• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 21 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

PalmCo, Rawat Warisan Sejarah dan Budaya Perkebunan Indonesia

by redaksi
12 November 2025
in Berita, TJSL - PKBL - CSR
0
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Peringatan Bulan Kebudayaan Nasional setiap Oktober tidak hanya menjadi ajang refleksi atas seni dan tradisi, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali jati diri bangsa melalui pelestarian warisan sejarah.

Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Subholding PT Perkebunan Nusantara IV (PalmCo) mengambil bagian penting dalam upaya ini dengan menjaga dan merawat aset-aset sejarah yang menjadi saksi perjalanan panjang industri perkebunan Indonesia.

RelatedPosts

Dirut Jasa Marga: Lebih Dari 1,2 Juta Kendaraan Masuk dan Keluar Wilayah Jabotabek Selama Periode Libur Isra Mikraj 2026

Bukan Sekadar Seremonial, PTBA Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Bangun Budaya Keselamatan Kerja

Dekatkan Akses Layanan Keuangan, BRILink Agen Waisun Jadi Tumpuan Warga di Papua Pegunungan

Di balik megahnya kebun kelapa sawit yang menjadi urat nadi ekonomi nasional, PalmCo menyimpan kekayaan budaya dan sejarah yang masih hidup.

Dari gedung tua peninggalan Belanda, kebun berusia lebih dari seabad, hingga pabrik teh yang masih mengepul di lereng gunung, semuanya menjadi bagian dari narasi besar bangsa dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis perkebunan.

Sejarah panjang BUMN perkebunan dimulai pada tahun 1958, ketika pemerintah Indonesia menasionalisasi seluruh aset perusahaan perkebunan Belanda berdasarkan Undang-Undang Nomor 86 Tahun 1958.

Dari proses ini lahir Perseroan Perkebunan Negara (PPN) yang menjadi cikal bakal perusahaan-perusahaan perkebunan milik negara. Pada 1968, PPN bertransformasi menjadi Perusahaan Negara Perkebunan (PNP), dan kemudian menjadi PT Perkebunan (Persero) pada 1974.

Reformasi besar terjadi pada 1996 dengan penggabungan sejumlah PTP menjadi PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) yang berkantor pusat di Medan.

Sejak saat itu, PTPN IV menjadi salah satu pemain utama dalam industri kelapa sawit dan teh di Indonesia, dengan kebun-kebun yang tersebar di Sumatera Utara dan daerah pegunungan seperti Bah Butong serta Tobasari.

Langkah transformasi berlanjut pada 2014–2015, ketika Kementerian BUMN menunjuk PTPN III (Persero) sebagai induk Holding Perkebunan Nusantara guna memperkuat daya saing dan efisiensi seluruh entitas perkebunan negara.

Puncak perubahan terjadi pada 2022–2023 saat dibentuk Subholding PalmCo, hasil konsolidasi enam PTPN (IV, V, VI, VII, XIII, dan XIV). Dalam struktur baru ini, PTPN IV dipercaya menjadi induk PalmCo, membawa visi menjadi perusahaan kelapa sawit terbesar di dunia dengan lahan lebih dari 600 ribu hektare.

Namun, di balik modernisasi dan inovasi, PalmCo tidak melupakan akar sejarahnya. Sejumlah aset peninggalan masa kolonial masih berdiri kokoh dan produktif hingga kini.
Di pusat Kota Medan, berdiri megah Gedung Kantor PTPN IV Regional II yang berarsitektur kolonial.

Gedung ini tidak hanya berfungsi sebagai kantor administrasi, tetapi juga menjadi cagar budaya yang memancarkan semangat masa lalu. Bangunan tersebut kerap digunakan sebagai sarana edukasi dalam program Siswa Mengenal Nusantara (SMN), memperkenalkan generasi muda pada sejarah industri perkebunan nasional.

Sekitar dua jam perjalanan dari Medan, terdapat Kebun Pulu Raja di Kabupaten Asahan, salah satu kebun tertua di Indonesia yang sudah eksis sejak masa VOC. Hingga kini, kebun tersebut tetap produktif dengan hasil tandan buah segar mencapai 32 ton per hektare.

Kebun ini menjadi contoh nyata bagaimana warisan kolonial mampu beradaptasi dengan teknologi modern dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

PalmCo juga memiliki sejumlah unit bersejarah lainnya, seperti Kebun Ophir di Sumatera Barat dan Unit Bekri di Lampung, yang sama-sama menyimpan jejak panjang sejarah kolonial.

Di Ophir, pabrik pengolahan sawit tua yang dibangun awal abad ke-20 masih beroperasi, lengkap dengan rumah dinas bergaya kolonial yang terawat baik. Sementara di Bekri, peninggalan sejarah tersebut kini bertransformasi menjadi perkebunan modern yang mendukung pengembangan energi terbarukan berbasis biomassa.

Tak kalah menarik, di ketinggian 1.400 meter di kaki Gunung Kerinci, Jambi, berdiri Pabrik Teh Kayu Aro, pabrik teh tertua kedua di dunia yang masih beroperasi hingga kini.

Didirikan pada 1925 oleh Belanda, pabrik ini memproduksi teh hitam premium yang dulu menjadi teh favorit Ratu Elizabeth II. Kini, selain berfungsi sebagai pabrik, Kayu Aro juga menjadi ikon wisata sejarah dan agroindustri yang setiap tahun menarik ribuan wisatawan domestik dan mancanegara.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa menegaskan, warisan sejarah perkebunan merupakan bagian penting dari identitas perusahaan.

“Aset-aset bersejarah ini bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi bagian dari perjalanan bangsa membangun ekonomi berbasis perkebunan. Kami berkomitmen untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkannya sebagai sumber edukasi dan kebanggaan nasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis diterima, Kamis (06/11/2025).

Menurut Jatmiko, pelestarian situs dan bangunan bersejarah bukan hanya bentuk tanggung jawab moral, tetapi juga bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.

“Kami ingin memastikan bahwa kemajuan tidak harus menghapus masa lalu. Justru, penghormatan terhadap sejarah menjadi fondasi untuk melangkah lebih kuat ke masa depan,” tambahnya.

Pada momentum Bulan Kebudayaan Nasional, Holding Perkebunan PTPN III (Persero) dan PalmCo menegaskan kembali komitmennya menjaga jejak sejarah perkebunan Indonesia sebagai warisan budaya industri yang tak ternilai.

Previous Post

Sejak Tahun 2007, Askrindo Catat Akumulasi Volume Pertanggung KUR Mencapai Rp 1.096 triliun

Next Post

Sarinah Hadirkan Peragaan “Nusantara Pulse”, Koleksi Modest Fashion Beridentitas Budaya di Jakarta Muslim Fashion Week 2025

Related Posts

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Dirut Jasa Marga: Lebih Dari 1,2 Juta Kendaraan Masuk dan Keluar Wilayah Jabotabek Selama Periode Libur Isra Mikraj 2026

20 Januari 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Bukan Sekadar Seremonial, PTBA Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Bangun Budaya Keselamatan Kerja

20 Januari 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Dekatkan Akses Layanan Keuangan, BRILink Agen Waisun Jadi Tumpuan Warga di Papua Pegunungan

20 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Raih Penghargaan di Thailand, Inovasi Produksi Pertadex dari Kilang Pertamina Dapat Golden Medal IPITEX 2026

20 Januari 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Rubi Handojo Soroti Transformasi SDM sebagai Penggerak Daya Saing Perusahaan di Acara HR Networking 2026

20 Januari 2026
Direktur M. Jamil Jadi Salah Satu Panelis pada ADW’s Procurement Talks 20.20
Berita

Semen Baturaja Terdampak Larangan Angkutan Batu Bara di Sumsel

20 Januari 2026
Next Post
Sarinah Bersama PMI Lakukan Penyemprotan Desinfektan di Area Departemen Store dan Perkantoran

Sarinah Hadirkan Peragaan “Nusantara Pulse”, Koleksi Modest Fashion Beridentitas Budaya di Jakarta Muslim Fashion Week 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Membagikan Dividen Interim Tunai sebesar Rp20,6 Triliun

5 hari ago
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

PosIND dan Layanan Publik: Menghubungkan Negara, Masyarakat, dan Dunia

5 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina NRE Gandeng Tiongkok, Dorong Proyek Energi Bersih di Indonesia

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani Mengungkapkan Realisasi Investasi Danantara Mencapai Rp1.937 Triliun Sepanjang Tahun 2025

3 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Dirut Jasa Marga: Lebih Dari 1,2 Juta Kendaraan Masuk dan Keluar Wilayah Jabotabek Selama Periode Libur Isra Mikraj 2026

by redaksi
20 Januari 2026
0

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 1.232.648 kendaraan keluar dan masuk...

Read more
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Bukan Sekadar Seremonial, PTBA Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Bangun Budaya Keselamatan Kerja

20 Januari 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Dekatkan Akses Layanan Keuangan, BRILink Agen Waisun Jadi Tumpuan Warga di Papua Pegunungan

20 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Raih Penghargaan di Thailand, Inovasi Produksi Pertadex dari Kilang Pertamina Dapat Golden Medal IPITEX 2026

20 Januari 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Rubi Handojo Soroti Transformasi SDM sebagai Penggerak Daya Saing Perusahaan di Acara HR Networking 2026

20 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In