• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 25 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

OJK Rilis Roadmap Perbankan Syariah untuk Dorong Indonesia Sebagai Rujukan Keuangan Syariah Dunia

by redaksi
27 Februari 2021
in Berita
0
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis Roadmap Perbankan Syariah Indonesia 2020—2025 untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat rujukan keuangan syariah dunia.

Peta jalan itu menyediakan pilar utama, yakni penguatan identitas perbankan syariah, sinergi ekosistem ekonomi syariah, serta penguatan perizinan, pengaturan dan pengawasan.

RelatedPosts

Di WEF Davos, Presiden akan sampaikan “Prabowonomics” dan Hasil Konkret 1 Tahun

Wujudkan Perlindungan Nyata Negara Bagi ASN, Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Dapat Manfaat JKK dari TASPEN

BNI–Siemens Indonesia Kerja Sama Pembiayaan Rp300 Miliar, Perkuat Ekosistem Kelistrikan Nasional

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK Teguh Supangkat mengatakan bahwa pemerintah memiliki visi yang kuat untuk mengembangkan industri dan keuangan syariah. Presiden bahkan telah memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai pusat rujukan ekonomi syariah dengan terus melakukan akselerasi.

Hal yang sama juga ditegaskan Wakil Presiden yang menyebutkan bahwa upaya pengembangan ekonomi syariah difokuskan kepada empat hal, yakni pengembangan industri produk halal, pengembangan keuangan syariah, pengembangan dana sosial syariah, dan pengembangan kegiatan usaha syariah.

“OJK telah menyusun masterplan industri keuangan Indonesia 2020—2025. Sebagai turunannya, OJK menerbitkan roadmap perbankan Indonesia yang juga telah diluncurkan. Selanjutnya, OJK menerbitkan roadmap perbankan syariah yang merupakan bagian dari roadmap pengembangan perbankan Indonesia,” katanya saat Launching dan Konferensi Pers Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia (RP2SI) 2020—2025 di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Pada kesempatan yang sama, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, walaupun aset perbankan syariah masih kecil dibandingkan dengan perbankan konvensional, tetapi kinerja perbankan syariah selama beberapa tahun terakhir tumbuh positif. Pangsa aset perbankan syariah sebesar 6,51% pada akhir 2020, sedangkan industri keuangan syariah 9,89%.

“Roadmap ini menunjukkan OJK memberikan perhatian khusus kepada perbankan syariah, di mana OJK selalu berkomitmen untuk mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia,” ujarnya.

Heru menjelaskan, merujuk pada Global Islamic Finance Report 2020, Indonesia menempati peringkat ke-4 untuk Global Islamic Economy Indicator Score Rank, naik satu peringkat dari posisi sebelumnya. Indonesia berada di belakang Malaysia, Saudi Arabia, dan UEA.

Peningkatan peringkat Indonesia, katanya, merupakan salah satu dampak terbitnya masterplan ekonomi dan keuangan syariah pada 2019. Kehadiran roadmap terbaru diharapkan dapat kembali mengerek peringkat Indonesia ke posisi yang lebih baik.

Heru memaparkan, kondisi industri keuangan syariah selama 4 tahun terakhir tumbuh sangat baik. Tercatat total aset keuangan syariah Indonesia telah mencapai Rp1.802,86 triliun pada akhir 2020.

Perbankan syariah juga mencatatkan pertumbuhan positif yang ditandai dengan pertumbuhan aset, pembiayaan yang disalurkan dan dana pihak ketiga (DPK).

“Total aset tumbuh 13,11%, pembiayaan juga tumbuh dengan baik 9,08%, dan DPK tumbuh 11,8%. Pada masa pandemi ini, dibandingkan dengan perbankan nasional kita, pembiayaan di perbankan syariah masih tumbuh positif,”  jelasnya.

Heru melanjutkan, OJK dan stakeholders menginginkan perbankan syariah menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu, perbankan syariah harus resilient dan berdaya saing tinggi, sehingga dapat berkontribusi signifikan terhadap ekonomi nasional.

Guna mewujudkan perbankan syariah yang berdaya saing, OJK memberikan tiga pilar yang menjadi titik pijak pertumbuhan. Pertama, penguatan identitas perbankan syariah yang meliputi penguatan nilai-nilai syariah, mengembangkan keunikan produk syariah, memperkuat modal dan efisiensi serta mendorong digitalisasi perbankan syariah.

Kedua, sinergi dengan ekosistem syariah seperti industri halal, lembaga keuangan syariah, lembaga keuangan sosial islam, kementerian dan lembaga, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terkait ekosistem ekonomi syariah.

Ketiga, penguatan perizinan, pengaturan dan pengawasan. Pada bagian ini OJK menjanjikan akselerasi perizinan melalui adopsi teknologi, mengembangkan peraturan yang kredibel dan adaptif serta meningkatkan efektivitas pengawasan perbankan syariah.

“Dalam roadmap memang tidak ada target, tetapi kami dorong keunikan produk, kolaborasi dengan ekosistem yang sangat besar, digitalisasi. Kami optimistis market share akan tumbuh sangat cepat karena punya ekosistem yang besar,” tegasnya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Holding BUMN Perkebunan Alokasikan Dana Belanja Modal hingga Rp6,7 Triliun untuk Ekspansi Bisnis

Next Post

Upacara Mandala Puja Borobudur di Area Utama Candi Borobudur

Related Posts

Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Di WEF Davos, Presiden akan sampaikan “Prabowonomics” dan Hasil Konkret 1 Tahun

24 Januari 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

Wujudkan Perlindungan Nyata Negara Bagi ASN, Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Dapat Manfaat JKK dari TASPEN

24 Januari 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI–Siemens Indonesia Kerja Sama Pembiayaan Rp300 Miliar, Perkuat Ekosistem Kelistrikan Nasional

24 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Memperkenalkan 3 proyek Strategis Bertajuk “Danantara: Powering Indonesia’s Future” di WEF Davos 2026

24 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Bangun Budaya Keberlanjutan, Pertamina Gandeng Gen Z Sebar Energi Baik

24 Januari 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Komunitas, BRI Berdayakan Lebih dari 42 Ribu Klaster Usaha

24 Januari 2026
Next Post
Wagub KGPAA Paku Alam X Apresiasi Kinerja Satgas Bencana Nasional BUMN Korwil DIY

Upacara Mandala Puja Borobudur di Area Utama Candi Borobudur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Bukan Sekadar Seremonial, PTBA Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Bangun Budaya Keselamatan Kerja

5 hari ago
Telkomsat Gunakan Slot Orbit Satelit Bekas Indosat

Telkomsat Perkuat Ekosistem Layanan Komunikasi Satelit Nasional melalui Kerja Sama Strategis dengan China Telecom Satellite

6 hari ago
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Dari Belitung Timur untuk Indonesia Emas 2045, TIMAH Gelar Pelatihan Gernas Tastaka Fase 2 untuk Guru SD Belitung Timur

3 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Penjualan REC Capai 6,43 TWh di 2025, Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

14 jam ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Di WEF Davos, Presiden akan sampaikan “Prabowonomics” dan Hasil Konkret 1 Tahun

by redaksi
24 Januari 2026
0

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Zurich, Swiss, Rabu (21/01/2026), sekitar pukul 17.55 waktu setempat, untuk...

Read more
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Wujudkan Perlindungan Nyata Negara Bagi ASN, Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Dapat Manfaat JKK dari TASPEN

24 Januari 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI–Siemens Indonesia Kerja Sama Pembiayaan Rp300 Miliar, Perkuat Ekosistem Kelistrikan Nasional

24 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Memperkenalkan 3 proyek Strategis Bertajuk “Danantara: Powering Indonesia’s Future” di WEF Davos 2026

24 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Bangun Budaya Keberlanjutan, Pertamina Gandeng Gen Z Sebar Energi Baik

24 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In