• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 2 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Perkuat Likuiditas dan Ekspansi Kredit, Pemerintah Berikan Tambahan Dana Rp100 triliun ke Bank Himbara

by redaksi
2 April 2026
in Berita
0
Remunerasi 2019, BNI Naik BTN Turun
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

Harapan Baru Warga Bantaran Rel: Pemerintah Siapkan Hunian Layak dan Terjangkau

BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen Sesuai Perpres Nomor 14 Tahun 2026

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) akan memperkuat penyaluran kredit ke sektor produktif menyusul suntikan tambahan dana pemerintah yang bersumber dari Saldo Anggaran Lebih alias SAL.

Suntikan dana ini akan menambah likuiditas perbankan yang pada akhirnya akan menjaga ruang ekspansi kredit tetap terarah ke sektor produktif, khususnya yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menyampaikan bahwa realisasi penyaluran kredit yang bersumber dari dana SAL hingga saat ini menunjukkan perkembangan positif dan berjalan sesuai rencana penempatan.

Dia menegaskan bahwa seluruh penyaluran dilakukan dengan prinsip kehati-hatian serta pelaporan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, pembiayaan dari dana SAL telah menjangkau berbagai sektor strategis nasional, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai motor utama ekonomi. Distribusi kredit tersebut juga telah tersebar di 37 provinsi di Indonesia, mencerminkan pemerataan akses pembiayaan yang inklusif.

Ke depan, Bank Mandiri memastikan ekspansi kredit akan tetap dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan dinamika permintaan, kondisi makroekonomi, serta kualitas risiko.

Andhika juga menyampaikan bahwa dengan adanya pendekatan tersebut, Bank Mandiri optimistis pertumbuhan kredit dapat tetap sehat dan berada di atas rata-rata industri.

“Melalui optimalisasi fungsi intermediasi, Bank Mandiri terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong aktivitas sektor produktif, meningkatkan daya saing usaha nasional, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip Senin (30/3/2026).

Suntikan Rp100 Triliun Purbaya

Sebelumnya Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan pemerintah telah menambah penempatan dana sebesar Rp100 triliun ke perbankan menjelang libur Lebaran 2026.

Langkah ini diambil untuk menjaga likuiditas sekaligus menekan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) yang sempat meningkat akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Dia menjelaskan, tambahan likuiditas tersebut merupakan respons atas kenaikan yield obligasi yang mengindikasikan adanya keketatan likuiditas di sistem perbankan.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perbendaharaan, posisi kas negara di Bank Indonesia masih mencapai sekitar Rp400 triliun, sehingga pemerintah memiliki ruang untuk mengalirkan likuiditas ke perbankan.

Dari jumlah tersebut, Rp100 triliun ditempatkan dengan tenor fleksibel dan dapat ditarik sewaktu-waktu, berbeda dengan skema sebelumnya sebesar Rp200 triliun yang memiliki tenor enam bulan di bank-bank Himbara. Kebijakan ini disebut menyerupai strategi active treasury management.

Purbaya menambahkan, penempatan dana tersebut tidak sepenuhnya difokuskan untuk pembiayaan sektor riil. Perbankan diberikan fleksibilitas untuk memanfaatkan dana, termasuk membeli SBN guna menekan yield melalui peningkatan permintaan di pasar obligasi.

“Kalau mau menekan yield, harus ada pembeli. Bank pasti mencari instrumen yang paling mudah dan berisiko rendah, seperti obligasi negara. Itu yang akan mendorong yield turun kembali,” jelasnya.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Mengenai hal ini, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) juga menilai kebijakan tersebut dinilai dapat mendukung likuiditas perbankan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar mengatakan, kinerja likuiditas perseroan saat ini berada pada kondisi yang kuat, tercermin dari pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang solid sepanjang 2025.

Sepanjang tahun lalu, DPK BSI tumbuh 16,20% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi sekitar Rp380 triliun, dengan komposisi yang didominasi dana murah atau current account saving account (CASA) sebesar 61,62% atau sekitar Rp234 triliun.

Menurutnya, kinerja penghimpunan dana tersebut juga didukung oleh berbagai stimulus pemerintah, termasuk kebijakan penempatan dana SAL di perbankan.

“Sepanjang 2025, dana SAL yang ditempatkan di Bank Syariah Indonesia sebesar Rp10 triliun telah terserap 100% di berbagai sektor pembiayaan, mulai dari UMKM, konsumer, hingga usaha bisnis lainnya,” ujar Wisnu dalam keterangannya kepada Bisnis, dikutip Senin (16/3/2026).

Dia menjelaskan, penyaluran dana tersebut menunjukkan bahwa stimulus likuiditas dari pemerintah dapat mendorong pembiayaan ke sektor-sektor produktif yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Terkait rencana tambahan penempatan dana SAL sebesar Rp100 triliun dengan skema yang lebih fleksibel, BSI menyatakan masih melakukan koordinasi lebih lanjut dengan kementerian terkait untuk memahami mekanisme kebijakan tersebut.

Meski demikian, perseroan menyambut baik langkah pemerintah tersebut sebagai upaya menjaga likuiditas perbankan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

“Kami menyambut baik kebijakan dan stimulus yang disiapkan pemerintah untuk mendorong daya beli dan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Wisnu.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

ID Food Berencana Divestasi 3 Pabrik Gula akan Dikelola Sinergi Gula Nusantara

Next Post

Return Aset Meningkat 300%, Presiden Prabowo Subianto Tawarkan Danantara ke Investor Jepang

Related Posts

Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

2 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Harapan Baru Warga Bantaran Rel: Pemerintah Siapkan Hunian Layak dan Terjangkau

2 April 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen Sesuai Perpres Nomor 14 Tahun 2026

2 April 2026
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP
Berita

Pasca Lebaran, PalmCo Bersiap Ground Breaking Fasilitas Hilirisasi Terbaru

2 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Tembus Rp5,7 Miliar, Program Pendampingan Pertapreneur Aggregator Sukses Perkuat Ekosistem dan Dongkrak Pendapatan UMK

2 April 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia, Salurkan Rp289 Miliar melalui BAZNAS RI untuk Penguatan Ekonomi Umat

2 April 2026
Next Post
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Return Aset Meningkat 300%, Presiden Prabowo Subianto Tawarkan Danantara ke Investor Jepang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, Resmi Mengundurkan Diri

Agrinas Pangan Nusantara Memastikan Keuntungan Operasional KopDes Merah Putih Dikembalikan ke Masyarakat Desa

9 jam ago
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, Resmi Mengundurkan Diri

Hingga 2026, Agrinas Pangan Nusantara akan Mengoperasikan 3.505 KopDes Merah Putih di Jawa Timur dan Jawa Tengah

2 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Sebanyak 3,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+9 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga Sampaikan Volume Lalin Meningkat 36,3% Pada H+9 Lebaran

1 hari ago
Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

2 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam

by redaksi
2 April 2026
0

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memastikan layanan perbankan tetap berjalan selama libur Hari Paskah pada Jumat, 3...

Read more
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

Harapan Baru Warga Bantaran Rel: Pemerintah Siapkan Hunian Layak dan Terjangkau

2 April 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Siapkan Pembangunan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen Sesuai Perpres Nomor 14 Tahun 2026

2 April 2026
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP

Pasca Lebaran, PalmCo Bersiap Ground Breaking Fasilitas Hilirisasi Terbaru

2 April 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Tembus Rp5,7 Miliar, Program Pendampingan Pertapreneur Aggregator Sukses Perkuat Ekosistem dan Dongkrak Pendapatan UMK

2 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In