Kelistrikan Provinsi Nusa Tenggara Timur pasca bencana badai siklon tropis Seroja telah pulih 100 persen. Sebanyak 4.002 gardu yg terdampak badai berhasil diperbaiki atau diganti dan 635 ribu pelanggan kini telah menikmati listrik PLN kembali.
PLN menghadapi kendala yg sangat kompleks mulai dari area kerusakan yang sangat luas, kerusakan infrastruktur pendukung seperti jalan dan pelabuhan, cuaca yg masih tak menentu sehingga mengganggu penyediaan material pengganti, sampai dengan keterbatasan alat-alat berat di titik-titik tersulit.
Meski demikian, tepat pukul 19.38 WITA 09 Mei 2021, PLN akhirnya berhasil memulihkan seluruh jaringan yg rusak sehingga pelanggan dapat kembali menikmati listrik.
Pulau Raijua menjadi lokasi terakhir yang berhasil dipulihkan. Kondisi geografis Pulau Raijua hanya dapat dijangkau dengan kapal kayu nelayan atau kapal cepat. Dari Kupang perjalanan laut dilakukan ke Pulau Sabu dengan waktu tempuh 10 jam.
Perjalanan kemudian dilanjutkan dari Pulau Sabu ke Pulau Raijua dengan waktu tempuh 2 jam dengan ganasnya Laut Sawu. Namun hal itu tidak menghalangi petugas PLN bekerja keras memulihkan seluruh gardu terdampak bencana.
Dengan pulihnya aliran listrik PLN di Raijua, aktivitas masyarakat dapat normal kembali dan geliat ekonomi di Raijua bisa bangkit kembali.
















