– Strategi kolaborasi menjadi lebih powerful dibandingkan berkompetisi atau bersaing di era bisnis modern. Strategi kolaborasi untuk tumbuh bersama merupakan harapan yang perlu segera diimplementasikan.
PTP Multipurpose dalam proses transformasi bisnis berupaya senantiasa bersinergi dengan tidak hanya dengan para pengguna jasa kepelabuhanan swasta, namun juga berkolaborasi dengan Anak Perusahaan BUMN yang memiliki entitas yang serupa sebagai bentuk Sinergi BUMN.
Salah satu bentuk nyata dari kolaborasi dimaksud diimplementasikan dalam kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PTP Multipurpose dengan PT Krakatau Bandar Samudera (PT KBS) atau PT Krakatau International Port untuk adanya Joint Marketing di bidang kepelabuhanan.
Hal ini merupakan wujud sinergi antar Anak Perusahaan BUMN yang bertujuan untuk mendukung kelancaran kegiatan logistik Nasional, khususnya di area Provinsi Banten. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PTP Multipurpose Drajat Sulistyo dan Direktur Utama PT KBS Akbar Djohan, dan turut dihadiri oleh Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis PTP Multipurpose Yossianis Marciano, Branch Manager PTP Banten Edi Junaedi, Direktur SDM & Keuangan PT KBS Dazul Herman, Direktur Operasi PT KBS Cahyo Antarikso, serta jajaran Senior Manajerial dari PTP Multipurpose dan PT KBS.
Direktur Utama PTP Multipurpose, Drajat Sulistyo mengatakan “Penandatanganan MoU ini merupakan langkah awal dari program sinergi antara PTP Multipurpose dan PT KBS dalam mewujudkan Banten International Port sebagai terminal curah terbesar di Indonesia. Sebelumnya, PTP dan KBS saling berkompetisi. Namun di era saat ini, kami dari PTP maupun PT KBS sepakat bahwa kolaborasi lebih diutamakan dalam memberi kontribusi Pelayanan kepada Customer dan melalui Penandatanganan MoU ini diharapkan kedua Perusahaan dapat semakin tangguh menghadapi dinamika tantangan kedepan dan yang terutama memudahkan para pengguna jasa dalam memanfaatkan jasa terminal milik kedua belah pihak”.














