret 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

22 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

22 Maret 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
Berita

BSN Optimalkan Layanan Kantor Cabang Selama Libur Lebaran

22 Maret 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan
Berita

PGN Berangkatkan Pemudik Lewat Program Mudik Gratis 2026

22 Maret 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

ANTAM Perkuat Kedaulatan Emas Nasional, Teken GSPA 6 Ton per Tahun dengan Merdeka Group

22 Maret 2026
Next Post
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Persiapan BNI akan Rights Issue Tahun Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya dan HK Realtindo Salurkan 267 Kilogram Barang Donasi Ramadan Bagi 200 Warga Cipinang Cempedak

4 hari ago
Kawasan Industri Wijayakusuma Sumbang Rp650 Juta untuk Penanganan Covid-19

Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran , KIW Kembali Selenggarakan Program Mudik Gratis Tahun 2026

4 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Dukung Program “Mudik Nyaman Bersama” Kementerian PU Melalui Jalan Tol Trans Sumatra

3 hari ago
Nindya Karya Gelar Audit Standar Sistem Mutu, K3 dan Lingkungan

Nindya Karya Dukung Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkatkan 225 Pemudik ke Yogyakarta dan Surabaya

5 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

by redaksi
22 Maret 2026
0

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang yang kini telah mencapai hampir 100 persen....

Read more
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

22 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

22 Maret 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

BSN Optimalkan Layanan Kantor Cabang Selama Libur Lebaran

22 Maret 2026
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

PGN Berangkatkan Pemudik Lewat Program Mudik Gratis 2026

22 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In