Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut bahwa semua komisaris, direksi dan jajaran manajemen BUMN akan menjalani orientasi dan pelatihan di BUMN Learning and Management Institute (BLMI).
“Semua komisaris, direksi dan jajaran manajemen di BUMN, terlepas apa pun latar belakangnya, akan menjalani sesi orientasi saat baru bergabung, pelatihan lanjutan selama menjabat, dan juga pelatihan tingkat advance bagi para top talents di BUMN Learning and Management Institute (BLMI),” ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (11/6).
Erick menjelaskan, ini dilakukan agar ada pemahaman dan irama yang sama antara direksi, komisaris dan manajemen serta terbentuknya pemimpin berkelas dunia yang mampu meningkatkan kinerja dan daya kompetisi BUMN yang dipimpin.
Beberapa tokoh nasional dengan latar belakang keahlian dan pengalaman yang beragam mengisi posisi pimpinan di perusahaan-perusahaan BUMN, seperti mantan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Prof. Bambang Permadi
Soemantri Brodjonegoro yang menjabat posisi Komisaris Utama Telkom, kemudian musisi Abdee Slank yang juga turut mengisi posisi komisaris independen Telkom.
Terbaru adalah mantan Kepala BNPB/Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo yang diangkat sebagai Komisaris Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, keberagaman sosok pemimpin dari berbagai latar belakang keahlian, dan pengalaman dibutuhkan BUMN untuk bisa bertransformasi menjadi perusahaan profesional berkelas dunia.
Sumber Merdeka, Edit koranbumn














