• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 2 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Potensi Gugatan yang Dihadapi Pertamina., Terkait Kaji Ulang Kontrak Impor LNG Mozambik

by redaksi
15 Februari 2021
in Uncategorized
0
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pertamina berencana mengkaji kembali sejumlah kontrak impor LNG yang dimiliki termasuk dengan LNG Mozambik menyusul perubahan proyeksi demand pasca pandemi Covid-19 melanda.

Seorang sumber Kontan.co.id menyebut, jika nantinya isu dan rencana pembatalan kontrak terjadi maka Pertamina berpotensi dibawa ke pertempuran legal yang bukan tidak mungkin membuat Pertamina bangkrut.

RelatedPosts

Kinerja BTN Bukukan Laba Bersih Rp2,91 Triliun hingga Akhir November 2025

Efektif 12 Desember 2025, OJK Menyetujui Pengangkatan Sejumlah Direktur dan Komisaris Baru BSI

Berita Singkat BUMN : IndonesiaRe, IIF, Hutama Karya, PI Logistik, Bank Mandiri, Pupuk Kaltim, PTPN 1, INKA, Peruri, Jasa Tirta 1, KAI, Krakatau Steel, GARAM, Petrokimia Gresik, INTI, IKI, PPI, PTPN 3, Rekind, KIMA, Pelni, PTPP,

“Mudah-mudahan Mozambik tidak exercise legal action tersebut. Terlepas dari “fakta” apakah Mozambique LNG mempunyai kasus yang kuat dan solid untuk dibawa ke arbitrase, tidak ada perusahaan yang mempunyai common sense mau masuk ke dalam pertempuran legal. Itu akan menguras resources perusahaan dan berdampak negatif ke image perusahaan dalam jangka panjang,” kata sumber Kontan.co.id tersebut Minggu (14/2).

Ia melanjutkan, jika nantinya Mozambik LNG mengambil tindakan hukum maka tentunya hal itu sudah diperhitungkan secara matang. Antara lain, jika pembatalan kontrak oleh Pertamina dinilai membahayakan masa depan proyek dan bisnis serta sudah jika dinilai sudah tidak jalan lain yang bisa ditempuh.

Sumber tersebut turut menegaskan dugaan keterlibatan mafia migas sejatinya tidak jelas dan tidak berdasar.

“Orang-orang yang paham bisnis LNG tahu persis bahwa sistem di bisnis LNG solidly clean dan accountable, karena basis-nya jangka panjang dan end-to-end nya transparan serta sudah terbukti lebih dari 40 tahun,” tegas sumber Kontan.co.id.

Ia menjelaskan, monetasi cadangan gas hulu dalam bentuk bisnis LNG dibangun secara terintegrasi yang di-compose dalam multiple package long-term contracts yang komprehensif mencakup infrastructure dan commercial deal-nya. Setiap elemen terhubung secara ketat dan ter-expose atau inherent dengan hukum domino effect.

Oleh karena itu, bisnis LNG basisnya adalah kontrak jangka pajang (95%:5%) untuk menjamin pengembalian investasi proyek, berbeda dengan bisnis dan proyek minyak yang lebih loose dan lebih ke spot basis (10%:90%).

Dengan kata lain market LNG tidak liquid, sebaliknya market minyak sangat liquid.

Dalam proyek minyak, pengembangan monetasi cadangan minyak dapat dilakukan tanpa harus memiliki 100% komitmen pembelian di depan karena market sudah well establish, liquid dan terbuka.

Selain itu, keputusan Pertamina dalam kontrak dengan LNG Mozambik juga dinilai bakal mempengaruhi jalannya proyek.

Sumber Kontan.co.id menambahkan, proyek Mozambik LNG didanai melalui Project Financing (PF). Dimana proyek yang tengah berada pada Stage 1 ini bakal ditentukan kelanjutannya ditandai dengan capaian Financial Close (FC) dimana Lenders berkomitmen untuk mendanai project tersebut.

“Saya paham mengapa Mozambik nervous dan sampai terfikir masuk ke legal action karena ada persyaratan-persyaratan penting yang harus dipenuhi ke Lenders untuk mendapatkan FC dan hanya Pertamina yang belum memenuhi dokumen tersebut walapun sudah ada SPA yang legally binding. Tanpa FC, proyek collapse, itu yang ditakutkan Mozambik,” sambung sumber Kontan.

Sementara itu, dari sisi Magnitude kasus Moz LNG-Pertamina. Dari total kapasitas produksi 11.18 MTPA, komitmen pembelian Pertamina adalah 1 MTPA atau kurang dari 10%. Sebesar 90an% kapasitas terbagi oleh 7 dedicated buyers lainnya.

Ia menjelaskan, dalam bisnis minyak, 10% jatah Pertamina bisa tidak memiliki pengaruh karena masih berpotensi menemukan pengganti di market yang memang sangat liquid.

Kendati demikian, menurutnya, dalam konteks Mozambik hal ini bisa berbeda, pasalnya Pertamina bisa menjadi deal breaker karena proyek bisa terancam gagal mencapai FC dan tidak bisa masuk ke Stage 2, yaitu tahap Konstruksi.

Sumber Kontan,edit koranbumn

Previous Post

Garap Komoditas Nikel, Emas dan Bauksit, ANTAM Jajaki Peluang Bisnis dari Hulu ke Hilir

Next Post

PTPN IX Salurkan Bantuan Korban Banjir Pantura

Related Posts

Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Kinerja BTN Bukukan Laba Bersih Rp2,91 Triliun hingga Akhir November 2025

19 Desember 2025
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Uncategorized

Efektif 12 Desember 2025, OJK Menyetujui Pengangkatan Sejumlah Direktur dan Komisaris Baru BSI

16 Desember 2025
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa
Berita

Berita Singkat BUMN : IndonesiaRe, IIF, Hutama Karya, PI Logistik, Bank Mandiri, Pupuk Kaltim, PTPN 1, INKA, Peruri, Jasa Tirta 1, KAI, Krakatau Steel, GARAM, Petrokimia Gresik, INTI, IKI, PPI, PTPN 3, Rekind, KIMA, Pelni, PTPP,

13 Desember 2025
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa
Uncategorized

Berita Singkat BUMN : PTPN 3, INTI, PUSRI, Waskita Beton, Danareksa, IndonesiaRe, PTPN 4, KBN, LEN, Jasa Tirta 2, Surveyor, Dahana, PTPN 1, Petrokimia Gresik, PIM, PLN Indonesia Power, DAMRI, PPI, Perindo, Jasa Tirta 1, JIEP, EPI, PLN ES, KIMA, KIM, Pupuk Kaltim, BTN, Perhutani, KAI

24 November 2025
CSR INALUM Salurkan Bantuan  10 Unit Kursi Roda kepada  Yayasan Prestasi Lansia Medan
Berita

Sebelum tahun 2030, Inalum Bakal Akuisisi Tambang Bauksit Milik ANTAM Antam di Kalbar

17 November 2025
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BSI Optimalkan ZISWAF bagi 300.000 Masyarakat Indonesia

15 November 2025
Next Post
PTPN IX Selenggarakan Pelatihan dan Gathering Mitra Binaan

PTPN IX Salurkan Bantuan Korban Banjir Pantura

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tingkatkan Penghijauan Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP dan Pemprov Lampung Gelar Penanaman Pohon

Puncak Arus Natal Terkelola, 15 Lintasan Pantauan Nasional Lancar Terkendali

5 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Percepat Pemulihan Bencana Sumatra, BRI Terus Salurkan Bantuan di Lebih Dari 40 Lokasi

5 hari ago
Aksi Nyata InJourney Hospitality, Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SDN Tenjolaut Sukabumi

Resmi Pemegang Saham GMFI, Angkasa Pura Indonesia Lakukan Inbreng Lahan Senilai Rp5,66 triliun

3 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

AdMedika Gandeng Komunitas Sekolah Tanah Air Semarakkan Program Sekolah Kuat, Anak Sehat

1 hari ago
Tinjau Rumah Hunian Danantara, Presiden Prabowo Apresiasi Kolaborasi K/L dan Daerah
Berita

Tinjau Rumah Hunian Danantara, Presiden Prabowo Apresiasi Kolaborasi K/L dan Daerah

by redaksi
2 Januari 2026
0

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur kementerian dan lembaga (K/L), pemerintah daerah, serta para petugas di lapangan atas...

Read more
Target 15.000 Hunian dalam Tiga Bulan, Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Rumah di Aceh Tamiang

Target 15.000 Hunian dalam Tiga Bulan, Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Rumah di Aceh Tamiang

2 Januari 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Dukung Danantara Hadirkan Hunian Layak bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

2 Januari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Realisasi Konsumsi Energi Selama Satgas Nataru 2025, Pertamina Upayakan Pasokan Aman dan Distribusi Lancar

2 Januari 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Wujudkan Kehadiran Negara, BSI Dukung Danantara Bangun Hunian Layak untuk Percepat Pemulihan Warga Aceh

2 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In