Menteri PUPR RI Bapak Basuki Hadimuljono mengunjungi Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat. Kunjungan ini dilaksanakan untuk memastikan proyek akan selesai dengan kualitas yang baik, Jumat (12/11)
Pembangunan Bendungan Meninting telah dilakukan sejak akhir 2019 lalu, hingga November 2021 progres fisik keseluruhan pembangunan ini telah mencapai 19,61 persen sedangkan progress pekerjaan supervisi dimana Indra Karya sebagai Lead Firm KSO Pekerjaan Supervisi Bendungan Meninting telah mencapai 51,58%.
Sebagai informasi, pada tahun 2014 lalu, Indra Karya turut serta dalam pekerjaan Detail Desain, penyelidikan tapak dan penyelidikan karakteristik geologi teknik yang meliputi kondisi geomorfologi, persebaran batuan dan tanah, struktur geologi dan kedalaman muka air tanah serta dilakukan estimasi daya dukung batuan pondasi dan sudut kemiringan lereng yang aman.
Adapun manfaat dari Bendungan Meninting ini berpotensi untuk mengairi daerah irigasi seluas 1.559,29 hektar, memenuhi kebutuhan air baku untuk Kabupaten Lombok Barat bagian Utara sebesar 150 liter per detik, khususnya di wilayah Senggigi. Kemudian, menyediakan energi listrik sebesar 2 x 0.4 MW, dan juga sebagai destinasi wisata baru yang dapat meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat sekitar.
Bendungan ini berpotensi menjadi salah satu kawasan wisata unggulan di Lombok Barat karena menjadi jalur trekking para pesepeda gunung. Adapun secara keseluruhan, Bendungan Meninting ditargetkan rampung pada Desember 2024 mendatang.
Sumber Indra Karya, edit koranbumn















