• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 30 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menteri BUMN, Erick Thohir Ungkap BTN Syariah akan Spin off dengan nama Bank Syariah Nasional

by redaksi
13 Agustus 2025
in Anak Perusahaan, Berita
0
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
0
SHARES
292
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengungkapkan rencana besar transformasi Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Tabungan Negara (BTN) menjadi Bank Syariah Nasional (BSN). Langkah ini diyakini akan memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia sekaligus menjaga iklim persaingan yang sehat di industri perbankan.

“Bank BTN itu BSN sekarang, Bank Syariah Nasional, ini kata Dirutnya,” ujar Erick Thohir saat ditemui Republika di Jakarta, Ahad (10/8/2025).

RelatedPosts

Arus Balik Masih Tinggi, 229.201 Pelanggan KA Jarak Jauh Terlayani Kemarin dengan Okupansi 140,2 Persen

Presiden Prabowo Terima Tokoh Global Ray Dalio Bahas Ekonomi Indonesia

Sapporo Cardiovascular Clinic Resmi Diluncurkan di Indonesia, Berhasil Laksanakan Prosedur TAVI Pertama di Bali International Hospital

Erick menjelaskan, keberadaan BSN nantinya akan menjadi pelengkap bagi Bank Syariah Indonesia (BSI) yang sebelumnya lahir dari penggabungan bank syariah milik BNI, BRI, dan Mandiri. Dengan hadirnya BSN, diharapkan meminimalisir praktik pasar yang monopolistik.

“Bank Syariah Nasional ini tentu kita kembali, kita tidak boleh membuat market ini monopolistik. Sehingga kalau ada BSI, sekarang lahir BSN yang saya dengar cukup agresif di pasar, ini kan ada keseimbangan,” kata Erick.

Selain menjadi pesaing sehat di pasar, BSN disebut akan memiliki peran strategis dalam mendukung layanan keuangan syariah nasional dan internasional kedepannya. Menurut Erick, keberadaan bank syariah nasional yang baru ini akan menjadi backbone baru bagi pengembangan keuangan syariah Indonesia.

“Nah ini yang saya rasa ini menjadi solusi yang baik untuk payment system dan lain-lain,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, BTN menyampaikan bahwa proses pemisahan atau spin-off unit usaha syariah (UUS) BTN menjadi entitas bank umum syariah (BUS) masih menunggu pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Victoria Syariah (BVIS). RUPS dijadwalkan berlangsung sebelum akhir Agustus 2025.

“Kita berharap bulan Agustus, sebelum akhir bulan, ada RUPSLB Bank Victoria Syariah. Kita lagi nunggu keputusan pemilik, karena kita harus ke pemilik,” kata Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, usai menghadiri peluncuran Bale Korpora di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

Sebelumnya pada acara Islamic Sharia Forum (ISF) 2025 di Hotel Le Meridien, Jakarta bulan Mei 2025 lalu, Erick mengatakan spin off BTN Syariah telah mendapat lampu hijau dari Presiden Prabowo Subianto.

“Ya ini baru saja dapet persetujuan hari ini dari Bapak Presiden karena memang semua aksi korporasi ada persetujuan, baru ke saya,” ujar Ericknya.

Persetujuan tersebut memungkinkan BTN syariah untuk melakukan aksi korporasi seperti mengakuisisi perusahaan lain. Erick mengatakan Kementerian BUMN telah mendalami rencana aksi spin off dan telah memberikan persetujuan.

Terkait operasional dan investasi ke depan, Erick mengatakan hal itu akan menjadi tugas Danantara.

Kemudian pada Juni 2025, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk resmi mengakuisisi PT Bank Victoria Syariah (BVIS) senilai sekitar Rp1,5 triliun. Aksi ini menjadi bagian dari proses pemisahan (spin-off) BTN Syariah dan pembentukan bank umum syariah (BUS) baru, yang ditargetkan menjadi bank syariah terbesar kedua di Indonesia.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, akuisisi BVIS dilakukan setelah BTN mendapatkan seluruh persetujuan yang diperlukan, termasuk dari OJK dan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami secara resmi sudah mendapatkan izin-izin yang dibutuhkan, karena itulah kami segera menandatangani Akta Jual Beli ini, dengan nilainya kurang lebih Rp1,5 triliun atau sekitar 1,4 hingga 1,5 kali buku BVIS,” ujarnya di Menara BTN Jakarta, Kamis (5/6/2025).

Bank syariah hasil penggabungan BTN Syariah dan BVIS nantinya akan mengusung nama baru. BUS gabungan BTN Syariah dan BVIS nantinya akan memiliki nama baru yang ditentukan oleh Presiden Prabowo Subianto berdasarkan usulan BTN dan Menteri BUMN.

BTN menargetkan proses spin-off rampung sekitar Oktober hingga November 2025.

Bank baru ini akan didukung modal awal sekitar Rp6 triliun, terdiri atas dana internal BTN Rp3,5 hingga Rp4 triliun, nilai akuisisi BVIS Rp1,5 triliun, dan rights issue Rp1 triliun.

“Untuk memenuhi kategori BUKU 2 dan Capital Adequacy Ratio (CAR)-nya kita buat mirip dengan kondisi BTN hari ini, yaitu sekitar 18-19 persen, sehingga bank baru ini nantinya bisa langsung ekspansi,” kata Nixon.

BTN memilih mengakuisisi BVIS dibanding mendirikan bank syariah baru demi efisiensi waktu dan proses yang lebih sederhana. Aksi ini juga menjawab amanat POJK Nomor 12 Tahun 2023 dan UU PPSK, yang mewajibkan spin-off UUS jika asetnya melebihi Rp50 triliun atau 50 persen dari induk.

Per akhir 2023, aset BTN Syariah tercatat Rp54,28 triliun. “Di bulan Oktober tahun ini mungkin asetnya sudah mencapai sekitar Rp65-67 triliun,” ujar Nixon.

BTN menyiapkan rencana bisnis jangka menengah untuk menjadikan bank syariah barunya fokus pada digital banking. “Business process-nya akan digital, bahkan lebih digital dibanding induknya, sehingga kami akan hire banyak orang IT untuk menjadikan bank ini lebih kuat di digital sharia banking,” ungkap Nixon.

Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo mengatakan, bank baru ini akan fokus pada dua segmen konsumen syariah, yakni konformis dan konservatif.

“Untuk bisa masuk ke dua segmen itu perlu perbaikan digital, teknologi, dan lain-lain sehingga produk dan layanan syariah yang ada dapat dilayani dengan proses digital,” ujarnya.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

Pegadaian Bukukan Kinerja Gemilang pada Layanan Bank Emas di Semester I 2025

Next Post

Lebih Dari 16 Ribu Pelajar Antusias Daftar BSI Sholarship 2025

Related Posts

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Arus Balik Masih Tinggi, 229.201 Pelanggan KA Jarak Jauh Terlayani Kemarin dengan Okupansi 140,2 Persen

30 Maret 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Presiden Prabowo Terima Tokoh Global Ray Dalio Bahas Ekonomi Indonesia

30 Maret 2026
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi
Berita

Sapporo Cardiovascular Clinic Resmi Diluncurkan di Indonesia, Berhasil Laksanakan Prosedur TAVI Pertama di Bali International Hospital

30 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

30 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Lewat Program Mini MBA In Property, BTN Sukses Cetak 863 Pengembang Baru

30 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

30 Maret 2026
Next Post
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Lebih Dari 16 Ribu Pelajar Antusias Daftar BSI Sholarship 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

4 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

International Women’s Day, PLN Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif bagi Perempuan

6 hari ago
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Mudik Lebaran Terkendali, ASDP Jaga Layanan Penyeberangan Tetap Prima

5 hari ago
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

H-3 Lebaran Penumpang di Terminal Pelindo Tembus 1 Juta Orang, Tanjung Perak Jadi Titik Tersibuk

3 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Arus Balik Masih Tinggi, 229.201 Pelanggan KA Jarak Jauh Terlayani Kemarin dengan Okupansi 140,2 Persen

by redaksi
30 Maret 2026
0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat arus balik Angkutan Lebaran 2026 masih berlangsung dengan volume yang tinggi hingga akhir pekan...

Read more
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Presiden Prabowo Terima Tokoh Global Ray Dalio Bahas Ekonomi Indonesia

30 Maret 2026
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi

Sapporo Cardiovascular Clinic Resmi Diluncurkan di Indonesia, Berhasil Laksanakan Prosedur TAVI Pertama di Bali International Hospital

30 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025

30 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Lewat Program Mini MBA In Property, BTN Sukses Cetak 863 Pengembang Baru

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In