• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 5 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Prediksi Kinerja Semen Indonesia, Setelah Catat Kenaikan Penjualan pada Kuartal I/2020

by redaksi
18 April 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Semen Indonesia Group Bukukan Penjualan Mencapai 42,61 Juta Ton pada Tahun Lalu
0
SHARES
104
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. mencatatkan penjualan semen 9,4 juta ton pada kuartal I/2020, meningkat 7 persen dibandingkan penjualan pada kuartal yang sama tahun lalu.

Dikutip dari riset PT Maybank Kim Eng Securities (MKE) perseroan membukukan penjualan sebanyak 7,9 juta di pasar domestik, naik 4,7 persen secara tahunan. Adapun, penjualan ekspor dan mencapai 1 juta ton, naik 22,9 persen.

RelatedPosts

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

Sementara itu, penjualan semen Thang Long Cement Joint Stock Company (TLCC) pada periode yang sama mencapai 500.000 ton. Jumlah penjualan semen di Vietnam ini meningkat 17,5 persen secara tahunan.

Adapun data Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat, total penjualan semen di pasar domestik dan luar negeri sepanjang kuartal I/2020 terkoreksi 5,4 persen. Konsumsi dalam negeri terkoreksi 5 persen menjadi 14,9 juta ton, sedangkan ekspor turun 10 persen menjadi 1,39 juta ton saja.

MKE memproyeksikan penjualan emiten berkode saham SMGR ini akan mencapai 42,2 juta ton sepanjang 2020. Adapun, total penjualan di pasar domestik diperkirakan mencapai 36,2 juta ton. Secara industri, MKE memperkirakan total penjualan semen di Indonesia akan mencapai 67,9 juta ton.

Dengan proyeksi kinerja tersebut, MKE masih menyematkan rekomendasi beli untuk saham SMGR. Adapun target harga untuk SMGR adalah Rp11.000 per saham dengan price to book value (P/BV) 1,5 x.

Meski diprediksi masih moncer, MKE menyebutkan bahwa ada sejumlah risiko yang dihadapi oleh perseroan pada tahun ini. Salah satunya adalah risiko belum meredanya kondisi over supply atau kelebihan pasokan di dalam negeri.

Selain itu, ada pula risiko dari harga komoditas yang diperkirakan masih tinggi serta depresiasi nilai tukar rupiah. MKE menyebutkan intervensi tarif atau harga dari pemerintah juga berpotensi membuat SMGR kewalahan pada tahun ini.

Namun, sebagai catatan MKE menambahkan SMGR berpotensi memberikan dividen lebih untuk kinerja tahun 2019. Pasalnya, pemerintah sebagai meningkatkan target kontribusi dividen dari BUMN dan berpotensi membuat SMGR harus memberikan rasio dividen lebih tinggi.

MKE memproyeksikan perseroan dapat membukukan pendapatan sebesar Rp39,8 triliun pada tahun ini, meningkat tipis dari raihan pendapatan pada tahun lalu sebesar Rp39,22 triliun.

Sementara itu, Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk. Anissa Septiwijaya memperkirakan perseroan dapat mencatatkan pertumbuhan penjualan sekitar 2 persen pada tahun ini.

Meski begitu, dia menilai dalam jangka pendek atau hingga semester I/2020, penjualan Semen Indonesia akan terkoreksi. Selain itu, merebaknya Covid-19 diyakini akan menghambat pembangunan infrastruktur dalam jangka pendek.

“Saya menilai penjualan Semen Indonesia akan menurun hingga semester I/2020 karena adanya libur. Namun, kami perkirakan akan ada recovery setelah itu,” jelasnya

Selain masih berpeluang mencatatkan pertumbuhan, Semen Indonesia juga masih memiliki angin segar dari penurunan harga batu bara. Penurunan harga bahan baku ini diyakini masih mampu menopang margin laba perseroan pada tahun ini.

Dia menilai SMGR masih menjadi top picks di antara emiten semen lainnya. Reliance Sekuritas memasang target harga Rp11.200 per saham dengan price to book value (PBV) 1,1 kali.

Sementara itu, Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan mengatakan bahwa dalam jangka pendek kinerja emiten semen akan kian berat. Hal ini sudah terlihat dari data penjualan Maret yang sudah cukup terkoreksi.

Dia menjelaskan penurunan penjualan masih dapat membaik jika pembatasan sosial hanya diberlakukan tak lebih dari satu bulan. Potensi penjualan yang hilang pada periode tersebut akan terakumulasi pada bulan selanjutnya.

Namun, menurutnya jika pembatasan sosial berlangsung selama lebih dari dua pekan, dapat dipastikan total penjualan akan menurun. Emiten semen harus merelakan adanya potensi penjualan yang hilang pada periode tersebut. Terlebih, jika melihat potensi kebijakan yang lebih drastis seperti karantina wilayah masih terbuka lebar.

“Satu bulan off, ya mungkin satu bulan selanjutnya tidak bisa cover yang hilang di bulan itu, paling naik hanya 20—30 persen, pulihnya paling hanya 50 persen di bulan selanjutnya,” katanya kepada Bisnis, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, saat ini efisiensi menjadi hal utama yang harus dilakukan oleh emiten semen. Persoalannya ke depan akan tambah pelik karena penurunan tidak hanya terjadi dari sisi permintaan, tapi dari sisi pasokan.

Dia mengatakan perkembangan bisnis industri semen akan bergantung pada arah ekonomi Indonesia. Dalam kondisi ini, penanganan terhadap virus corona akan menjadi penentu arah perkembangan korporasi di tanah Air sepanjang 2020.

Menurutnya, dalam kondisi seperti ini emiten yang memiliki kas kuat seperti PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) lebih diunggulkan. Emiten ini juga memiliki rasio utang yang sangat rendah dibandingkan pesaingnya.

INTP dijagokan dengan target harga Rp16.450 per saham (PE20 35 x). Sementara itu, SMGR direkomendasikan beli dengan target harga Rp9.700 per saham (PE20 25 kali).

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Menteri Juliari Batubara Minta Pos Indonesia bersama BUMN Lain Ikut Salurkan Bantuan Sosial

Next Post

Skema Restrukturisasi Kredit Bank Mandiri untuk Debitur Terdampak Pandemi Covid-19

Related Posts

33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

5 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

5 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

5 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Perluas Segmen Pasar Sektor Energi, PAL Indoensia Siap Garap Fasilitas Gas Mako

5 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan

5 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Wujudkan Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi melalui Skema KUR Perumahan

5 Maret 2026
Next Post
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Skema Restrukturisasi Kredit Bank Mandiri untuk Debitur Terdampak Pandemi Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Simak, Jasa Marga Bakal Gratiskan 4 ruas tol di Trans Jawa pada Periodet Lebaran 2026

6 jam ago
Askrindo Cover Asuransi Kecelakaan Diri  pada Gelaran JogjaROCKarta 2020

Kolaborasi Askrindo dan HIPMI Tarakan Terkait Pemanfaatan Layanan Asuransi Bagi Pengusaha Muda

1 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Bidik Wealth Management Tumbuh 15% di 2026, BTN Lengkapi Layanan Consumer Banking dan Siapkan UMKM Naik kelas

1 hari ago
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Membukukan Laba Bersih Tahun Berjalan senilai Rp57,13 triliun Sepanjang 2025

6 hari ago
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

by redaksi
5 Maret 2026
0

Di tengah indahnya kebersamaan menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Len Industri (Persero) selaku Holding DEFEND...

Read more
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

5 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

5 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Perluas Segmen Pasar Sektor Energi, PAL Indoensia Siap Garap Fasilitas Gas Mako

5 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan

5 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In