• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 22 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menerima Suntikan Dana Danantara, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp2,33 triliun di Semester I 2025

by redaksi
26 September 2025
in Berita
0
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
0
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
 PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA), yang telah mendapatkan suntikan dana Danantara sebesar Rp6,65 triliun, tercatat masih mencetak rugi bersih senilai Rp2,33 triliun sepanjang semester I/2025.

GIAA mengajukan dana segar kepada Danantara yang proposalnya diajukan pada 21 Mei 2025. Danantara butuh waktu 2 bulan untuk resmi menyuntikkan modal sebesar US$405 juta atau setara Rp6,65 triliun kepada Garuda.

Danantara memberikan dukungan awal berupa pinjaman pemegang saham (shareholder loan) senilai Rp6,65 triliun sebagai bagian dari total dukungan pembiayaan yang dirancang mencapai US$1 miliar.

RelatedPosts

InJourney Bakal Mengelola 106 hotel dan Mentransformasi Lima Bandara pada Tahun Ini

4 Tahun InJourney Perkuat Ekosistem Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan

Sambut Bulan K3 Nasional 2026, Asuransi Jasindo Perkuat Literasi Asuransi

Dari jumlah tersebut, PT Citilink Indonesia selaku anak usaha GIAA akan diberikan dalam bentuk shareholder loan sebesar Rp4,83 triliun. Dengan begitu, nilai bersih yang diterima Garuda adalah Rp1,82 triliun.

Fase awal kolaborasi difokuskan pada perawatan dan peningkatan kesiapan operasional armada Garuda Indonesia Group, baik Garuda sebagai full service carrier (FSC) maupun Citilink sebagai low cost carrier (LCC).

Selanjutnya, Danantara dan Garuda akan melanjutkan transformasi dengan menitikberatkan pada optimalisasi kinerja operasional dan finansial sebagai bagian dari agenda jangka panjang menuju maskapai berkelanjutan.

Akan tetapi, berdasarkan laporan keuangan, GIAA membukukan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$143,7 juta atau Rp2,33 triliun (kurs Jisdor Rp16.231 per dolar AS 30 Juni 2025) pada semester I/2025.

Rugi bersih GIAA tercatat meningkat 41,36% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan dengan rugi periode yang sama tahun sebelumnya US$101,65 juta atau Rp1,64 triliun.

Kondisi tersebut sejalan dengan penurunan pendapatan usaha 4,47% yoy menjadi US$1,54 miliar pada semester I/2025, dibandingkan US$1,62 miliar pada semester I/2024.

Pendapatan GIAA berasal dari penerbangan terjadwal mencapai US$1,18 miliar pada semester I/2025, turun dibandingkan pendapatan penerbangan terjadwal pada semester I/2024 sebesar US$1,27 miliar.

Kemudian, pendapatan dari penerbangan tidak berjadwal GIAA mencapai US$205,83 juta, naik dari US$177,96 juta. Lalu, pendapatan GIAA lainnya turun menjadi US$158,2 juta, dari sebelumnya US$167,57 juta.

Meski begitu, beban usaha GIAA menyusut 1,82% menjadi US$1,5 miliar pada semester I/2025, dibandingkan US$1,53 miliar pada semester I/2024.

Beban operasional penerbangan Garuda Indonesia susut menjadi US$765,4 juta dari sebelumnya US$839,12 juta. Namun, beban pemeliharaan dan perbaikan membengkak menjadi US$318,96 juta, dari sebelumnya US$257,57 juta.

GIAA pun masih berkutat dengan ekuitas negatif usai liabilitas GIAA melebihi asetnya. Tercatat, aset GIAA mencapai US$6,51 miliar pada periode yang berakhir 30 Juni 2025. Sementara, liabilitas GIAA mencapai US$8,01 miliar. Alhasil, ekuitas negatif GIAA mencapai US$1,49 miliar.

Kondisi tersebut tidak membuat pemerintah bergeming untuk melanjutkan wacana merger antara Pelita Air dan Garuda Indonesia.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani menyebut wacana itu masih dalam tahap kajian mendalam.

“Ya masih semua masih dikaji kok ya,” ujar Rosan saat ditemui di Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Menurutnya, pertimbangan utama dari rencana penggabungan dua maskapai tersebut adalah untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing industri penerbangan nasional.

Sebelumnya, Direktur Niaga Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim mengatakan kinerja keuangan seperti kerugian dan ekuitas negatif menjadi perhatian perseroan. Namun, perseroan tengah berupaya menjalankan berbagai strategi guna mendongkrak kinerja keuangannya.

“Fokus utama kami tidak hanya membalikkan kinerja ke positif, tapi kokoh. Kami berupaya wujudkan laba positif dan ekuitas on the track,” kata Reza dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI pada Senin (22/9/2025).

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Setelah Insiden Longsor, Freeport Prediksi Operasi Tambang Grasberg Block Cave Baru Pulih pada 2027

Next Post

BRI Telah Menyiapkan Dana Pelunasan Green Bond senilai Rp4,15 triliun

Related Posts

Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri
Berita

InJourney Bakal Mengelola 106 hotel dan Mentransformasi Lima Bandara pada Tahun Ini

21 Januari 2026
4 Tahun InJourney Perkuat Ekosistem Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan
Berita

4 Tahun InJourney Perkuat Ekosistem Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan

21 Januari 2026
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia
Berita

Sambut Bulan K3 Nasional 2026, Asuransi Jasindo Perkuat Literasi Asuransi

21 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Forum World Economic Forum 2026, Danantara Menegaskan Mandat Ganda Sebagai Pengelola Investasi Negara

21 Januari 2026
Siap Jalani Penugasan Sebagai GovTech Indonesia, Peruri Bawa Spirit Baru Melalui Peluncuran Logo
Berita

PERURI Gerak Cepat Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Banjir di Karawang

21 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina dan Kemenhut Optimalkan Fungsi Hutan Khusus

21 Januari 2026
Next Post
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020

BRI Telah Menyiapkan Dana Pelunasan Green Bond senilai Rp4,15 triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia

Pupuk Indonesia Dukung Rehabilitasi Lahan Pertanian Terdampak Banjir Sumatera

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Penguatan Infrastruktur Teknologi, Danantara Melanjutkan Upaya Restrukturisasi Anggota Himbara

7 hari ago
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

TIMAH Salurkan Dana Rp7 Miliar Lewat Program PUMK untuk Dukung Pengembangan 117 UMKM di Wilayah Operasional

2 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Perkuat Value Chain Dorong Pertumbuhan UMKM

5 hari ago
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri
Berita

InJourney Bakal Mengelola 106 hotel dan Mentransformasi Lima Bandara pada Tahun Ini

by redaksi
21 Januari 2026
0

Holding BUMN aviasi dan pariwisata InJourney menyatakan bahwa bakal mengelola 106 hotel dan mentransformasi lima bandara pada tahun ini. Langkah ini berlanjut...

Read more
4 Tahun InJourney Perkuat Ekosistem Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan

4 Tahun InJourney Perkuat Ekosistem Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan

21 Januari 2026
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia

Sambut Bulan K3 Nasional 2026, Asuransi Jasindo Perkuat Literasi Asuransi

21 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Forum World Economic Forum 2026, Danantara Menegaskan Mandat Ganda Sebagai Pengelola Investasi Negara

21 Januari 2026
Siap Jalani Penugasan Sebagai GovTech Indonesia, Peruri Bawa Spirit Baru Melalui Peluncuran Logo

PERURI Gerak Cepat Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Banjir di Karawang

21 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In