• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 8 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Perjalanan 4 Dekade AP II, Bangun 20 Bandara dan Layani Lebih 1 Miliar Penumpang Pesawat

by redaksi
21 Agustus 2024
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi Angkasa Pura II
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Angkasa Pura II tepat pada hari ini, Selasa 13 Agustus 2024, menapaki usia 40 tahun.

Mengangkasa sejak 1984, AP II pada awalnya lahir untuk mengelola satu bandara yakni Bandara Soekarno-Hatta yang dioperasikan mulai 1985.

RelatedPosts

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

Dari hanya satu bandara, AP II kini mengelola 20 bandara yang terletak di sejumlah pulau yakni Sumatra, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa dan Kalimantan.

Sepanjang kurun waktu 4 dekade tersebut jumlah keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat yang dilayani di bandara-bandara AP II telah menembus jauh di atas 1 miliar penumpang. Pada rentang 21 tahun saja, atau pada 2002 – 2023, jumlah penumpang pesawat yang dilayani di bandara-bandara AP II sudah mencapai hampir 1,4 miliar penumpang.

Direktur Utama AP II Agus Wialdi mengatakan perseroan berterima kasih atas dukungan yang tidak henti dari seluruh pihak, antara lain jajaran pemerintah, stakeholder dan masyarakat luas dalam mengiringi perjalanan AP II.

“AP II merasakan banyak sekali dukungan dari seluruh pihak selama perjalanan 4 dekade dalam membangun konektivitas udara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.”

“Kami berterima kasih kepada semua pihak sehingga AP II dapat terus berkembang dan selalu memperbaiki pelayanan kepada masyarakat luas, penumpang pesawat, maskapai, ground handling dan seluruh pihak. Ke depannya, kami selalu memiliki komitmen untuk memperbaiki segala kekurangan dalam pelayanan maupun operasional,” ujar Agus Wialdi.

Agus Wialdi mengatakan dalam kurun waktu 40 tahun, AP II secara berkelanjutan melakukan berbagai pembangunan dan pengembangan bandara-bandara di berbagai kota untuk memperkuat konektivitas udara nasional serta memberikan pelayanan transportasi udara bagi masyarakat.

Pembangunan dan pengembangan bandara semisal di Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) yang awalnya hanya memiliki 1 terminal penumpang pesawat dan sekarang telah memiliki 3 terminal penumpang pesawat, serta 3 runway (landas pacu). Ini menjadikan Bandara Soekarno-Hatta yang sebagai bandara terbesar di Indonesia.

Bandara Soekarno-Hatta kini juga menjelma ibarat suatu kota mandiri dengan berbagai infrastruktur dasar sebuah kota, yakni main power station kelistrikan, pengelolaan limbah, instalasi air bersih, stasiun pemadam kebakaran di sisi udara maupun sisi darat, stasiun kereta, serta dildukung kantor kepolisian yang mempunyai wilayah hukum setingkat Kabupaten/Kota yakni Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Di Bandara Soekarno-Hatta dapat ditemui juga beragam fasilitas seperti hotel, restoran, kawasan perkantoran, SPBU hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Transportasi publik pun tersedia lengkap, hingga terdapat skytrain sebagai kereta penghubung antarteminal penumpang pesawat.

Pembangunan dan pengembangan juga dilakukan AP II di bandara-bandara lainnya seperti Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang) yang beroperasi dengan terminal baru mulai 1990 dan kemudian terkoneksi dengan stasiun LRT.

Kemudian di era 2000-an, terminal baru yang modern dibuka di Bandara Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru) pada 2012, lalu Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang) pada 2013, kemudian Bandara Sultan Thaha (Jambi) pada 2015, lalu Bandara Supadio (Pontianak) pada 2017.

Pembangunan bandara mencakup pengembangan terminal penumpang dan fasilitas juga dilakukan di bandara lainnya, yakni Bandara Minangkabau (Padang), Sisingamangaraja XII (Silangit), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Radin Inten II (Lampung), Jenderal Besar Soedirman (Purbalingga), Kertajati (Majalengka), HAS Hanandjoeddin (Bengkulu), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Tjilik Riwut (Palangkaraya), Sultan Iskandar Muda (Aceh), Husein Sastranegara (Bandung), Banyuwangi dan Depati Amir (Pangkalpinang).

Kemudian, AP II membangun bandara baru yakni Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Sumatra Utara, yang beroperasi mulai 2013. Bandara ini kemudian dilengkapi berbagai infrastruktur seperti stasiun kereta. Kualanamu kini menjadi bandara tersibuk kedua di antara bandara-bandara lainnya di bawah AP II.

Agus Wialdi mengatakan, “AP II membangun terminal baru dan bandara baru di berbagai kota untuk memastikan konektivitas udara di Indonesia tetap terjaga, karena transportasi udara adalah transportasi paling efektif di Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Bandara sebagai pintu masuk utama juga menjadi penggerak perekonomian dan pariwisata di suatu kota.”

Direktur Operasi AP II Agus Haryadi mengatakan pengembangan dan pembangunan di berbagai bandara dalam kurun waktu 40 tahun bertujuan agar aspek pelayanan kepada masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan.

“Pengembangan 20 bandara bertujuan memastikan konektivitas udara di Indonesia tetap terjaga dengan mengutamakan pelayanan, keamanan, keselamatan dan terpenuhinya seluruh regulasi.”

“Secara berkelanjutan, kami berupaya untuk memperbaiki kekurangan dalam operasional dan pelayanan,” ujar Agus Haryadi.

Adapun terkait pelayanan, Bandara Soekarno-Hatta saat ini menduduki peringkat terbaiknya sepanjang sejarah yakni posisi 28 dalam daftar 100 bandara terbaik dunia versi Skytrax.

Pada usia yang ke-40 tahun, AP II kini tengah bersiap menapaki era baru dalam sektor kebandarudaraan Indonesia untuk mengakselerasi pertumbuhan pariwisata nasional.

 

Previous Post

BNI-UI Half Marathon 2024 Kembali Digelar, Ikuti Keseruannya dan Dapatkan Promo Menariknya

Next Post

Dukung Perekonomian Nasional, Penyaluran Kredit Bank Mandiri ke Segmen UMKM Capai Rp 127 Triliun di Kuartal 2-2024

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

7 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

BRI Manajemen Investasi Targetk AUM Sebesar Rp500 miliar pada Tahun Pertama Peluncuran ETF Berbasis Emas

7 Maret 2026
Next Post
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Dukung Perekonomian Nasional, Penyaluran Kredit Bank Mandiri ke Segmen UMKM Capai Rp 127 Triliun di Kuartal 2-2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Proyek Infrastruktur Masih Menarik, SMI Terima Pinjaman Rp10,26 Triliun dari Lima Bank Global

SMI Ungkap Telah Menyalurkan Pendanaan 129 Proyek Strategis Nasional senilai Rp125 triliun hingga Akhir 2025

3 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Memproyeksikan Pertumbuhan Kredit Konservatif Kisaran 7-9% pada 2026

5 hari ago
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

3 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Dukung Kelancaran Operasional Bisnis, Pengelolaan DHE SDA Kini Bisa Dipantau Real-Time Lewat Kopra by Mandiri

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

by redaksi
7 Maret 2026
0

Sovereign Wealth Fund (SWF) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia memastikan telah berada di pasar modal Tanah Air meski tidak muncul di...

Read more
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In