Untuk ketiga kalinya, Pantai Kuta, The Mandalika menjadi lokasi menetasnya tukik atau anak penyu dalam rentang waktu beberapa bulan terakhir, pada 15 September 2020,.
ITDC senang sekali bisa kembali melepaskan tukik, yang kali ini berjumlah 50 ekor bersama 20 orang yang terdiri dari pelaku pariwisata di dan sekitar The Mandalika beserta anak-anak, wisatawan mancanegara, wisatawan domestik, dan warga setempat.
Penyu tergolong sebagai satwa langka dan dilindungi. ITDC selain mendukung pelestarian penyu dan lingkungan, pelepasan tukik punya berbagai manfaat.
Pelepasan tukik ke habitatnya di laut merupakan kegiatan pariwisata yang sungguh menarik. Tak jarang wisatawan baik domestik maupun mancanegara ikut berpartisipasi dalam pelepasan tukik ke laut, di berbagai pantai di Indonesia. Seorang wisatawan asal Yogyakarta gembira sekali bisa melepaskan tukik bersama kami dan para wisatawan lain di Pantai Kuta, The Mandalika. Sang wisatawan berpendapat, tindakan nyata ini mengajarkan anaknya untuk menyayangi hewan dan meningkatkan kesadaran akan pelestarian satwa liar, terutama yang dilindungi.
Selain mengedukasi, masyarakat sekitar juga makin sadar untuk ikut melestarikan penyu. Pelepasan tukik yang menghasilkan keuntungan ekonomi bagi pengelola konservasi penyu dan masyarakat sekitar destinasi pariwisata juga membuat mereka enggan mengambil telur dan menangkap penyu. Bahkan konsumsi daging penyu oleh masyarakat sekitar juga semakin berkurang. Hasilnya, upaya melestarikan penyu bisa semakin efektif.
Pelepasan tukik di Pantai Kuta, The Mandalika ini, bisa meningkatkan kesadaran bersama untuk melestarikan penyu, menjadi wisatawan yang peduli akan lingkungan















