• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 25 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Pertamina Dukung Pengembangan Tingkat Komponen Dalam Negeri

by redaksi
26 Maret 2021
in Berita
0
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola minyak dan gas bumi (migas) berusaha untuk terus meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Hal tersebut disampaikan SVP Corporate Communications & Investor Relation PT Pertamina (Persero) Agus Suprijanto secara virtual bersama Asosiasi Pengamatan Energi Indonesia (APEI) dan Energy Watch yang digelar oleh Ruangenergi.com bertemakan Peran Dan Dukungan BUMN Dalam Pengembangan TKDN pada Kamis, 25 Maret 2021.

Ada anggapan bahwa harga bahan baku dalam negeri lebih mahal ketimbang luar negeri dan kualitas dalam negeri tidak sebagus luar negeri, sehingga memilih untuk melakukan impor. Sedangkan dalam industri migas merupakan bisnis yang memiliki risiko sangat tinggi dan tentunya harus menggunakan bahan baku yang benar-benar memiliki kualitas tinggi.

RelatedPosts

Di WEF Davos, Presiden akan sampaikan “Prabowonomics” dan Hasil Konkret 1 Tahun

Wujudkan Perlindungan Nyata Negara Bagi ASN, Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Dapat Manfaat JKK dari TASPEN

BNI–Siemens Indonesia Kerja Sama Pembiayaan Rp300 Miliar, Perkuat Ekosistem Kelistrikan Nasional

Menanggapi hal tersebut, Agus mengatakan, apabila sebuah produk dalam negeri sudah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen maka wajib bagi Pertamina untuk menggunakan dan membeli produk TKDN tersebut. “Jika itu dilakukan otomatis kami tidak dapat mengimpor. Lalu apabila ada produk dalam negeri sudah memiliki minimal 25 persen, kita wajib memberikan preferensi harga,” kata Agus menjelaskan.

Ia menambahkan, adapun preferensi harga yang ditawarkan Pertamina itu maksimum 25 persen dari harga impor. Hal tersebut dikarenakan agar Pertamina memperoleh kewajaran harga.

“Agar kami mendapatkan kewajaran harga, tentunya harga menjadi suatu indikator karena dalam pengelolaan usaha masalah biaya juga menjadi satu elemen kunci. Seperti yang terjadi di tahun 2020, kami mengalami triple shocks, pandemi COVID-19 yang saat ini belum berakhir memerlukan upaya untuk melakukan efisiensi biaya, tentunya dengan tetap mengikuti aturan yang berlaku,” tutur Agus.

Agus mengungkapkan, meski begitu, ditulis secara umum impor itu sebenarnya tidak dilarang, dengan catatan barang yang di impor belum pernah diproduksi di dalam negeri. Kemudian, jumlah produksi dalam negeri belum memenuhi kebutuhan, selain itu secara spesifikasi dan kualitas belum bisa memenuhi kebutuhan operasi.

“Ketika melakukan perencanaan maka kami akan lihat bagaimana optimal secara operasi, optimal dalam peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan tentunya kami memastikan kualitasnya tetap terjaga karena mempunyai standar safety, supaya produk dalam negeri dapat memberikan kontribusi yang riil positif dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ucapnya.

Agus menambahkan salah satu upaya yang dilakukan Pertamina dalam mendorong TKDN, yakni melakukan pembinaan dengan pelaku UMKM, mendorong UMKM untuk melek digital, apalagi masa pandemi saat ini, ada juga akademi UMKM untuk bisa naik kelas tidak hanya menjual produk mereka di dalam negeri tapi bisa sampai luar negeri.

“Namun tidak hanya pembinaan, Pertamina juga memberikan pinjaman modal agar menjadi stimulus UMKM agar bangkit dan naik kelas,” tuturnya.

Previous Post

Perkuat Digitalisasi Menuju Pembentukan Holding BUMN Jasa Survey

Next Post

Telkomsat, LAPAN dan Tel-U Bersinergi dalam Pengembangan dan Komersialisasi Produk Misi Satelit Orbit Rendah

Related Posts

Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Di WEF Davos, Presiden akan sampaikan “Prabowonomics” dan Hasil Konkret 1 Tahun

24 Januari 2026
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta
Berita

Wujudkan Perlindungan Nyata Negara Bagi ASN, Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Dapat Manfaat JKK dari TASPEN

24 Januari 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI–Siemens Indonesia Kerja Sama Pembiayaan Rp300 Miliar, Perkuat Ekosistem Kelistrikan Nasional

24 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Memperkenalkan 3 proyek Strategis Bertajuk “Danantara: Powering Indonesia’s Future” di WEF Davos 2026

24 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Bangun Budaya Keberlanjutan, Pertamina Gandeng Gen Z Sebar Energi Baik

24 Januari 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Komunitas, BRI Berdayakan Lebih dari 42 Ribu Klaster Usaha

24 Januari 2026
Next Post
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Telkomsat, LAPAN dan Tel-U Bersinergi dalam Pengembangan dan Komersialisasi Produk Misi Satelit Orbit Rendah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Kerja Sama PTPP dan Pelindo Energi Logistik Terkait Partner Strategis untuk Proyek-proyek LNG

PTPP Bukukan Kontrak Baru Senilai Rp24,95 Triliun pada 2025

4 hari ago
Gandeng Kimia Farma, Dahana Gelar MCU

Catat Nol Lost Time Injury di 2025, DAHANA Mantapkan Budaya K3 di Bulan K3 2026

7 hari ago
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri

InJourney Bakal Mengelola 106 hotel dan Mentransformasi Lima Bandara pada Tahun Ini

4 hari ago
Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN

Waskita Karya Resmi Mengerjakan Proyek Sekolah Rakyat Tahap II Senilai Rp3,87 triliun

5 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Di WEF Davos, Presiden akan sampaikan “Prabowonomics” dan Hasil Konkret 1 Tahun

by redaksi
24 Januari 2026
0

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Zurich, Swiss, Rabu (21/01/2026), sekitar pukul 17.55 waktu setempat, untuk...

Read more
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Wujudkan Perlindungan Nyata Negara Bagi ASN, Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Dapat Manfaat JKK dari TASPEN

24 Januari 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI–Siemens Indonesia Kerja Sama Pembiayaan Rp300 Miliar, Perkuat Ekosistem Kelistrikan Nasional

24 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Memperkenalkan 3 proyek Strategis Bertajuk “Danantara: Powering Indonesia’s Future” di WEF Davos 2026

24 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Bangun Budaya Keberlanjutan, Pertamina Gandeng Gen Z Sebar Energi Baik

24 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In