• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 14 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Target Realisasi Investasi Baterai Listrik Senilai Rp142 Triliun Rampung Sebelum 2024

by redaksi
18 September 2021
in Berita
0
BKPM Perkirakan Investasi dari China Menurun pada Semester I/2020
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menargetkan realisasi investasi proyek baterai listrik akan selesai sebelum 2024 atau akhir masa pemerintahan periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu menyusul groundbreaking pembangunan pabrik baterai listrik di Karawang, Jawa Barat, Kamis (16/9/2021). Proyek senilai US$1,1 miliar atau setara dengan Rp15,6 triliun itu merupakan kerja sama LG Energy Group Solution, Hyndai Motor Group, dan PT Industri Baterai Indonesia.

RelatedPosts

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

Seperti diketahui, groundbreaking pabrik baterai listrik pertama di Asia Tenggara itu merupakan bagian dari rencana investasi Korea Selatan senilai total US$9,8 miliar atau Rp142 triliun. Bahlil mengatakan konstruksi akan ditargetkan selesai di 2022, dan produksi dengan kapasitas 10 giga watt per hour akan rampung pada 2023.

“Saya targetkan total US$9,8 miliar ini semua harus start paling lambat 2022 awal. Semua harus jalan, enggak ada cerita karena untuk baterai 10 giga [watt], itu akan selesai konstruksi di September 2022, dan mulai produksi di 2023. Jadi insyaAllah, sebelum masa kabinet periode Pak Jokowi kedua ini selesai, ini sudah clear pembangunannya,” jelas Bahlil pada acara Keterangan Pers Perkembangan Investasi Baterai Listrik secara virtual, Jumat (17/9/2021).

Sementara itu, pembangunan industri prekursor (precursor) dan katoda (cathode) sebagai bagian dari industri sel baterai kendaraan listrik baru akan dimulai pada Desember tahun ini. Dilansir dari situs resmi BKPM (bkpm.go.id), lokasi yang dipilih untuk pengembangan industri prekursor dan katoda adalah Kawasan Industri Terpadu (KIT) di Batang, Jawa Tengah.

Pembangunan pabrik, tambah Bahlil, akan selesai kemungkinan pada akhir 2023 atau awal 2024. Oleh sebab itu, Bahlil menyebut batery cell 10 giga sementara akan diimpor dari tempat lain selama 2 tahun sambil menunggu selesainya pembangunan pabrik bahan baku baterai tersebut.

“Jadi, bahan baku dari batery cell itu cathode dan precursor. Di Desember, pabriknya mulai kita bangun. Dia akan selesai kemungkinan 2023 akhir atau 2024. Maka, batery cell yang sudah ada 10 giga sementara kita ambil dulu dari impor selama dua tahun. Sambil kita bangun,” kata Bahlil.

Adapun, investasi yang dikucurkan untuk proyek baterai listrik ini tidak hanya berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA), namun juga dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Bahlil menyebut investasi juga datang dari BUMN dan swasta nasional.

Berdasarkan catatan Bisnis, kerja sama investasi pembangunan pabrik baterai di Indonesia dilakukan setidaknya dengan dua negara yaitu perusahaan LG Chem asal Korea Selatan, dan CATL asal China.

Bahlil bahkan menyebut pada acara Keterangan Pers hari ini, bahwa sudah ada beberapa negara lain yang ingin melakukan kerja sama investasi dengan Indonesia. Namun, dia tidak mengungkap perusahaan asing apa saja yang sudah berencana masuk ke Indonesia.

“Itu gabungan Foreign Direct Investment [FDI] dengan PMDN. Jadi, tidak hanya asing, ya. Ini gabungan, bahkan dalam sistem mata rantainya itu, sebenarnya [ada] LG, BUMN, dan perusahaan swasta nasional,” tuturnya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Makin Bertaji, KRI Malahayati-362 Hempaskan Killer Tomato

Next Post

Launching Pemasaran Produk di Aplikasi Warung Pangan bersama Menteri BUMN dan Menteri Perdagangan

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

13 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

13 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

13 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

Kontribusi Signifikan dari Anak Usaha BRI pada Laba Rp57,13 triliun pada 2025

13 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Dari Kampus ke Dunia Kerja Program Ikatan Kerja ULBI Siapkan Talenta Logistik untuk Pos Indonesia

13 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Dukung Konektivitas Laut Timor Leste, PAL Indonesia Tuntaskan Perbaikan MV Berlin Ramelau

13 Maret 2026
Next Post
Direksi Rajawali Nusindo Terkini

Launching Pemasaran Produk di Aplikasi Warung Pangan bersama Menteri BUMN dan Menteri Perdagangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Proyek Infrastruktur Masih Menarik, SMI Terima Pinjaman Rp10,26 Triliun dari Lima Bank Global

SMI akan Menerbitkan Obligasi dengan Target Perolehan Dana senilai Rp10 triliun pada 2026

6 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Siagakan Energi Bersih 24 Jam, Pertamina NRE Aktifkan Satgas RAFI 2026

5 hari ago
IP Fokus Ciptakan Expertise, Resmikan Centre of Excellence Pemaron

PLN Indonesia Power Memastikan Pastikan Pasokan Listrik Nasional Tetap Aman dan Stabil pada Periode Idul Fitri

1 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp8,9 Triliun hingga Februari 2026

2 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

by redaksi
13 Maret 2026
0

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru meninjau langsung kesiapan operasional fungsional Ruas Tol Palembang–Betung...

Read more
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Sampel Produk Jasmine Aren Tembus Hongkong, PUSRI Dukung UMK Sumsel Go Global

13 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

13 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

13 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Kontribusi Signifikan dari Anak Usaha BRI pada Laba Rp57,13 triliun pada 2025

13 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In