• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 18 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Langkah Bank Himbara Restrukturisasi Utang BUMN Bermasalah

by redaksi
7 Juni 2021
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Remunerasi 2019, BNI Naik BTN Turun
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kondisi keuangan sejumlah perusahaan pelat merah atau badan usaha milik negara (BUMN) semakin mengkhawatirkan di tengah pandemi Covid-19  yang belum berakhir.  Mereka menderita kerugian akibat pukulan pandemi tersebut ditambah dengan beban utang yang harus ditanggung. Tumpukan utang jangka pendek tengah menanti untuk diselesaikan.

Utang-utang tersebut termasuk berasal dari perbankan. Bank Himbara yang memiliki eksposur kredit cukup besar ke saudara-saudaranya sesama BUMN saat ini dihadapkan dengan risiko besar jika tidak segera dilakukan penyelesaian.

RelatedPosts

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

Selain Garuda Indonesia yang menghadapi krisis keuangan dengan total utang jatuh tempo hingga Mei 2021 mencapai Rp 70 triliun, ada beberapa BUMN lain yang sedang merugi dan sekaligus dihadapkan dengan tingginya utang jangka pendek.

PT Waskita Karya Tbk misalnya per akhir 2020 memiliki utang jangka pendek Rp 43 triliun dimana Rp 17,86 triliun merupakan utang bank jangka pendek dan Rp 1,22 triliun utang bank jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam setahun. Tahun lalu, perusahaan konstruksi ini merugi Rp 9,49 triliun.

Adapun pinjaman jangka pendek Garuda Group ke perbankan per September 2020 mencapai US$ 754,3 juta dan utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu setahun mencapai US$ 92,6 juta.

PT Angkasa Pura II juga merugi Rp 2,49 triliun tahun lalu. Pengelola bandara yang berfokus pada area Indonesia bagian barat ini tercatat memiliki utang jangka pendek per Desember 2020 sebesar Rp 6,78 triliun, itu termasuk utang bank jangka pendek sebesar Rp 526,55 miliar dan utang bank jangka panjang yang jatuh tempo dalam setahun sebesar Rp Rp 229,59 miliar.

Utang bank jangka pendek ini berasal dari BNI sebesar Rp 362,9 miliar yang jatuh tempo pada 28 Mei 2021 dan sisanya dari Maybank Indonesia yang jatuh tempo 3 Juni 2021..

PT Angkasa Pura I mencatatkan utang jangka pendek Rp 4,76 triliun per akhir 2020 dimana Rp 110,49 triliun merupakan utang bank jangka pendek dan Rp 281,5 miliar utang pinjaman bank jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam setahun. Pengelola bandara yang fokus di wilayah timur ini membukukan kerugian Rp 2,32 triliun tahun lalu.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI ) tercatat memiliki kredit ke pihak berelasi dengan perseroan, termasuk ke BUMN selaku institusi yang sama-sama dimiliki pemerintah, sebesar Rp 100,99 triliun per Maret 2021. Itu setara 18,05% terhadap total kredit perseroan.

David Pirzana, Direktur Manajemen Risiko BNI mengatakan, beberapa kredit ke BUMN sudah berhasil direstrukturisasi seperti Krakatau Steel dan PTPN Group dan beberapa sedang dalam proses menuju restrukturisasi.

“Beberapa kasus yang kita sudah restrukturisasi, mendapat dukungan yang kuat dari pemerintah melalui Kementerian untuk memfasilitasi prosesnya dan melakukan komunikasi dengan kreditur di luar Himbara,” katanya

Adapun debitur BUMN di BNI yang sedang dalam proses untuk direstrukturisasi adalah Waskita dan Garuda. David bilang, keduanya sudah masuk masuk Loan at Risk (LaR) atau kredit berisiko.

Keduanya tidak diberikan program restrukturisasi Covid-19 karena tidak memenuhi syarat atau sudah bermasalah sebelum pandemi mencuat. Program relaksasi restrukturisasi Covid-19 hanya boleh diberikan kepada debitur yang usahanya bermasalah setelah pandemi.

Untuk memitigasi potensi pemburukan aset pada debitur BUMN yang mengalami masalah, BNI sudah menyiapkan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang cukup. Jumlah pencadangan yang dialokasikan berbeda tergantung dengan kondisi di masing-masing BUMN.

Semakin besar potensi kerugiannya maka CKPNnya semakin besar. “Sebagai ilustrasi, CKPN Garuda lebih besar dibanding Waskita,” ujar David.

Sementara BRI tercatat memiliki kredit ke pihak afiliasinya sebesar Rp 75,103 triliun atau 8,21% terhadap total kredit perseroan per Maret 2021.

Menurut Agus Sudiarto, Direktur Management Resiko BRI, kualitas kredit ke debitur BUMN di BRI secara umum cukup terjaga dengan baik dengan rasio non performing loan (NPL) sekitar 1,3%. Itu masih berada di bawah NPL BRI secara total.

Agus mengakui, beberapa BUMN mengalami penurunan performa akibat pandemi Covid-19. Untuk debitur-debitur yang menghadapi gangguan ini telah dilakukan restrukturisasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Beberapa restrukturisasi yang sudah terlaksana dengan baik diantaranya Krakatau Steel dan PTPN Group,” ungkapnya.

Agus tidak menyebutkan BUMN mana yang mengalami masalah dan sedang dalam proses untuk restrukturisasi. Namun, bank ini tercatat memiliki kredit Rp 3,3 triliun ke Garuda Group per Maret 2021 dan Rp 2,76 triliun ke Waskita.

Sedangkan Bank Mandiri tercatat memiliki eksposur kredit ke pihak berelasi paling besar dibanding Himbara lainnya.  Totalnya mencapai Rp 181,48 triliun atau 18,85% terhadap total kredit perseroan per Maret 2021. Pihak berelasi ini bukan hanya BUMN, tetapi juga karyawan kunci Bank Mandiri dan perusahaan yang memiliki kaitan dengan pengurus perseroan.

Untuk mengantisipasi risiko pemburukan kredit, Bank Mandiri telah menyiapkan CKPN sebesar Rp 67,26 triliun hingga Maret 2021.  Adapun BTN memiliki outstanding kredit ke pihak berelasi Rp 16,97 triliun atau 6,49% terhadap total kredit perseroan. Sebagian besar diberikan pada perusahaan pelat merah yang berkaitan dengan properti dan konstruksi.

Sumber Kontan, edit koranbumn

 

Previous Post

Telkomsel Perkuat kemitraan Strategis dengan Schneider

Next Post

Lowongan Kerja BUMN 2021 : ASDP Indonesia Ferry

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

18 Maret 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

18 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

18 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Berangkatkan 750 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

18 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

18 Maret 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Kunjungi Proyek Sekolah Rakyat di Singkawang dan Pontianak, Menko Infrastruktur AHY Tekankan Pentingnya Infrastruktur Pendidikan

18 Maret 2026
Next Post
ASDP Mulai Mewajibkan Pembelian Tiket Online Hari Ini

Lowongan Kerja BUMN 2021 : ASDP Indonesia Ferry

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Dukung Pemerintah Jaga Kelancaran Arus Mudik Periode Lebaran 2026, Jasa Marga Berikan Diskon Tarif Tol 30% di 9 Ruas Jalan Tol

7 hari ago
Tingkatkan Penghijauan Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP dan Pemprov Lampung Gelar Penanaman Pohon

Mudik Lebaran 2026: Diprediksi 108 Ribu Penumpang dan 353 Ribu Kendaraan akan Menyeberang dari Sumatera menuju Jawa

3 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Pemerintah Siapkan Mudik Lebaran 2026, Diperkirakan 143,9 Juta Orang Akan Bepergian

11 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Rosan Roeslani Ungkap Salah Satu Peran Danantara Menjadi Penggerak Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 8 persen

4 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

by redaksi
18 Maret 2026
0

PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengaturan (BP) BUMN berkontribusi dalam penyelenggaraan Program...

Read more
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

18 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

18 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Berangkatkan 750 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

18 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

18 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In