PT PLN (Persero) akan memanfaatkan tren transisi energi untuk memenangkan persaingan usaha ketenagalistrikan di tahun ini.
Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN, mengatakan ada kecenderungan pengusaha mengikuti penggunaan energi yang berkelanjutan di tahun ini. Hal tersebut pun dapat menjadi peluang bagi PLN untuk mengoptimalkan gelombang tren tersebut.
Apalagi, saat ini PLN telah memiliki sejumlah produk berbasis green economy, seperti PLTS atap, Renewable Energy Certificate (REC), konversi PLTD ke energi baru terbarukan (EBT), captive acquisition, dan lelang EBT bundle.
Menurutnya, terdapat tiga peluang utama terkait teknologi yang terjadi di skala global maupun nasional yang bisa ditangkap dan dioptimalkan PLN, yakni electric vehicle, electrifying agriculture, dan electrifying marine.
Dia menyebut, mulai menggeliatnya aktivitas masyarakat dan ekonomi yang kembali bangkit akan menjadi peluang dari sisi industri. Kebutuhan listrik pada segmen tersebut pun diprediksi akan meningkat.
Sementara itu dari sisi analisis mikro, kata dia, PLN juga memerhatikan adanya proyeksi bisnis, kebijakan, perilaku konsumen, tarif listrik, dan proyeksi kebutuhan industri.
“Hal ini dapat memunculkan segmen yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan pendapatan, baik in kWh maupun beyond kWh,” ujarnya.
Sumber Bisnis, edit koranbumn















