• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 11 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Persaingan Neobank Semakin Ketat, BRI Agro Berencana Jadi Bank Digital

by redaksi
23 Januari 2021
in Anak Perusahaan, Berita
0
BRI Agro Telah Salurkan Sembako dan APD untuk Penanganan Pandemi Covid-19
0
SHARES
100
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perlombaan bank digital di Tanah Air semakin memanas. Peluang neobank untuk berkembang cukup besar di tengah tingginya aktivitas masyarakat secara daring.

Pandemi Covid-19 jadi momentum yang pas dalam percepatan tranformasi layanan perbankan secara digital. Dengan transformasi itu, nasabah bisa melakukan transaksi dan mengakses layananan keuangan lainnya hanya lewat gadget.

RelatedPosts

SMI Membuka Peluang Bekerja Sama dengan Danantara Dalam Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

Menteri Ketenagakerjaan RI Kunjungi PTDI, Tinjau Program Magang Nasional 2026

Peringati Nuzulul Quran, DAHANA Berikan Apresiasi untuk 100 Marbot di Subang

Sebelumnya PT Bank Central Asia Tbk (BCA) lewat anak usahanya Bank Digital BCA dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang sudah mengumumkan akan jadi bank digital penuh. Yang terbaru, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) juga sedang mengambil ancang-ancang masuk ke ranah digital.

BRI berencana menggunakan anak usahanya PT BRI Agroniaga Tbk (AGRO) sebagai kendaraan untuk masuk ke bank digital. Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, BRI Agro punya ukuran bisnis yang cukup lincah sehingga sangat memungkinkan jika sewaktu-waktu  bisnis modelnya diubah untuk bermain di ekosistem digital.

“Terkait bisnis digital dengan menjadikan BRI Agro sebagai kendaraan bisnis, kami memang arahnya kesana,” ujar Sunarso dalam konferensi pers virtual, Kamis (21/1).

Namun, rencana itu menurutnya masih membutuhkan banyak persiapan. Untuk mengembangkan bank digital, perseroan perlu mempersiapkan infrastruktur, produk, Sumber Daya Manusia (SDM) dan target pasar yang dibidik.

Sementara Direktur Utama BRI Agro Ebeneser Girsang belum bisa menjawab persiapan apa yang dilakukan menuju rencana jadi bank digital tersebut.

Ia mengatakan, detail rencana bisnis Bank Agro tahun ini baru bisa disampaikan setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Jadi referensi kami untuk sementara adalah yang disampaikan pak Sunarso,” katanya

Tahun ini, BRI telah menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) IT sebesar Rp 3,5 triliun.

Direktur Digital, Teknologi dan Informasi BRI Indra Utoyo menjelaskan,  capex itu terutama akan digunakan untuk modernisasi dari core banking terkait dengan financial system dan perangkat-perangkat unit kerja BRI yang melakukan transformasi.

Di samping itu, BRI juga tetap membuka peluang untuk melakukan aksi korporasi lewat akuisisi tahun ini. Oleh karena itu, bank pelat merah ini akan menyiapkan anggaran tidak kurang dari Rp 5 triliun jika ditemukan peluang akuisisi.

Selain BRI, PT Bank Harda Tbk (BBHI) juga bakal masuk ke ranah bank digital setelah resmi diakuisisi oleh PT Mega Corpora, perusahaan milik pengusaha Chairul Tanjung.

Dalam prospektus akuisisi yang dipublikasikan pada Desember 2020,  Mega Corpora disebut berkomitmen mengembangkan Bank Harda menjadi bank yang akan melayani para nasabah dengan menggunakan platform teknologi digital serta menjadikan bank jadi lebih kuat dan berdaya saing agar bisa menjadi bank berskala nasional.

OJK telah memberi lampu hijau bagi bank digital bisa beroperasi tanpa harus memiliki kantor cabang fisik. Itu tercantum dalam sub bahasan di rancangan Peraturan OJK tentang Bank Umum yang sedang digodok dan ditargetkan diluncurkan semester I ini. Namun, aturan detail yang akan jadi pijakan bagi bank digital di Indonesia masih belum ada.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Teguh Supangkat mengatakan, bank digital saat ini masih mengacu ke pengaturan aktivitas sebagai digital bank dan itu ada di POJK Managemen Resiko Teknologi Informasi (MRTI). OJK baru akan mengkaji untuk membuat aturan lebih rinci setelah POJK Bank Umum selesai.

Sementara itu, Bank Digital BCA ditargetkan akan meluncur tahun ini.  Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim menjelaskan, bank itu akan hadir lewat aplikasi super canggih  yang akan menggarap seluruh segmen usia.

“Tidak anya untuk milenial, BCA Digital juga hadir bagi masyarakat yang sudah terbiasa dan lebih memilih bertransaksi dengan teknologi digital (Digital Savvy),” jelasnya.

Untuk tahap awal, BCA Digital hanya akan fokus pada layanan pendanaan dulu. Bank ini akan memfasilitasi berbagai transaksi perbankan digital melalui aplikasi digital berbasis smartphone.

Layanan kredit baru akan diluncurkan tahap berikutnya. Nantinya, penyaluran kredit akan menyasar segmen individual, individual bisnis, UMKM, dan juga retail.

Sementara konsep digital yang diusung Bank Jago disebut tidak akan berkompetisi secara langsung dengan layanan digital yang sudah dimiliki bank lain.

Direktur Utama Bank Jago Kharim Siregar sebelumnya menjelaskan, konsep digital yang dilakukan adalah lewat bekerjasama dengan semua platform dalam ekosistem digital.

Bank Jago akan bekerjasama dengan platform mulai dari e-commerce, aplikasi jasa penyedia transportasi, industri travel, online shop, hiburan, hingga pembayaran digital dan fintech lending.

Posisi Bank Jago di industri bank digital telah diperkuat dengan masuknya Gojek sebagai investor dengan menggengam 22% sahamnya. Lewat kolaborasi strategis tersebut, Go-Jek sebagai penyedia layanan on-demand dan aplikasi pembayaran akan menyediakan layanan perbankan di platformnya sehingga pelanggan Gojek dapat membuka rekening Bank Jago dan mengelola keuangan lebih mudah lewat aplikasi Gojek

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Pertamina Peduli Salurkan Bantuan Siaga Merapi di Magelang

Next Post

Adhi Karya Bukukan Kontrak Baru Rp19,7 Triliun Sepanjang 2020

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

SMI Membuka Peluang Bekerja Sama dengan Danantara Dalam Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

10 Maret 2026
Dirgantara Indonesia Serahkan Bantuan APD Bagi Tenaga Kesehatan
Berita

Menteri Ketenagakerjaan RI Kunjungi PTDI, Tinjau Program Magang Nasional 2026

10 Maret 2026
Gandeng Kimia Farma, Dahana Gelar MCU
Berita

Peringati Nuzulul Quran, DAHANA Berikan Apresiasi untuk 100 Marbot di Subang

10 Maret 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

Peringati Nuzulul Quran 1447 H, PINDAD Serahkan Bantuan Wakaf & Santunan

10 Maret 2026
CSR BUMN Peduli Covid-19 : PTPN VII, Pupuk Kujang, Pos Indonesia, IPC
Berita

Pupuk Kujang Catat 22,9 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan, Penerapan K3 Terus Diperkuat

10 Maret 2026
Heritage Loco Tour Cepu Terpilih Dalam Pergelaran Virtual Seni Budaya Pemprov Jateng
Berita

Perhutani Gelar Semarak Ramadan 1447 H, Ratusan Warga Jati Padang Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

10 Maret 2026
Next Post
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Adhi Karya Bukukan Kontrak Baru Rp19,7 Triliun Sepanjang 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Idulfitri

2 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

15 jam ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

5 hari ago
CSR BUMN Peduli Covid-19 : PTPN VII, Pupuk Kujang, Pos Indonesia, IPC

Pupuk Kujang Catat 22,9 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan, Penerapan K3 Terus Diperkuat

2 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

SMI Membuka Peluang Bekerja Sama dengan Danantara Dalam Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

by redaksi
10 Maret 2026
0

PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) membuka peluang untuk bekerja sama dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam proyek pengolahan sampah...

Read more
Dirgantara Indonesia Serahkan Bantuan APD Bagi Tenaga Kesehatan

Menteri Ketenagakerjaan RI Kunjungi PTDI, Tinjau Program Magang Nasional 2026

10 Maret 2026
Gandeng Kimia Farma, Dahana Gelar MCU

Peringati Nuzulul Quran, DAHANA Berikan Apresiasi untuk 100 Marbot di Subang

10 Maret 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Peringati Nuzulul Quran 1447 H, PINDAD Serahkan Bantuan Wakaf & Santunan

10 Maret 2026
CSR BUMN Peduli Covid-19 : PTPN VII, Pupuk Kujang, Pos Indonesia, IPC

Pupuk Kujang Catat 22,9 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan, Penerapan K3 Terus Diperkuat

10 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In