• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 3 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menteri Erick Thohir Rombak Fokus Bisnis Empat Bank BUMN

by redaksi
5 Desember 2020
in Berita, Korporasi
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan pihaknya akan merombak fokus bisnis dari masing-masing bank pelat merah. Adapun, empat bank pelat merah yang dimaksud antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

Salah satu yang disinggung oleh Erick adalah menekan penyaluran kredit BRI ke segmen korporasi. Dengan kata lain, fokus BRI saat ini diarahkan Kementerian BUMN untuk lebih fokus masuk ke segmen mikro, kecil dan menengah (UMKM).

RelatedPosts

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

Termasuk MoU Danantara-Exim Bank of Korea, 10 MoU Kerja Sama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

PP Presisi Meraih Kontrak Baru Proyek Bauksit Antam senilai Rp870 miliar

“BRI kue korporasi kita tekan kecil. Tapi lebih ke UMKM. Jadi lebih ke ultra mikro dan UKM,” katanya dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR, Senin (30/11) lalu.

Nah, Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto sebelumnya memang mengatakan kalau pihaknya memang punya peta bisnis serupa. Menurutnya, saat ini total porsi kredit UMKM BRI sudah mencapai 80% dari total kredit.

Ke depan, porsi tersebut akan didorong hingga mencapai 85%. “Di sisi lain, BRI akan tetap menyalurkan kredit korporasi namun pertumbuhannya tidak akan setinggi kredit untuk UMKM,” katanya, Rabu (2/12).

Hingga akhir September 2020 outstanding kredit di BRI mencapai Rp 935,35 triliun. Dari total kredit tersebut, sebesar 80,65% memang masuk ke debitur UMKM. Porsi UMKM BRI ini naik apabila dibandingkan dengan posisi September 2019 yang sebesar 78,1%.

“Fokus BRI saat ini adalah menyukseskan program stimulus yang digulirkan oleh pemerintah,” imbuh Aestika.

Kembali ke pernyataan Menteri BUMN, selain BRI tentunya fokus Bank BTN juga akan diperkuat ke pembangunan perumahan. Fokus bisnis ini memang sudah dijajaki BTN sejak lama.

Yang terbaru misalnya, Direktur Consumer and Commercial Lending Bank BTN mengatakan pihaknya memang berniat untuk menjadi one stop service untuk ekosistem perumahan. Termasuk menyediakan pembiayaan perumahan, infrastruktur, dan industri turunannya.

Sebagai informasi, hingga kuartal III 2020 BTN mencatat realisasi kredit sebesar Rp 254,91 triliun. Dari angka tersebut, KPR masih mendominasi yakni senilai Rp 196,51 triliun atau naik 1,39% year on year (yoy).

Dari total penyaluran KPR, porsi KPR subsidi mencapai Rp 116,32 triliun atau lebih tinggi dibandingkan KPR non-subsidi yang sebesar Rp 80,18 triliun.

Adapun, untuk dua bank BUMN lainnya yakni Bank Mandiri dan Bank BNI menurut Erick memang bersaing mendapatkan nasabah dari korporasi. “Kami mau Bank Mandiri lebih ke korporasi, BNI ke korporasi global. Kami buka market itu,” tambahnya.

Erick berharap nantinya BNI bisa membantu mencari pendanaan murah dari luar negeri. Harapannya, dengan cara itu kelak BUMN bisa memiliki hubungan erat dengan diaspora di luar negeri.

Merespon hal tersebut Direktur Treasury and International Bank BNI Henry Panjaitan bilang arah pengembangan bisnis perseroan memang ke bisnis global. Tujuannya, antara lain agar Bank BNI menjadi sumber international funding dan mendukung investor asing untuk berinvestasi di dalam negeri, terutama perusahaan yang telah menjadi mitra Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) BNI.

“BNI Strategic values ini merupakan penajaman dari Misi BNI dalam meningkatkan bisnis Internasional untuk melayani mitra bisnis global,” katanya kepada Kontan.co.id, Rabu (2/12) malam.

Bank berlogo 46 ini menambahkan, strategi ini ini didasari oleh kekuatan yang dimiliki BNI yaitu banyaknya nasabah BNI yang telah beroperasi secara global atau aktif bertransaksi trade finance, dukungan bank-bank koresponden terkemuka di seluruh dunia serta pengalaman BNI yang telah membantu para investor asing, antara lain investor  Jepang melalui keberadaan International Desk.

Namun, bila dilihat dalam presentasi perusahaan, segmen bisnis internasional BNI memang tumbuh cukup pesat. Misalnya, pendapatan dari bisnis internasional BNI telah naik signifikan 27,1% per September 2020 menjadi Rp 3,3 triliun.

Begitu pula untuk pendanaan yang tumbuh 5,5% yoy menajdi Rp 64,7 triliun. Alhasil, aset bisnis internasional BNI berhasil naik 7,91% yoy menjadi Rp 80,2 triliun.

BNI juga menjelaskan dalam presentasi tersebut kalau prioritas utama perseroan memang mendorong ekspansi bisnis internasional. Dari sisi kredit internasional, beberapa sektor yang didorong antara lain manufaktor, transportasi, pergudangan dan komunikasi, perdagangan, restoran dan hotel.

Adapun, rencana pemerintah untuk menata fokus dari bank pelat merah bukan pertama kalinya digaungkan Menteri BUMN. Hal serupa juga pernah dilontarkan Erick sejak Juli 2020, upaya ini dilakukan agar perusahaan tidak bersaing satu sama lain.

Sumber Kontan, edit koranbumn

 

Previous Post

Sinergi Pelindo 1 dan Pertamina Bangun Infrastruktur Energi di Pelabuhan Kuala Tanjung

Next Post

Gubernur BI Perry Warjiyo Prediksikan Nilai Transaksi e-Commerce Bisa Mencapai Rp337 Triliun

Related Posts

INA dan DP World Dubai Tandatangani Kerja Sama Strategis Senilai 7,5 Miliar Dolar
Berita

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

3 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Termasuk MoU Danantara-Exim Bank of Korea, 10 MoU Kerja Sama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

3 April 2026
PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar
Anak Perusahaan

PP Presisi Meraih Kontrak Baru Proyek Bauksit Antam senilai Rp870 miliar

3 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Kerja Sama Danantara Indonesia dengan Mandiri Investment, dan SMBC Aviation Capital Pembentukan Mandiri Aviation Leasing Fund senilai US$800 juta

3 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

2 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Harapan Baru Warga Bantaran Rel: Pemerintah Siapkan Hunian Layak dan Terjangkau

2 April 2026
Next Post
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS

Gubernur BI Perry Warjiyo Prediksikan Nilai Transaksi e-Commerce Bisa Mencapai Rp337 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi

Sapporo Cardiovascular Clinic Resmi Diluncurkan di Indonesia, Berhasil Laksanakan Prosedur TAVI Pertama di Bali International Hospital

4 hari ago
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Mudik Bersama BUMN 2026, SIG Berangkatkan 1.653 Pemudik ke 10 Provinsi

5 hari ago
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, Resmi Mengundurkan Diri

Agrinas Pangan Nusantara Ungkap Total Pengadaan Impor Kendaraan Operasional Mencapai 160.000 unit

2 hari ago
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

6 hari ago
INA dan DP World Dubai Tandatangani Kerja Sama Strategis Senilai 7,5 Miliar Dolar
Berita

Menteri Keuangan Purbaya Melantik Fauzi Ichsan sebagai Anggota Dewan Pengawas Profesional INA

by redaksi
3 April 2026
0

Pemerintah menunjuk anggota dewan pengawas profesional di Indonesia Investment Authority (INA), di tengah upaya meningkatkan kredibilitas sovereign wealth fund tersebut.Menteri...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Termasuk MoU Danantara-Exim Bank of Korea, 10 MoU Kerja Sama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

3 April 2026
PP Presisi Tebar Dividen Tunai Senilai Rp 66,3 Miliar

PP Presisi Meraih Kontrak Baru Proyek Bauksit Antam senilai Rp870 miliar

3 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Kerja Sama Danantara Indonesia dengan Mandiri Investment, dan SMBC Aviation Capital Pembentukan Mandiri Aviation Leasing Fund senilai US$800 juta

3 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

2 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In