Anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Petrokimia Gresik, bersepakat untuk melakukan kajian pembangunan pabrik pupuk Kieserite bersama dengan PT Polowijo Gosari Indonesia. Hal ini setelah terjadi proses penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Jakarta pada Jumat, (11/6) lalu.
Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dan Direktur Utama Polowijo Gosari Indonesia Deddy Harnoko Sucahyo, serta disaksikan oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman dan Senior Advisor Polowijo Gosari Indonesia, Soegiharto.
Potensi pasar Pupuk Kieserite di Indonesia sangat besar. Karena selama ini kebutuhannya dipenuhi melalui impor. Produk ini menjadi kebutuhan utama bagi perkebunan kelapa sawit.
Pupuk Kieserite sendiri cocok diaplikasikan pada tanah masam atau pH rendah, seperti tanah gambut dan tanah berpasir. Tanah masam dan tanah berpasir dicirikan dengan rendahnya kandungan Magnesium, sehingga pemberian pupuk Kieserite sangat cocok untuk meningkatkan kandungan Magnesium pada tanah.
Dalam aplikasinya, pupuk Kieserite mampu meningkatkan klorofil pada tanaman sehingga warna daun lebih hijau sempurna, membantu pertumbuhan anakan, meningkatkan kadar minyak pada tanaman penghasil minyak seperti kelapa sawit, serta berperan penting dalam pembentukan bintil akar.














