• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 19 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Pembengkakan Proyek LRT Jabodetabek, Pemerintah Keluarkan Duit Negara Senilai Rp2,6 triliun

by redaksi
9 November 2021
in Berita
0
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pemerintah kembali  merogoh duit dari APBN untuk membiayai proyek-proyek strategis pemerintah.

Setelah menambal proyek kereta cepat, kali ini pemerintah harus mengeluarkan duit negara senilai Rp2,6 triliun untuk menambal proyek LRT Jabodetabek.

RelatedPosts

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan penyertaan modal negara (PMN) yang bersumber itu dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp2,6 triliun.

Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Sri Mulyani menyebut PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan mendapatkan PMN SAL sebesar Rp6,9 triliun dari total SAL Rp20,1 triliun pada 2021 untuk tiga entitas, yakni PT Hutama Karya, PT KAI, dan Lembaga Manajemen Aset Negara.

“Untuk kereta api yang mendapatkan dari PMN SAL Rp20,1 triliun itu, sebesar Rp6,9 triliun ditujukan untuk LRT Jabodebek yang mengalami cost overrun sebesar Rp2,6 triliun,” katanya, Senin (8/11/2021).

Pembangunan LRT Jabodebek mengalami sejumlah kendala selain insiden tabrakan yang terjadi di kawasan Jakarta Timur pada Senin (25/10/2021).

Sebelum insiden tabrakan, ternyata pengerjaan proyek LRT Jabodebek juga menghadapi kendala pembengkakan biaya (cost overrun). Penyebabnya adalah molornya proses pembangunan yang tak sesuai target awal penyelesaian.

Berdasarkan data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), proyek LRT Jabodebek yang mulai dibangun sejak 2015 sebenarnya ditargetkan rampung pada 2019.

Sayangnya, sampai saat ini proyek tersebut tak kunjung selesai. Bahkan proyek LRT Jabodebek yang molor hampir 2 tahun dan ditargetkan rampung pada 2022 itu juga mengalami kecelakaan saat proses uji coba rangkaian kereta beberapa waktu lalu.

Proses konstruksi LRT Jabodebek dilakukan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) selaku kontraktor. Sejak awal pembangunan hingga Agustus 2021, Adhi Karya telah mengantongi dana sebesar Rp13,8 triliun dari pengerjaan proyek LRT Jabodebek Fase I.

Corporate Secretary Adhi Karya Farid Budiyanto pernah menjelaskan bahwa total penerimaan dari proyek LRT Jabodebek tersebut sudah termasuk realisasi pembayaran ke-8 belum lama ini.

Menurutnya, pembayaran ini akan meningkatkan likuiditas dan memperkuat arus kas operasi ADHI yang juga mendukung penyelesaian pembangunan LRT Jabodebek Fase I.

“Ke depannya ADHI akan terus melakukan upaya percepatan pembayaran khususnya dari proyek-proyek besar untuk tetap menjaga postur keuangan ADHI semakin baik dan kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Prasarana LRT Jabodebek Ferdian Suryo Adhi Pramono tak memungkiri dampak mundurnya proyek kereta layang ringan akan berpengaruh terhadap nilai investasi dari sisi prasarana maupun sarana.

“Nilai investasi akan bertambah karena bunga pinjaman di bank atau interest terus meningkat. Tapi yang tidak kita hindari adalah interest. Mau enggak mau bunga bank satu tahun kan interest-nya pasti bertambah,” ujar Ferdian, dikutip dari tempo.co.

Ferdian mengatakan perubahan nilai investasi itu kecil ketimbang angka perkiraan pada awal proyek berlangsung. Perubahan tersebut pun sudah diperhitungkan dalam adendum penyesuaian kontrak yang ditandatangani pada 2020.

Adapun proyek LRT setelah adendum memiliki nilai kontrak Rp23,3 triliun. Angka itu sudah termasuk dengan pajak. Ferdian menjelaskan perhitungan penyesuaian nilai investasi telah melalui proses peninjauan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Sudah ada review dari BPKP, untuk infrastruktur prasarananya sudah diperhitungkan. Sedangkan dari sisi sarana, dari KAI juga sudah ada proses review-nya,” tutur Ferdian

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

PGN Paparkan 7 Kolaborasi Pemanfaatan Gas Bumi untuk Penyediaan Energi Bersih dan Ramah Lingkungan

Next Post

Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Ungkap Kinerja Buruk Garuda Indonesia Akibat Tata Kelola Buruk, Korupsi dan Pandemi

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

18 Maret 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

18 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

18 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Berangkatkan 750 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

18 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

18 Maret 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Kunjungi Proyek Sekolah Rakyat di Singkawang dan Pontianak, Menko Infrastruktur AHY Tekankan Pentingnya Infrastruktur Pendidikan

18 Maret 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Ungkap Kinerja Buruk Garuda Indonesia Akibat Tata Kelola Buruk, Korupsi dan Pandemi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG dan POLRI Luncurkan Gerakan Pangan Murah Menjelang Lebaran Idulfitri 1447 H

19 jam ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Siapkan Uang Tunai Rp23,18 Triliun Jelang Idulfitri 2026

4 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN EPI Menargetkan Ekspor Biomassa hingga 1 juta ton pada 2026

5 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Kontribusi Signifikan dari Anak Usaha BRI pada Laba Rp57,13 triliun pada 2025

6 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

by redaksi
18 Maret 2026
0

PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengaturan (BP) BUMN berkontribusi dalam penyelenggaraan Program...

Read more
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

18 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

18 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Berangkatkan 750 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

18 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

18 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In