• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 3 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menteri BUMN Erick Thohir dan DPR Sepakat Petakan BUMN Sesuai Kondisi Kesehatan Perusahaan

by redaksi
3 Juni 2021
in Berita, Korporasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambut positif masukan anggota Komisi VI DPR Nusron Wahid yang meminta Kementerian BUMN memetakan BUMN sesuai kondisi kesehatan perusahaan.

Nusron membagi BUMN menjadi empat klaster berdasarkan rumpun masalah yakni BUMN yang sehat dan untung sebelum pandemi, kemudian saat pandemi tetap sehat dan untung seperti BUMN perbankan, Telkom, dan Pertamina. Kedua, BUMN yang sehat dan untung sebelum pandemi, namun menjadi tidak sehat akibat pandemi seperti Angkasa Pura dan Kereta Api Indonesia (KAI).

RelatedPosts

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

Termasuk MoU Danantara-Exim Bank of Korea, 10 MoU Kerja Sama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

PP Presisi Meraih Kontrak Baru Proyek Bauksit Antam senilai Rp870 miliar

Ketiga, BUMN yang semula tidak sehat namun karena inovasi dan transformasi menjadi untung seperti PLN dan Krakatau Steel. Terakhir, BUMN yang tidak sehat dan untung sebelum pandemi dan tetap tidak untung sampai sekarang seperti Percetakan Negara, Balai Pustaka, RNI, Berdikari, Perinus, Perindo, Petani, Damri, PTPN, Dirgantara Indonesia, hingga LEN.

“Sejak 2004 saya di DPR, perusahaan yang bermasalah dan sudah ganti-ganti menteri, ya itu-itu saja (perusahaan bermasalah). Yang tidak sehat dikasih tenggat waktu supaya energi kita tidak habis dan fokus pada BUMN yang dapat memberikan keuntungan bagi negara,” ujar Nusron saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/6).

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan usulan Nusron selaras dengan transformasi yang sedang yang mana Kementerian BUMN memetakan BUMN-BUMN dalam empat kategori, mulai dari surplus creators di mana BUMN yang fokus menghasilkan nilai ekonomi dan memberikan nilai tambah bagi bangsa, Welfare creators bagi BUMN yang fokus utama pada pelayanan publik, strategic value yang merupakan BUMN yang bertugas memberikan nilai ekonomi sekaligus memberikan pelayanan publik, dan dead weight atau sekarat bagi BUMN yang tidak memiliki nilai ekonomi dan pelayanan publik.

Erick ingin merampingkan jumlah BUMN agar lebih maksimal dalam kontribusi bagi negara dan masyarakat. Kementerian BUMN juga telah menugaskan PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA untuk menangani BUMN yang berstatus ‘sakit’ untuk nantinya dilikuidasi atau dimerger.

“Selama ini kami merasakan bagaimana Komisi VI bersama Kementerian BUMN memetakan mana (BUMN) yang sulit diselamatkan, mana yang harus dibesarkan, dan mana yang dalam masa transisi. Itu kenapa sejak awal kami buat klaster-klaster tersebut,” ujar Erick.

Erick menilai dukungan DPR sangat membantu rencana transformasi BUMN. Erick menyebut salah satu permasalahan yang dihadapi Kementerian BUMN selama ini ialah sinkronisasi mengingat terdapat banyak kebijakan yang terkait dengan kementerian lain. Erick menyebut BUMN menjadi yang paling terdampak apabila ada kebijakan dari kementerian lain yang tidak sesuai dengan pasar atau kebijakan yang tidak memiliki keberpihakan. Hal ini yang menjadi dasar bagi Erick untuk duduk bareng dengan Kementerian ESDM dan Kemenkeu terkait arah Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) dan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) dalam sepuluh tahun ke depan.

“Kita sudah bicara secara internasional bahwa 2060 kita sudah //free carbon// tapi kalau rencana kerja dua, tiga, atau lima tahun tidak bisa disinergikan, 2060 tentu kami (BUMN) juga yang terdampak,” ungkap Erick.

Berbicara tentang energi dalam negeri, Erick mengatakan saat ini harus segera menyehatkan kondisi keuangan PLN yang memiliki utang hingga Rp 500 triliun. Erick meminta PLN menekan //capital expenditure// (capex) atau belanja modal hingga 50 persen.

“Alhamdulillah PLN bisa menekan capex  24 persen (senilai) Rp 24 triliun sehingga itu yang menjadikan arus kas lebih baik,” kata Erick.

Erick juga meminta PLN melakukan renegosiasi utang dengan bunga yang lebih rendah. Kata Erick, PLN telah menjalankan renegosiasi utang dengan bunga lebih rendah Rp 30 triliun dari total utang yang sebesar Rp 500 triliun. Erick melanjutkan, ada juga renegosiasi utang senilai Rp 60 triliun yang berdasarkan laporan terakhir, utang senilai Rp 35 triliun telah memasuki proses renegosiasi.

“Tapi tanpa dukungan kementerian lain, contoh kompensasi PLN hari ini diketok, baru dibayar dua tahun lagi, itu kan ada cost-nya. Alhamdulillah sudah dibayar 6 bulan. Oleh karena itu tadi kalau ditanya apakah buku PLN lebih sehat? ya lebih sehat karena kita berupaya memperbaiki kinerja PLN,” kata Erick menambahkan.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

BRI Gelar Program Vaksinasi Gotong Royong untuk Karyawan dan Keluarganya

Next Post

Pagu Indikatif Kementerian BUMN pada 2022 Ditetapkan Sebesar Rp 208,2 miliar

Related Posts

INA dan DP World Dubai Tandatangani Kerja Sama Strategis Senilai 7,5 Miliar Dolar
Berita

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

3 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Termasuk MoU Danantara-Exim Bank of Korea, 10 MoU Kerja Sama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

3 April 2026
PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar
Anak Perusahaan

PP Presisi Meraih Kontrak Baru Proyek Bauksit Antam senilai Rp870 miliar

3 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Kerja Sama Danantara Indonesia dengan Mandiri Investment, dan SMBC Aviation Capital Pembentukan Mandiri Aviation Leasing Fund senilai US$800 juta

3 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

2 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Harapan Baru Warga Bantaran Rel: Pemerintah Siapkan Hunian Layak dan Terjangkau

2 April 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Pagu Indikatif Kementerian BUMN pada 2022 Ditetapkan Sebesar Rp 208,2 miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur

Holding BUMN Pangan ID FOOD Lakukan Penataan Portofolio dan Refocusing Bisnis

3 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Sebanyak 3,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+9 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga Sampaikan Volume Lalin Meningkat 36,3% Pada H+9 Lebaran

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Kerja Sama Danantara Indonesia dengan Mandiri Investment, dan SMBC Aviation Capital Pembentukan Mandiri Aviation Leasing Fund senilai US$800 juta

10 jam ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

2,5 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+6 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Jalan Tol Jakarta-Cikampek di Arus Balik

4 hari ago
INA dan DP World Dubai Tandatangani Kerja Sama Strategis Senilai 7,5 Miliar Dolar
Berita

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

by redaksi
3 April 2026
0

Pemerintah menunjuk anggota dewan pengawas profesional di Indonesia Investment Authority (INA), di tengah upaya meningkatkan kredibilitas sovereign wealth fund tersebut.Menteri...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Termasuk MoU Danantara-Exim Bank of Korea, 10 MoU Kerja Sama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

3 April 2026
PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar

PP Presisi Meraih Kontrak Baru Proyek Bauksit Antam senilai Rp870 miliar

3 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Kerja Sama Danantara Indonesia dengan Mandiri Investment, dan SMBC Aviation Capital Pembentukan Mandiri Aviation Leasing Fund senilai US$800 juta

3 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

2 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In