• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 15 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Nasabah Mekaar Harus Bisa "Naik Kelas"

by redaksi
28 Februari 2020
in Berita, TJSL - PKBL - CSR
0
0
SHARES
81
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

Ciptakan Pasar Baru, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

Dalam rangkaian kunjungan kerja Menteri BUMN, Rini Soemarno berkesempatan menyapa langsung ratusan nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM yang berasal dari 5 Desa di Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat di Balai Desa Cikupa pada Kamis (12/07/2018).
PNM melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha atau PKU memberikan pelatihan menjahit kepada 200 nasabah Mekaar yang berada dari Desa Karangnunggal, Desa Cikukulu, Desa Ciawitali, Desa Cikupa, dan Desa Cibatu. Pelatihan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan baru dalam menjahit, sehingga para nasabah dapat meningkatkan kapasitas usaha atau naik kelas. Nasabah yang sebelumnya mahir menjahit dan belum memiliki keterampilan menjahit diberikan pelatihan guna mendapatkan ilmu teknik menjahit yang benar agar dapat menghasilkan produk dengan kualitas terbaik.
Dalam Pelatihan Menjahit ini, PNM mensinergikan nasabah yang berasal dari 2 program unggulannya, yaitu Mekaar dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM). Nasabah ULaMM di Karangunggul yang sebagaian besar merupakan pengusaha konveksi akan berkerjasama dengan nasabah Mekaar yang merupakan perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro. Melalui sinergi ini, Nasabah Mekaar dapat membuka usaha menjahit yang handal sehingga dapat menjadi rekan dari pengusaha konveksi besar yang merupakan nasabah ULuaMM. PNM akan selalu memberikan pendampingan dan membangun sistem kerjasama yang berkelanjutan sehingga dapat mensejahterakan nasabah.
“Sinergi usaha seperti ini tentu memberikan manfaat bagi ibu-ibu nasabah terutama mampu mendorong peningkatan pendapatan bagi nasabah. Ini menjadi sebuah percontohan bagus bagi wilayah-wilayah lain di Indonesia, bagaimana kita terus mendorong agar nasabah bisa naik kelas,” ungkap Rini.
Dalam kesempatan ini, dua BUMN yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) juga bersinergi memberikan bantuan berupa 20 mesin jahit kepada nasabah Mekaar berprestasi yang ikut terlibat dalam program ini. Menteri Rini juga mengapresiasi BUMN-BUMN yang terus bersinergi memberikan dukungan bagi peningkatan ekonomi kerakyatan khususnya bagi nasabah Mekaar dan masyarakat sekitar yang terlibat dalam program ini.
Direktur Utama PT PNM (Persero), Arief Mulyadi menambahkan, PNM melalui program PKU akan terus berinovasi menciptakan program sinergi nasabah yang dapat meningkatkan kelas usaha binaan kami. Sinergi nasabah ini menjadi upaya perseroan dalam membangun sistem kerjasama antara pengusaha ultra mikro (UMi) dan pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Pengusaha besar kerap memerlukan kerjasama dengan usaha yang lebih kecil untuk menjadi pendukung usahanya. Begitu pula dengan pengusaha mikro yang membutuhkan proyek usaha dari pengusaha besar. Disini PNM hadir untuk mengisi kesenjangan itu, dengan memperkenalkan dan membangun kerjasama usaha antar nasabah. PNM turut aktif dengan memberikan pendampingan dan pelatihan”, tambah Arief Mulyadi.
PNM mencatat, hingga Juni 2018, jumlah nasabah Mekaar tercatat sebanyak 3.140.000 nasabah, yang tersebar di berbagai wilayah di tanah air. Di Provinsi Jawa Barat sendiri, jumlah nasabah Mekaar tercatat sebanyak 695.243 dengan mayoritas kegiatan usaha di sektor pertanian dan perdagangan.
Sumber Rilis Kementerian BUMN

Previous Post

Launching SMA Pradita Dirgantara, PLN Berikan Bantuan Pendidikan Rp 2,76 M

Next Post

Dorong Elektrifikasi, Menteri BUMN Mengecek Kebutuhan Listrik Masyarakat di Jabar Bagian Selatan

Related Posts

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

15 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

15 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Ciptakan Pasar Baru, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

15 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Februari 2026, Laba Bersih BTN Melonjak 281,9%

15 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

15 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Ribuan Pemudik Bersiap Berangkat, Mudik Bareng Pertamina Dorong Perjalanan Aman dan Hemat BBM

15 Maret 2026
Next Post

Dorong Elektrifikasi, Menteri BUMN Mengecek Kebutuhan Listrik Masyarakat di Jabar Bagian Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Tas Baru, Semangat Baru, Pertamina Turut Kembangkan Senyum Pelajar Indonesia di HUT ke-1 Danantara

1 hari ago
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Berkah Ramadhan, PUSRI Bagikan 28.000 Paket Bahan Pangan Gratis untuk Warga Lingkungan

6 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI akan Melakukan Pembelian Kembali Saham senilai Rp905,48 miliar

4 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026, KAI dan Pemerintah Pastikan Mudik Aman, Nyaman, dan Lancar

8 jam ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

by redaksi
15 Maret 2026
0

PLN Group kembali memperoleh pengakuan atas kinerjanya di panggung global. Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui anak usahanya,...

Read more
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

15 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Ciptakan Pasar Baru, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

15 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Februari 2026, Laba Bersih BTN Melonjak 281,9%

15 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

15 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In