Setelah masa larangan mudik berakhir pada 17 Mei 2021, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni melayani sekitar 73 ribu penumpang. Angka tersebut total dari kapal penumpang dan perintis.
“Pada periode pascamasa peniadaan mudik terhitung sejak 18 hingga 24 Mei 2021, Pelni telah mengantarkan sebanyak 57.759 penumpang pada kapal penumpang dan sebanyak 15.584 penumpang dengan kapal perintis,” kata Pjs Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Opik Taufik dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (26/5).
Opik menambahkan, hingga Selasa (25/5) tercatat lima rute padat pada kapal penumpang. Rute tersebut yakni Belawan – Pulau Batam, ParePare – Tarakan, BauBau – Makassar, Nabire – Jayapura, serta Tarakan – ParePare. Sementara untuk rute padat pada pelayaran kapal perintis meliputi Masalembo – Kalianget, Sanana – Ternate, Sintete – Tanjung Pinang, ToliToli – Tarakan, dan Pulau Raas – Jangkar.
“Pada periode pascamasa peniadaan mudik terhitung sejak 18 hingga 24 Mei 2021, Pelni telah mengantarkan sebanyak 57.759 penumpang pada kapal penumpang dan sebanyak 15.584 penumpang dengan kapal perintis,” kata Pjs Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Opik Taufik dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (26/5).
Opik menambahkan, hingga Selasa (25/5) tercatat lima rute padat pada kapal penumpang. Rute tersebut yakni Belawan – Pulau Batam, ParePare – Tarakan, BauBau – Makassar, Nabire – Jayapura, serta Tarakan – ParePare. Sementara untuk rute padat pada pelayaran kapal perintis meliputi Masalembo – Kalianget, Sanana – Ternate, Sintete – Tanjung Pinang, ToliToli – Tarakan, dan Pulau Raas – Jangkar.
Sumber Republika, edit koranbumn
















