Pelindo terus konsisten untuk terus berupaya mewujudkan operasional Pelabuhan yang bersih dan bebas dari pungutan liar. Untuk itu Pelindo beserta insan maritim Pelabuhan menandatangani Pakta Integritas Bersama pada Selasa, 28 Desember 2021.
Penandatanganan dilakukan secara hybrid dan serentak di seluruh wilayah pelabuhan dan terminal yang dikelola Pelindo dan dihadiri langsung oleh seluruh Insan Maritim Pelabuhan seperti Instansi Pemerintah, Terminal Operator, Asosiasi Kepelabuhanan dan Pengguna Jasa.
Untuk memastikan hal ini terimplementasi secara menyeluruh, tidak hanya Regional Head 1 – 4 yang menjadi perwakilan Pelindo dalam penandatanganan ini, tetapi juga perwakilan petugas lapangan Pelindo Group seperti Petugas Kepil, Kru Kapal, Petugas Control Tower, Petugas Operator QCC, Petugas Operator RTG/RMGC, Petugas Operator Reach Stacker dan Petugas Tally juga turut serta menandatangani komitmen bersama untuk mewujudkan Pelabuhan bersih dari praktik pungli.
Adapun dari perwakilan pelayanan publik yang turut menandatangani antara lain adalah Instansi Pemerintah seperti Kantor Otoritas Pelabuhan, Kantor Syahbandar, Kantor Bea dan Cukai, Kantor Imigrasi Pelabuhan, Kantor Karantina Pelabuhan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan.
Pakta Integritas Bersama ini juga didukung oleh Asosiasi Kepelabuhanan seperti DPC Indonesia National Shipowners’ Association (INSA), DPC Indonesia Shipping Agency Association (ISAA), DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia / Indonesian Logistics & Forwarders Association (ALFI/ILFA), BPD Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), dam DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI). Dan yang terakhir, perwakilan Pengguna Jasa Kepelabuhanan di seluruh wilayah pelabuhan dan terminal yang dikelola oleh Pelindo.












