PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menargetkan penyaluran kredit pada tahun ini mencapai Rp63 triliun.
Direktur Utama Permodalan Nasional Madani Arief Mulyadi mengatakan menjelang penutupan akhir tahun 2022 ini perusahaan telah mencatatkan jumlah penyaluran kredit sebesar Rp61 triliun. Dana jumbo ini disalurkan untuk pembiayaan 13,4 juta nasabah aktif ultra mikro dan mikro. Jumlah nasabah PNM itu mengalami peningkatan sekitar 1,6 juta dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya sebesar 11,8 juta nasabah aktif.
“Pertumbuhan nasabah aktif tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor salah satunya adalah masih banyaknya masyarakat dan para pelaku usaha ultra mikro maupun mikro yang membutuhkan pendanaan, kami akan berusaha untuk menjangkau kebutuhan ini,” ujar Arief
Arief menyampaikan bahwa sejauh ini terdapat 64 juta pelaku usaha ultra mikro dan mikro. Dari angka ini masih banyak yang belum mendapatkan dukungan pembiayaan dari lembaga keuangan formasi. “Ini merupakan pekerjaan rumah kami, terlebih setelah kami digabung dengan holding ultra mikro, ada tujuan besar yang harus dicapai,” ujar Arief.
Sumber Bisnis, edit koranbumn
















