• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 19 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menteri BUMN Erick Thohir : Transformasi Pangan Yang Utama

by redaksi
3 Desember 2022
in Berita
0
ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BUMN Holding pangan ID FOOD terus berupaya untuk perbaikan hulu dan hilir pangan sebagai wujud dukungan terhadap kemandirian pangan nasional.

Komisaris Utama PT RNI (Persero)/ Holding pangan ID FOOD, Bayu Krisnamurthi mengatakan, sistem perbenihan dan perbibitan sebagai upaya perbaikan hulu pangan dapat dengan membangun sistem perbenihan, bukan hanya produksi benih tapi juga distribusi benih lebih profesional.

RelatedPosts

Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran , KIW Kembali Selenggarakan Program Mudik Gratis Tahun 2026

Jamkrindo Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Safari Ramadan

Pererat Silaturahmi, Safari Ramadan PTBA Jadi Jembatan Kebaikan

“Terdapat lima tantangan dalam penguatan dan pengembangan sistem perbenihan dan perbibitan,” kata Bayu.

Pertama, benih dan bibit adalah industri yang berbasis riset. Riset dan pengembangan adalah sebuah keharusan dalam industri benih. “Bagaimana bisa mendapatkan benih tahan kering, perlu dengan riset,” katanya.

Kedua, benih iklim bisnis yang sehat. Investasi benih lebih spekulatif dibandingkan budidaya itu sendiri. Jadi, jika tidak terjaga industri benihnya, maka siapa yang akan investasi.

“Tantangan yang ketiga adalah modernisasi seed production and operation, untuk mendapatkan produktivitas benih yang tinggi diperlukan teknologi modern,” pungkasnya.

Bayu melanjutkan tantangan keempat adalah farmers engagement, yakni perlu berinteraksi dengan petani, khususnya memberikan bimbingan kepada petani.

“Tantangan kelima adalah kerja sama, yakni bagaimana kita kerjasama. Kerjasama bagian yang tak terelakan dalam pengembangan perbenihan dan perbibitan,” tuturnya.

Menurutnya, penguatan dan pengembangan benih dan bibit ini sejalan dengan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai bagian dari membangun ekosistem pangan dan meningkatkan peran petani.

“Transformasi pangan yang utama,” jelas Menteri Erick pada kegiatan talkshow bersama Masyarakat Perbenihan dan Perbibitan Indonesia (MPPI), di gedung RNI Kuningan, Jakarta. [30/11/2022]

Menteri Erick Thohir melanjutkan, Kementerian BUMN telah membentuk PMO pangan untuk membangun ekosistem pangan yang bermanfaat untuk semua, dan pangan menjadi bagian dari sektor unggulan BUMN untuk menopang pembangunan ekonomi Indonesia. Bahkan menurutnya, Kementerian BUMN telah menetapkan transformasi pangan sebagai langkah awal.

“Sejak Covid-19 kita lakukan pertemuan pembahas pangan, kita bangun ekosistem pangan yang baik untuk semua, apakah BUMN dengan private sector atau swasta, BUMN dengan para penemu inovasi, ataupun dengan para pelaku petani, ini yang akan kita lakukan, termasuk UMKM menjadi bagian,”terang Menteri Erick.

Ke depan menurutnya, peluang pangan sangat besar dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik hingga 2024. Apalagi masyarakat kelas menengah pada tahun 2030 akan mencapai sekitar 145 juta jiwa dan angka ini akan terus melanjut. “Daya beli meningkat menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang membaik, konteks lain artinya perlu pangan,” katanya.

Menteri Erick mengatakan Indonesia memiliki potensi produktivitas pertanian dan perikanan yang sangat besar untuk dikembangkan bagi kesejahteraan petani dan nelayan, bangun ekosistem.

“Infrastruktur pangan kita, ID FOOD kita, ayo bersama-sama BUMN, swasta, UMKM, para penemu riset, adik-adik mahasiswa yang bisa menjadi riset bersama, kita dorong untuk ekonomi kita tumbuh, ekosistem yg bisa digabungkan. Sudah seyogyanya kita berkolaborasi memastikan kemandirian pangan, kita rajut ekosistem pangan Indonesia untuk kesejahteraan rakyat dan petani, untuk Indonesia,” ungkapnya.

Karena itu, Menteri Erick membuka kepada semua pelaku usaha dan pakar untuk membangun ekosistem pangan yang saling membangun. Sebab, tidak bisa membangun ekosistem pangan hanya oleh satu stakeholder.

Menteri Erick juga mengingatkan, peran petani juga harus menjadi perhatian khusus. Jadi bagaimana memastikan produksi pangan tetap terjaga, Apalagi realitasnya, kondisi pertanian terus menurun. Terlihat bagaimana lahan pertanain berkurang, rata-rata petani hanya memiliki lahan di bawah 1 ha. “Saat ini petani tidak punya economic of scale, apalagi masing-masing petani menanam komoditas yang beda, artinya cost menjadi mahal. Pupuk langka dan benih yang ditanam bukan unggul,” katanya.

Karena itu ke depan, Menteri Erick berharap, kita harus membangun ekosistem pangan. Salah satu yang digagas Kementerian BUMN adalah Program Makmur. Program tersebut yang sudah berjalan untuk komoditas padi, jagung dan tebu. “Program Makmur ini versi BUMN membangun ketahanan pangan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum MPPI terpilih, H.E. Herman Khaeron mengatakan, kehadiran Menteri BUMN dalam pengukuhan Pengurus MPPI ini merupakan out of the box. Apalagi ada strategi baru dalam pengelolaan BUMN. Misalnya, selama dua tahun bangsa Indonesia menghadapi krisis covid-19, Kementerian BUMN bergerak paling agresif. Begitu juga saat bencana alam.

Bahkan, lanjut Herman, Kementerian BUMN juga membentuk ID FOOD yang pengelola sektor hulu hingga hilir. Ke depan BUMN juga bagian penting dalam pelaksanaan UU No. 18 Tahun 2012 menuju pangan yang berdaulat dan mandiri. “Kami tawarkan MPPI menjadi wadah entitas pelaku dan praktisi untuk bisa mempertahankan Indonesia yang merupakan negara agraris, bisa berdaulat dan mandiri,” ujarnya.

Herman juga melihat petani menjadi bagian yang tidak bisa ditinggalkan dalam mengejar sektor pangan. Karena itu berharap, sebagai sebuah forum, MPPI harus menjadi pengikat untuk berdiskusi, melahirkan ide dan gagasan, bahkan menampung curahan hati seluruh pihak di dunia perbenihan dan perbibitan tanah air.

“Jadi sebagai organisasi naungan, harusnya MPPI menjadi organisasi pejuangan, baik sektor perbenihan maupun pertanian. Bahkan menjadi wadah yang melahirkan solusi bagi bangsa,” katanya.

Previous Post

Tiga Strategi Bukit Asam Menuju Perusahaan Energi dan Kimia Kelas Dunia

Next Post

Jamkrindo Kembali Salurkan Bantuan Sembako, Sarana Prasarana, dan Layanan Trauma Healing Di Cianjur

Related Posts

Kawasan Industri Wijayakusuma Sumbang Rp650 Juta untuk Penanganan Covid-19
Berita

Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran , KIW Kembali Selenggarakan Program Mudik Gratis Tahun 2026

19 Maret 2026
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat
Berita

Jamkrindo Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Safari Ramadan

19 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Pererat Silaturahmi, Safari Ramadan PTBA Jadi Jembatan Kebaikan

19 Maret 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
Berita

Sambut Idulfitri, TIMAH Serahkan Ratusan Paket Sembako di Bangka Selatan

19 Maret 2026
Kolaborasi Dahana – Pegadaian Gelar TMO Chapter Februari 2020
Berita

Tring by Pegadaian Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan Al Ittihadiyah Sambut Ramadan 1447 H

19 Maret 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Anak Perusahaan

TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-secure Connectivity melalui Data Center untuk Ekosistem Digital Indonesia

19 Maret 2026
Next Post
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Jamkrindo Kembali Salurkan Bantuan Sembako, Sarana Prasarana, dan Layanan Trauma Healing Di Cianjur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

ITDC Sedang Memproduksi Film “Akad”

Dukung Pendidikan Anak Sekitar Kawasan, ITDC Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah bagi Siswa SDN Gerupuk melalui Program ‘Bestie Care, Bestie Share’

2 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Mudik Aman, Berbagi Harapan: Jasa Marga Berangkatkan Sekitar 1.500 Peserta Mudik Gratis Lebih Awal dan Bertahap agar Distribusi Lalu Lintas Terjaga

3 hari ago
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

2 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto Berharap Swasembada Protein dan Energi Bisa Segera Diwujudkan di Indonesia

5 hari ago
Kawasan Industri Wijayakusuma Sumbang Rp650 Juta untuk Penanganan Covid-19
Berita

Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran , KIW Kembali Selenggarakan Program Mudik Gratis Tahun 2026

by redaksi
19 Maret 2026
0

PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran melalui Program Mudik Gratis Tahun 2026....

Read more
Jamkrindo Merekrut 10 Putra-putri Terbaik Papua dan Papua Barat

Jamkrindo Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Safari Ramadan

19 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Pererat Silaturahmi, Safari Ramadan PTBA Jadi Jembatan Kebaikan

19 Maret 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Sambut Idulfitri, TIMAH Serahkan Ratusan Paket Sembako di Bangka Selatan

19 Maret 2026
Kolaborasi Dahana – Pegadaian Gelar TMO Chapter Februari 2020

Tring by Pegadaian Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan Al Ittihadiyah Sambut Ramadan 1447 H

19 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In