Menurutnya, jika tidak dilakukan penghematan dan kemudian dimanfaatkan untuk MBG, maka anggaran malah akan digunakan untuk korupsi.
Prabowo mengatakan sejak awal program MBG bergulir, dirinya banyak menerima kritikan bahkan dinilai sebagai hinaan. Program MBG dinilai sebagai program menghambur-hamburkan anggaran negara.
Dia menilai bahwa program MBG lahir bukan dari teori kata-kata atau program indah. Dirinya mempelajari program makan gratis dari berbagai negara lainnya. MBG menjadi program satu-satunya intervensi langsung dari pemerintah kepada anak-anak, ibu-ibu hamil, dan lansia.
“Karena itu kita laksanakan program ini. Kita hadapi kampanye luar biasa menjelek-jelekkan, mengatakan bahwa saya menghambur-hamburkan uang. Padahal uang ini adalah hasil penghematan, hasil efisiensi, dari anggaran dari saya dan tim saya yakin kalau tidak hemat, uang ini akan dimakan korupsi, dihabiskan oleh oknum-oknum pribadi,” ujar Prabowo dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di SPPG Palmerah pada hari ini, Jumat (14/2/2026).
Prabowo mengatakan bahwa terdapat budaya menghabiskan anggaran, budaya menggelembungkan anggaran, budaya melaksanakan kegiatan yang tidak produktif. Maka, efisiensi dilakukan seperti dengan tidak melaksanakan rapat-rapat di hotel-hotel, serta langkah efisiensi lainnya.
Di sisi lain, menurutnya anggaran belanja negara pun masih tetap stabil. Defisit anggaran masih di bawah yang telah ditetapkan yakni 3% dari produk domestik bruto (PDB).
Prabowo mengatakan program MBG telah berjalan dan telah menyentuh lebih dari 60 juta penerima manfaat. Kemudian, terdapat sekitar 23.000 SPPG di seluruh Indonesia.
“Jumlah ini [penerima manfaat] kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan tiap hari, atau sama dengan 10 kali Singapura tiap hari. Atau dua kali Malaysia tiap hari,” ujar Prabowo.
Adapun, tahun ini Presiden menargetkan program MBG bisa menyasar 82,9 juta penerima manfaat setiap harinya pada tahun ini.
Prabowo juga mengatakan bahwa negara lain pun banyak yang telah menggelar program makan gratis kepada rakyatnya. Indonesia menurutnya menjadi negara yang ke-76 yang menggelar program makan gratis.
Bahkan, menurut Prabowo negara yang memiliki produk domestik bruto (PDB) per kapita di bawah Indonesia saja telah berani memberikan program makan gratis. Presiden mencontohkan India yang memberikan makan gratis kepada penduduknya dan sudah berjalan 10 tahun.
Sumber Bisnis, edit koranbumn
















