• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 6 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menteri BUMN, Erick Thohir Paparkan 4 Sektor Usaha Kunci Indonesia Jadi Ekonomi Keempat Terbesar Dunia

by redaksi
27 Oktober 2022
in Berita, Korporasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk mengikis kesenjangan antara perusahaan besar dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Erick meyakini HIPMI memiliki kemampuan untuk melakukan hal tersebut.

“Saya selalu menekankan, HIPMI kan sudah sukses membangun tokoh-tokoh nasional, tapi saya harap 10-20 tahun ke depan justru HIPMI harus terus mendorong menjadi bagian membangun perusahaan nasional yang kelasnya juga besar,” ujar Erick saat menghadiri Diklatda Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jaya di Jakarta, Kamis (27/10/2022).

RelatedPosts

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN, 324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun

Askrindo Beri Pelindungan untuk 10.000 Mitra UMKM Alfamart

Mendiktisaintek, Menteri LH, dan Dirut PINDAD Laksanakan Rakortas Pengelolaan Sampah

Dengan begitu, lanjut Erick, HIPMI dan UMKM bisa membangun eksosistem supply chain yang terintegrasi. Hal ini tak lepas dari begitu besarnya jumlah UMKM Indonesia yang mencapai 65,4 juta pelaku UMKM.

“Dalam bisnis ada yang namanya supply chain, yang besar disuplai kecil, UMKM bagian fondasi tapi jangan sampai yang tengah kosong, hanya ada yang besar dan kecil. Yang tengah harus diisi agar gap yang besar dan kecil tidak terlalu jauh,” lanjut Erick.

Erick pun berperan HIPMI untuk melihat potensi usaha yang memiliki prospek cerah ke depan. Erick mengatakan kondisi dunia sudah berubah yang berdampak pada perubahan dunia usaha. Menurut Erick, HIPMI harus cermat menentukan jenis usaha agar tidak tersingkirkan oleh perubahan zaman yang kini memasuki era disrupsi.

“Ini yang saya challenge HIPMI jangan mengisi dunia usaha yang sunset, tapi yang tumbuh. Kalau yang sunset mau sampai kapan pun kerjanya tetap tidak bisa karena trennya sunset, jangan membuang waktu,” kata Erick.

Erick mengatakan BUMN melalui transformasi dan inovasi siap menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi hingga 2045. Hal ini tak lepas dari proyeksi Indonesia yang akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat dunia pada 2045 di bawah Cina, India, dan Amerika Serikat (AS).

“Ada empat sektor usaha yang berpotensi terus tumbuh, yakni hilirasi sumber daya alam (SDA), ekonomi digital, ketahanan pangan, serta pariwisata dan ekonomi kreatif,” ucap Erick.

Pria kelahiran Jakarta itu menilai empat sektor ini juga ditopang dengan jumlah kelas menengah Indonesia yang diprediksi akan mencapai 223 juta orang dari total populasi yang diperkirakan sebesar 318,9 juta orang pada 2045.

Untuk itu, Erick menyebut Indonesia harus melakukan akselerasi hilirasi agar tidak terus menerus mengirimkan bahan baku SDA ke luar negeri. Dia mengatakan menilai industri turunan SDA mempunyai dampak besar dalam mengerek pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja Indonesia.

“Kita punya potensi besar dalam pengembangan Nikel dan kelapa sawit. Kita menguasai 25 persen cadangan Nikel dunia, turunannya ini banyak sekali, mulai dari produk baja, baterai, turbin pesawat, sampai otomotif,” lanjut Mantan Presiden Inter Milan tersebut.

Erick mengatakan Indonesia juga merupakan produsen crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah terbesar dunia dengan kapasitas produksi mencapai 46 juta ton per tahun. Erick menyebut kelapa sawit memiliki produk turunan yang sangat banyak hingga 80 produk seperti minyak goreng, kosmetik, bahan campuran makanan, hingga energi nabati.

“Hilirisasi SDA juga mendukung transformasi dan inovasi Eco-Lifestyle untuk menjadikan Indonesia sebagai tempat tinggal yang lebih baik di masa depan,” ucap Erick.

Erick yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) mengatakan BUMN telah memiliki sejumlah terobosan dalam hilirasi SDA, mulai dari pengembangan ekosistem electric vehicle atau kendaraan listrik, pembangunan fasilitas smelter Alumina dengan kapasitas produksi mencapai 1 juta ton Alumina per tahun, gasifikasi batu bara menjadi gas DME dengan kapasitas produksi sebanyak 1,4 juta ton per tahun, serta pembangunan fasilitas smelter tembaga dengan kapasitas produksi mencapai 550 ribu ton katoda tembaga per tahun.

Faktor kedua datang dari ekonomi digital yang memiliki potensi pertumbuhan hingga Rp 4.531 triliun pada 2030 atau menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Erick menilai pertumbuhan ini delapan kali dari cepat pertumbuhan PDB Indonesia. Keyakinan Erick juga didukung dengan peningkatan perusahaan rintisan atau startup yang tumbuh 11 persen setiap tahunnya.

“Jumlah startup kita sekarang mencapai 2.321 startup atau terbesar keenam di dunia. BUMN sangat concern dengan mendorong para startup lokal,” sambung dia.

BUMN, kata Erick, telah melakukan sejumlah inisiasi strategis dalam membangun ekosistem digital dan mendukung startup lokal, mulai dari Indonesia Digital Tribe (IDT), BUMN StartupDay, hingga Merah Putih Fund (MPF). BUMN, lanjut Erick juga memiliki Mandiri Capital Indonesia, MDI Ventures, BRI Ventures, Telkomsel Mitra Inovasi dan BNI Ventures yang hingga saat ini telah berinvestasi untuk sekitar 230 startup.

Erick mengatakan sektor pangan menjadi faktor ketiga yang menjadi fondasi utama ekonomi Indonesia. Menurut Erick, industri pertanian dan perikakan belum optimal meski memiliki potensi yang amat besar.

BUMN pun mencoba mendorong optimalisasi kedua sektor ini dengan sejumlah program inisiatif seperti Makmur. Erick mengatakan program ekosistem pertanian yang terintegrasi saat ini (per September 2022) telah berhasil menjangkau 163.761 petani dengan realisasi lahan mencapai 254.817 hektare.

“Program Makmur ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian, contoh produktivitas padi yang naik 36 persen, tebu naik 17 persen, dan jagung hingga 38 persen,” ucap Erick.

Tak hanya produktivitas, Erick menyebut program Makmur juga memberikan peningkatan kesejahteraan bagi para petani. Erick mengatakan keuntungan yang didapat petani padi, tebu, jagung saat ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 47 persen hingga 50 persen.

Erick mengatakan BUMN juga melakukan revitalisasi industri gula nasional untuk ketahanan pangan dan energi. Erick menyampaikan PTPN dan Pertamina telah bersinergi dengan target dalam memanfaatkan tebu sebagai campuran (BBM) atau bioethanol. Erick menargetkan kerja sama ini mampu menghasilkan 1,2 juta kiloliter bioethanol pada 2030.

Faktor keempat ialah pariwisata dan ekonomi kreatif. Erick ingin BUMN fokus dalam menggarap sektor pariwisata domestik yang diproyeksikan akan terus menggeliat pasca pandemi. Pun dengan sektor ekonomi kreatif yang juga memiliki potensi besar dalam menopang perekonomian Indonesia, mulai dari kuliner, olahraga, musik, film, dan fashion.

BUMN, lanjut Erick, telah melakukan sejumlah terobosan dengan memandikan Sarinah sebagai ekosistem bisnis unggulan untuk industri kreatif dan merek lokal. Selain itu, Erick juga menyediakan Pos Bloc sebagai wadah creative hub yang inklusif bagi industri kreatif dan UMKM.

“Kesempatan besar ini tidak datang dua kali Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sedang pesat-pesatnya mungkin tidak terulang dua kali. Generasi muda yang penuh energi dengan ide baru harus mengambil momentum ini untuk berkarya dan berinovasi. Jadilah bagian yang mengantarkan Indonesia menjadi maju, makmur, dan mendunia,” kata Erick menambahkan.

Sumber KBUMN

Previous Post

Hingga September 2022, Bank Mandiri Jaga Rasio Kredit Bermasalah ke Level 2,3 persen

Next Post

Cetak Rekor, PTBA Catat Laba Bersih Rp 10 Triliun di Kuartal III 2022

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN, 324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun

5 April 2026
Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri  pada Gelaran JogjaROCKarta 2020
Berita

Askrindo Beri Pelindungan untuk 10.000 Mitra UMKM Alfamart

5 April 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Mendiktisaintek, Menteri LH, dan Dirut PINDAD Laksanakan Rakortas Pengelolaan Sampah

5 April 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Sinergi Pos dan Garuda Indonesia Dorong Kelancaran Logistik Haji 2026

5 April 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025

5 April 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

WIKA Mencatatkan Penurunan Utang Usaha sebesar Rp 1,79 triliun dan Kontrak Baru senilai Rp 17,46 triliun Sepanjang 2025

5 April 2026
Next Post
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Cetak Rekor, PTBA Catat Laba Bersih Rp 10 Triliun di Kuartal III 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Indonesia Umumkan Investasi di Labuan Bajo untuk Dorong Pariwisata Indonesia dan Perekonomian Lokal

22 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, Bank Mandiri Telah Mengalihkan Anak Usaha Mandiri Manajemen Investasi

23 jam ago
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi

Sapporo Cardiovascular Clinic Resmi Diluncurkan di Indonesia, Berhasil Laksanakan Prosedur TAVI Pertama di Bali International Hospital

7 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

4 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Kolaborasi Pemerintah dan BUMN, 324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun

by redaksi
5 April 2026
0

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kepala Badan Pengelola (BP BUMN) - COO Danantara Dony Oskaria meninjau langsung kesiapan...

Read more
Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri  pada Gelaran JogjaROCKarta 2020

Askrindo Beri Pelindungan untuk 10.000 Mitra UMKM Alfamart

5 April 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Mendiktisaintek, Menteri LH, dan Dirut PINDAD Laksanakan Rakortas Pengelolaan Sampah

5 April 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Sinergi Pos dan Garuda Indonesia Dorong Kelancaran Logistik Haji 2026

5 April 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

PTBA Cetak Pertumbuhan Operasional, Produksi dan Penjualan Meningkat di Tengah Dinamika Harga Global 2025

5 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In