Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan secara langsung Bendungan Bendo yang berada di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (7/9).
Bendungan Bendo merupakan salah satu Proyek Strategi Nasional (PSN) yang dikerjakan oleh Nindya Karya (kerjasama operasional/KSO) dengan Wijaya Karya dan Hutama Karya.
Peresmian ini ditandai secara simbolis dengan memutar roda air dan penandatanganan prasasti. Hadir dalam peresmian ini Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Bendungan dan Danau Ditjen SDA Airlangga Mardjono, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Agus Rudyanto, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali Achmad Subki, Direktur Utama PT Nindya Karya Haedar A Karim, Direktur Utama PT Hutama Karya Budi Harto dan Direktur Utama PT Wijaya Karya Agung Budi Waskito.
Bendungan yang berkapasitas tampung 43,11 juta meter kubik ini akan mengairi 7800 hektar sawah dan pasokan air baku 370 liter perdetik serta bisa mengurangi dan mereduksi banjir sebesar 31 persen. Secara spesifik Bendungan Bendo terdiri dari tipe bendungan timbunan batu zonal inti tegak dengan tinggi bendungan utama 74 meter, dan panjang puncak total 337,58 meter.
Setelah menyatakan Bendungan Bendo siap difungsikan, Presiden Joko Widodo berharap bendungan ini dapat meningkatkan produktivitas di bidang pertanian, khususnya untuk para petani dan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Menteri PUPR Basuki Hadimulyono mengungkapkan, kehadiran Bendungan Bendo juga memiliki potensi pariwisata. “Saya lihat potensinya memang bisa sekali untuk pariwisata, namun harus dengan pengelolaan yang baik agar tidak mengurangi kualitas airnya,” ungkapnya. Hal ini mendukung pengembangan sektor ekonomi di kawasan
















